Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Nebak Karakter Orang dengan Modal Stalking Instagram

Riris Aditia N oleh Riris Aditia N
18 Juni 2020
A A
stalking instagram, feed instagram

Nebak Karakter Orang dengan Modal Stalking Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

Hanya dengan stalking postingan Instagram seseorang, kita bisa menebak kepribadiannya lho! Nggak percaya? Saya sudah membuktikannya. Berbekal ilmu kemeruh dan sisa-sisa ingatan tentang analisis makna simbolik, saya menemukan beberapa parameter untuk menebak kepribadian seseorang.

Cara nebak karakter orang dengan modal stalking instagram ini telah terbukti secara empiris setelah beberapa teman meminta saya untuk membaca kepribadian teman atau saudara mereka yang tidak pernah saya kenal sebelumnya. Tak disangka, sebagian besar hasilnya benar.

Kok bisa? Padahal saya tidak pernah kenal, bertemu, atau pun berkomunikasi dengan mereka. Haters bilang ini pasti cuma kebetulan saja. Hoho, abaikan saja apa kata haters~

Mengacu pada teori wacana, setiap tanda menyiratkan suatu pesan tertentu. Nah, postingan Instagram seseorang juga termasuk tanda-tanda simbolis yang dapat merepresentasikan pesan tertentu. Dari pesan-pesan itulah saya menebak bagaimana kepribadiannya. Atau setidaknya bagaimana orang tersebut ‘ingin dilihat’. Karena bagaimana pun, seseorang bisa saja memanipulasi atau mem-branding dirinya sedemikian rupa agar terlihat sesuai yang mereka inginkan.

Nah, sepertinya kalian sudah tidak sabar ingin segera menunaikan ibadah stalking. Jadi, berikut 7 parameter stalking instagram yang perlu kita perhatikan.

1. Opsi Lock Account

Orang yang mengunci Instagramnya seringkali dianggap sombong dan suka pilih-pilih teman. Padahal, nggak gitu juga. Mereka mengunci Instagramnya karena tujuan privasi. Mereka lebih tertarik berteman dengan orang-orang yang mereka kenal di dunia nyata. Sedangkan akun Instagramnya hanya ditujukan sebagai album pribadi; bukan untuk tujuan branding. Jika kalian ingin menggebet orang-orang yang mengunci akun Instagramnya, nampaknya kalian perlu usaha ekstra. Mereka adalah orang-orang yang memiliki self-security tingkat tinggi, cenderung independen dan idealis.

2. Pemilihan Username

Seseorang yang menggunakan nama lengkap sebagai username, maka dia termasuk orang yang apa adanya dan anti ribet-ribet club. Lalu, bagaimana jika seseorang menggunakan nama asli, namun ada tambahan kata/justru nggak ada sangkut pautnya dengan nama asli? Bisa dipastikan dia termasuk orang yang kreatif dan cenderung ingin diperhatikan.

Misalnya, nama Instagram Karjo adalah @bangkarjo atau @karjo123. Nah, apa maksudnya coba si Karjo pakai username seperti itu? Orang-orang pasti heran kenapa Karjo ingin dipanggil ‘Bang’? Terus, kenapa dia pakai angka 123? Nah, inilah tanda-tanda orang yang ingin cari perhatian~

Baca Juga:

3 Barang dan Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Instagram, Salah Satunya Jasa Detektif Kasus Perselingkuhan

4 Hal yang Sebaiknya Instagram Lakukan daripada Hapus Fitur Archive

3. Foto Profil

Jika seseorang menggunakan fotonya sendiri dengan pose tersenyum menghadap ke kamera, mereka termasuk orang-orang mainstream yang ingin terlihat ramah. Jika foto profilnya menunjukkan pose candid dan tidak menghadap kamera, itu tandanya dia ingin dikenal sebagai sosok misterius dan cenderung ingin diperhatikan.

Lain halnya jika seseorang menggunakan foto keluarga, komunitas, campaign tertentu, atau justru produk yang mereka jual. Itu tandanya mereka sedang menunjukkan ‘itulah’ yang menjadi fokus hidupnya sekarang.

4. Penulisan Bio

Informasi yang tertera pada bio menunjukkan bagaimana seseorang ‘ingin dilihat’. Jika dia mencantumkan nama kampus, komunitas/aliran ideologi tertentu, sudah dipastikan mereka ‘ingin dikenal’ sebagai bagian dari kelompok tersebut. Perlu sedikit waspada, karena biasanya mereka termasuk orang yang cenderung fanatik terhadap hal-hal yang mereka cantumkan di bionya tersebut.

Akan tetapi, bedakan dengan mereka yang menulis profesi/passion-nya, seperti blogger, fotografer, beauty enthusiast, dll. Itu tandanya mereka ingin mencari teman-teman se-passion dan berharap ada seseorang yang tiba-tiba DM menawarkan commission work.

Beda lagi dengan seseorang yang mencantumkan quote, ayat Al-Qur’an, atau kata-kata merendah seperti “Hanya lelaki biasa”. Mereka adalah tipe orang yang mudah baper, hobi self reminder, dan punya kecenderungan ‘ingin didengar’.

