Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Cowok R di Indonesia Katanya Problematik, Terus Gimana di Vietnam yang Namanya Nguyen Semua?

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
30 September 2022
A A
Cowok R di Indonesia Katanya Problematik, Terus Gimana di Vietnam yang Namanya Nguyen Semua?

Cowok R di Indonesia Katanya Problematik, Terus Gimana di Vietnam yang Namanya Nguyen Semua? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Vietnam, orang-orang yang namanya Nguyen itu kena stigma problematik nggak sih?

Gara-gara Rizky Billar, semua orang yang awalan namanya “R” jadi kena getahnya. Lebih parah, yang punya nama Rizky. Saya pun kena. Taeeek.

Memang susah rasanya punya nama yang pasaran. Selain bikin kita mempertanyakan kreativitas orang tua, juga bikin orang tersebut kena getah atas perbuatan yang bahkan tak mereka lakukan. Bayangkan ketika kamu diberi nama Rizky, maksudnya agar dapat rezeki yang berlimpah, malah kena cap problematik.

“Kenalin, nama aku Rizky.”

“Duh skip, problematik”

Wo lha jindul.

Sepertinya, tren ini belum terlihat akan berakhir. Ya gimana, nama macam Raditya, Rizky, Rony, Rafi, gitu kan pasaran. Katakanlah, ada 40 juta orang bernama demikian, nggak menutup kemungkinan ada yang problematik dan ra tau adus.

Nah, saya jadi penasaran, kalau di Vietnam, orang yang bernama Nguyen itu apa kena cap yang sama?

Baca Juga:

Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

Honda Supra Fit Baru, Motor Impian Anak UIN

Soalnya begini, Gaes, 40 persen penduduk Vietnam itu bernama Nguyen. Ini beneran. Mereka bahkan belum tentu bersaudara, kayaknya sih kebanyakan nggak. Apa mereka janjian? Kayaknya sih nggak.

Ada sejarahnya kenapa orang Vietnam bernama Nguyen, dan tentu saja ini tak berhubungan dengan kreativitas mereka. Tapi, ini semua bermula karena China, pengaruh aseng beneran ini.

Begini. China datang ke Vietnam, dan mereka membawa apa yang Vietnam nggak pedulikan sebelumnya: nama belakang. Bagi China, nama belakang ini penting, sebab untuk pencatatan dan pengaturan pajak.

Yang namanya barang baru kan ya, menarik dong ya, Vietnam langsung mengadopsi hal tersebut. Masalahnya, adopsi tersebut rasanya kepolen. Sebab, penguasa memaksa rakyat mengikutinya, sebagai tanda kepatuhan pada penguasa. Bukan FOMO. FOMO mah, situ dengerin lagu indie biar relevan di tongkrongan.

Jadi, pada saat itu, karena dinasti yang berkuasa adalah dinasti Nguyen, jadi ya semua orang ikutan ganti nama. Penguasa ganti, rakyatnya ikutan.

Jadi bayangin kalau ada penguasa yang punya nama susah, kayak, Xalxulus.

Tapi, kenapa nama Nguyen tetap lestari, meski penguasa sudah berganti berkali-kali?

Sebab, pada 1945, akhirnya metode itu nggak diadopsi lagi. Kebetulan, Dinasti Nguyen lah yang terakhir berkuasa. Jadi ya, akhirnya tetap ada dan berlipat ganda.

Selain itu, penyebabnya adalah… hobi bikin keturunan. Jadi, Gia Long, kaisar Dinasti Nguyen pertama punya 100 selir. S E R A T U S. Minh Mang, dinasti kedua, punya 142 anak. Itu dua orang aja, keturunannya bisa memenuhi Monaco.

Gara-gara tak ada lagi paksaan mengganti nama, dan mungkin udah nyaman, maka nama Nguyen tetap dipakai sampe sekarang. Definisi ada dan berlipat ganda banget ini.

Tapi, apakah mereka kena stigma problematik kayak di Indonesia?

Kalaupun iya, harusnya sih nggak valid karena nama tersebut cukup umum. Ya nama memang punya pengaruh ke sikap, tapi nggak signifikan. Coba bayangin kalau ada yang namain anaknya Legolas, apa ya kalian berharap anak tersebut main panah tiap hari? Tulung.

Ya kayak nama macam Rizky, Raditya, dan R-R yang lain. Harusnya nggak kena stigma. Nama adalah doa, tapi kadang doa kan nggak terkabul wqwqwq. Stigma itu jangan kalian jadikan pegangan hidup. Bayangin Nguyen yang baik, tidur jam 9, sregep ngibadah, eh, dikira fakboi.

Tapi Rizky Billar cen asu sih, jangan ditiru, Gaes. Kalau kalian namanya R dan punya sifat yang nggak baik, berubah sekarang. Belum terlambat. Jadi orang baik itu keharusan, alami, bukan pencapaian.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nguyen dan Vietnam: Lestari karena Kekuasaan, Berlipat Ganda karena Keturunan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2022 oleh

Tags: nguyenVietnam
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

mahasiswa pertanian vietnam bus sleeper mojok

Naik Bus Sleeper Vietnam yang Lebih Ngeri dari Sumber Kencono

27 November 2020
Honda Supra Fit Baru, Motor Impian Anak UIN

Honda Supra Fit Baru, Motor Impian Anak UIN

3 November 2022
Cita-Cita ke Luar Negeri, Sekalinya Kesampaian Malah ke Vietnam

Cita-Cita ke Luar Negeri, Sekalinya Kesampaian Malah ke Vietnam

29 Februari 2020
Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

30 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.