Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nagreg, Kecamatan Paling Timur di Kabupaten Bandung yang Sering Dikira Bagian dari Kabupaten Garut

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
28 Juli 2024
A A
Nagreg, Kecamatan Paling Timur di Kabupaten Bandung yang Sering Dikira Bagian dari Kabupaten Garut

Nagreg, Kecamatan Paling Timur di Kabupaten Bandung yang Sering Dikira Bagian dari Kabupaten Garut (Dwifa Bagaskoro via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi yang terbiasa mudik ataupun pulang kampung ke kota-kota di Priangan timur dan kota-kota di selatan Jawa, tentu akan melewati daerah bernama Kecamatan Nagreg. Para pemudik yang biasa melewati jalur Nagreg banyak yang mengira bahwa kecamatan ini bagian dari Garut karena jaraknya lebih dekat ke Kabupaten Garut dibanding Kabupaten Bandung.

Walaupun dekat dengan Garut, Kecamatan Nagreg masih bagian dari Kabupaten Bandung, atau tepatnya berlokasi di ujung timur Kabupaten Bandung sekitar 55 kilometer dari Soreang, ibu kota Kabupan Bandung. Sebelum Jalan Lingkar Nagreg dibangun, daerah ini merupakan titik rawan kemacetan dan titik kecelakaan lalu lintas saat mudik Lebaran.

Dulu di wilayah Kecamatan Nagreg berdiri Kerajaan Kendan

Pada zaman dulu, di wilayah Kecamatan Nagreg sekarang berdiri sebuah kerajaan bercorak Hindu-Buddha, yakni Kerajaan Kendan. Kerajaan Kendan ini didirikan oleh Resiguru Manikmaya pada tahun 536 Masehi.

Didirikannya Kerajaan Kendan merupakan hadiah dari Raja Tarumanegara, yaitu Maharaja Suryawarman. Ia memberikan hadiah tersebut kepada menantunya yang bernama Resiguru Manikmaya, seorang pengembara dari Calankayana, India Selatan. Resiguru Manikmaya menikah dengan Tirtakancana, putri Maharaja Suryawarman, penguasa ke-7 Tarumanagara. Oleh karena itulah ia dihadiahi daerah Kendan yang saat ini berada di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Percabangan Nagreg/Cagak Nagreg

Jalan yang sering dilalui para pengendara maupun pemudik ialah percabangan Nagreg atau warga lokal biasa menyebutnya Cagak Nagreg. Percabangan atau Cagak Nagreg sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Percabangan ini memiliki dua arah, yakni sisi kanan arah ke Kadungora-Leles-Garut. Sedangkan sisi sebelah kiri arah Limbangan-Malangbong-Gentong-Pamoyanan-Ciawi-Rajapolah-Tasikmalaya sampai Jawa Tengah. Jalan di sekitaran Nagreg jalurnya dikenal menurun dan panjang serta tanjakannya yang cukup curam dan menantang. Jadi para pengendara yang melewati jalur ini harus berhati-hati.

Terowongan Nagreg sebagai ikon Nagreg Kabupaten Bandung dengan vibes seperti di luar negeri

Di awal tulisan telah disebutkan bahwa Nagreg merupakan titik rawan kemacetan saat musim mudik tiba. Tapi itu dulu, sebelum Jalan Lingkar Nagreg dibangun. Setelah jalan tersebut dibangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2010, kemacetan di sini bisa terurai dengan baik.

Pembangunan Jalur Lingkar Nagreg sepanjang 5,3 kilometer ini menghabiskan biaya sebesar 300 miliar rupiah. Jalur Lingkar Nagreg membelah perbukitan, sehingga ada terowongan sepanjang 400 meter dengan dinding berbentuk balok. Terowongan dengan tulisan My Life My Adventure di bagian atasnya ini menjadi ikon kebanggaan Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung. Selain itu konstruksi terowongan ini sangat istimewa sehingga banyak negara lain yang studi banding ke terowongan ini.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Jalur Lingkar Nagreg vibes-nya bak di luar negeri. Ada terowongan, jembatan, rel kereta api, lembah, batuan kapur, serta kelokan yang estetis. Tak aneh bila banyak pengendara yang berhenti sebentar dan menjadikan tempat ini lokasi foto favorit.

Ada stasiun kereta api tertinggi Indonesia di Nagreg Kabupaten Bandung

Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, dilewati oleh jalur kereta api dan termasuk jalur Daop II Bandung. Di sini terdapat Stasiun Nagreg yang unik. Stasiun Nagreg menjadi salah satu stasiun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 848 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Stasiun Nagreg berdiri sejak tahun 1890, itu berarti stasiun ini telah berusia 134 tahun. Meskipun usianya sudah seabad lebih, tapi bangunannya masih ini masih berdiri kokoh sampai sekarang.

Itulah 4 hal yang perlu kamu ketahui mengenai Kecamatan Nagreg. Sekarang sudah tahu kan kalau Nagreg bukan di Garut, melainkan Kabupaten Bandung. Namun apabila Kabupaten Bandung jadi dimekarkan, Kecamatan Nagreg nantinya bakal bergabung dengan Kabupaten Bandung Timur.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2024 oleh

Tags: Jawa BaratKabupaten Bandungkabupaten garutKecamatan NagregNagreg Bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Pedoman Etika bagi Perantau Pemula di Tanah Sunda Terminal Mojok

Pedoman Bersikap Ramah sebagai Perantau Pemula di Tanah Sunda

20 Desember 2022
Depok Sering Dihina, tapi Tinggal di sini Boleh Juga

Depok Sering Dihina, tapi Tinggal di Sini Boleh Juga

26 September 2024
Telagamurni, Desa Terbaik di Kabupaten Bekasi

Telagamurni, Desa Terbaik di Kabupaten Bekasi

7 Januari 2024
Daripada Ngontrak, Mending Langsung Beli Rumah di Cikarang. Banyak Untungnya!

Daripada Ngontrak, Mending Langsung Beli Rumah di Cikarang. Banyak Untungnya!

17 Desember 2023
5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung

20 Juli 2022
Depok Memang Unik dan Ajaib, tapi Jadi Tempat Tinggal Terbaik

Depok Memang Unik dan Ajaib, tapi Jadi Tempat Tinggal Terbaik

5 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.