5. Daftar Following

Daftar following akan menunjukkan secara gamblang apa saja yang menjadi minat, preferensi, dan bahkan kecenderungan ideologi dan pilihan politik. Jika dia mengikuti akun-akun fanbase K-Pop, bisa dipastikan dia adalah seorang K-Poper (atau setidaknya memiliki minat tinggi terhadap K-Pop).

 6. Feed dan Highlight Story

Feed dan highlight story yang ditata rapi menunjukkan pemiliknya adalah seorang pemikir, pengonsep sejati, dan cenderung perfeksionis. Jika setiap postingannya memiliki warna senada, berarti dia adalah orang yang kreatif, artistik, dan sangat totalitas dalam bekerja/berkarya. Sebaliknya, jika feed seseorang terlihat amburadul, itu tandanya dia orang yang spontan, cenderung santuy dan cuek terhadap komentar netizen.

Dari segi foto yang diuggah juga bisa mengungkap kepribadiannya lho! Jika dia lebih sering mengunggah fotonya sendiri, tandanya dia orang yang percaya diri dan cenderung ingin menjadi pusat perhatian. Jika dia lebih sering mengunggah foto-foto kebersamaannya dengan teman/ keluarga, berarti dia tipe orang penyayang, ramah, dan setia kawan. Bahkan, dia punya kecenderungan lebih mengutamakan kebahagiaan orang lain daripada kebahagiaan pribadi.

Jika kalian menemukan feed Instagram seseorang dipenuhi foto-foto candid yang terlihat ‘maksa’, berhati-hatilah karena dia orang yang cenderung ndrama. Berurusan dengan orang-orang seperti ini bakal sangat melelahkan. Bisa jadi, dia termasuk orang yang butuh 100x foto untuk menemukan 1 foto terbaik yang akan diposting.

Nah, kalau feed-nya hanya menampilkan foto-foto pemandangan, tulisan, atau portofolio pekerjaan, bagaimana dong? Seperti yang berkali-kali saya sebutkan, di situlah dia ‘ingin dilihat’. Bagi mereka, momen kehidupan pribadi tidak perlu menjadi konsumsi publik. Mereka hanya ingin lebih dikenal lewat karya, pemikiran, dan hasil pekerjaannya. Biasanya, tipe orang seperti ini cenderung misterius, independen, dan pekerja keras.

7. Caption

Ada 2 kemungkinan jika seseorang menulis caption singkat atau justru tidak pernah menulis caption sama sekali. Satu, karena dia bingung ingin menulis apa; yang penting orang lain hanya perlu fokus pada foto yang diunggahnya. Dua, dia termasuk tipe orang misterius dan tidak terlalu berminat untuk speak up tentang pemikiran dan perasaannya.

Jika seseorang menulis caption panjang lebar (bahkan sampai di kolom komentar), itu tandanya dia orang yang antusias dalam bercerita. Entah itu curhat atau berargumen tentang pemikiran dan pandangannya.

Tapi, kalau caption yang ditulis hanya mencatut quote atau copas dari tulisan orang lain, itu tandanya dia masih dalam fase mencari jati diri. Bisa dibilang juga kalau dia kurang kreatif dan sering terombang-ambing oleh pemikiran orang lain. Biasanya, orang-orang seperti ini sering menulis kata-kata baper yang secara tidak langsung menunjukkan bahwa mereka butuh perhatian.

Nah, demikian 7 parameter untuk menebak karakter seseorang dari akun Instagramnya. Bagaimana? Sebelum uji coba ke akun orang lain, sepertinya kalian perlu stalking akun Instagram kalian sendiri deh~

Meskipun hanya bermodal kemeruh, jangan salah gunakan ilmu ini untuk men-judge seseorang di depan umum ya! Ilmu ini cukup menjadi rahasia kita bersama agar per-stalkingan kita terasa lebih nyeni, heuheu… (Jika mau konsultasi lebih lanjut, hubungi saya lewat Instagram).

BACA JUGA Menebak Pikiran Orang yang Cek Instagram Cuma buat Lihat Instastory Zaskia Adya Mecca dan tulisan Riris Aditia N. lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2020 oleh

Tags: instagramkaraktero orangstalking instagram
Riris Aditia N

Riris Aditia N

Freelance writer & stroyteller

ArtikelTerkait

selebgram

Bagaimana Penulisan Profesi Sebagai Selebgram di KTP?

18 September 2019
influencer beli followers instagram, Tren Instagram Stories Terbaru Bikin Banyak Orang Gede Rasa! Penghapusan Jumlah Like di Instagram dan Kebiasaan Pamer Kehidupan

Pengalaman Saya Beli Followers Instagram

19 Juni 2020
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab dalam Silaturahmi

7 Mei 2020
Unggah Foto di Medsos, Wajah Nggak Usah Ditutupi Pakai Stiker, dong!

Alasan Krusial Para Manusia Low Profile yang Menonaktifkan Kolom Komentar di Akun Instagram

5 November 2019
instagram vs twitter

Instagram atau Twitter, Lebih Pintar Mana?

14 Juli 2019
Tiktok (Pernah) Dianggap Medsos Goblok, Padahal Twitter dan Instagram Sama Saja Gobloknya (Unsplash.com)

Tiktok (Pernah) Dianggap Medsos Goblok, Padahal Twitter dan Instagram Sama Saja Gobloknya

28 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik
  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa
  • Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.