Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Satu-satunya Hal yang Saya Sesali sebagai Warga Bantul Adalah Tidak Bisa Bertemu Duta Sheila On 7

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
11 April 2024
A A
Satu-satunya Hal yang Saya Sesali sebagai Warga Bantul Adalah Tidak Bisa Ketemu Duta Sheila On 7

Satu-satunya Hal yang Saya Sesali sebagai Warga Bantul Adalah Tidak Bisa Ketemu Duta Sheila On 7 (Wsycybr via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Seandainya tinggal di Sleman, bukan Bantul, saya pasti bisa ketemu Mas Duta Sheila on 7 yang lagi ronda keliling kampung~

Saya selalu senang menjadi warga Bantul. Makanya nggak usah heran kalau saya sering membela wilayah yang masih dianggap pedalaman ini oleh mereka yang tinggal di daerah kota dan Sleman.

Meskipun dalam kehidupan sehari-hari, saya waswas dan takut akan kejahatan jalanan klitih yang semakin meluas dan jalan aspal yang tambal sulam terus setiap tahun. Belum lagi aktivitas truk dan bus yang semakin marak di sini. Lama-lama daerah rumah saya ramainya akan menyaingi jalan lintas provinsi!

Berdamai dan terus memasang sikap waspada selama tinggal di Bantul bertahun-tahun, kini akhirnya saya menemukan satu penyesalan sebagai warga Bantul.

Tuhan, mengapa saya jadi warga Bantul, bukan warga Sleman?

Penyesalan saya adalah mengapa saya nggak tinggal di Sleman. Namun, alasannya jelas bukan karena iri banyak mall di Sleman. Atau karena jarak tempuh untuk bepergian ke beberapa wilayah jika saya tinggal di Sleman itu akan jauh lebih mudah dan hemat waktu.

Alasan sebenarnya dari penyesalan tadi adalah saya nggak satu domisili dengan penyanyi kesukaan saya, Mas Duta Sheila on 7. Iya, penyesalan yang mungkin terdengar aneh. Menyesal tinggal di Bantul karena nggak bisa ketemu Mas Duta. Tapi gimana dong, masalahnya saya suka banget sama Sheila on 7!

Lagu-lagu Sheila on 7 selalu menjadi hit di Indonesia, tetapi tidak satu pun yang bersifat one hit wonder. Di samping itu, meski sudah berkarya dari tahun 2000-an awal, Sheila on 7 tetap menjadi band yang selalu down-to-earth. Ditambah lagi fakta bahwa mereka memang berasal dari Jogja, bagaimana saya nggak makin cinta?

Keluarga dan teman-teman saya semua bahkan mengetahui betapa sukanya saya dengan lagu-lagu dari Sheila on 7 yang vokalisnya digawangi oleh Mas Duta ini.

Baca Juga:

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

Mendengarkan Lirik Narsistik Sheila on 7 Adalah Cara Terbaik Menghibur Diri Setelah Berkali-kali Ditolak Cinta

Hampir semua lagu mereka familier di telinga dan saya hafal sejak sekolah dasar. Misalnya, “Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki”, “Sebuah Kisah Klasik”, hingga lagu yang menjadi judul konser mereka yang ramai waktu lalu, “Tunggu Aku di Jakarta”.

Bahkan di tengah gempuran artis baru seperti Hindia, Tulus, atau Nadin Amizah, Sheila on 7 tetap menjadi band yang lagunya nggak pernah absen di daftar putar lagu-lagu saya.

Yang terjadi jika saya berada satu domisili dengan Mas Duta

Bayangkan saja jika saya berkesempatan satu domisili dengan keluarga Mas Duta Sheila on 7 di Condongcatur, Sleman, alih-alih Bantul. Tentu saya nggak akan luput melihat aksi beliau bermain mini voli dengan bapak-bapak RT atau melihat namanya dalam jadwal ronda berkali-kali di papan pos kamling. Selain itu, saya juga memiliki peluang lebih besar untuk bertegur sapa ketika di jalan sambil bernyanyi “Trimakasih Bijaksana” bagian “tak peduli berapakah berat badanmu nanti, kau tetap yang ter-muah di hati!”.

Ditambah lagi baru-baru ini beredar kembali video mengenai Mas Duta Sheila on 7 yang ikut syawalan ketika Lebaran tahun ini di tengah gempuran informasi mereka akan melakukan konser di beberapa kota. Kurang down-to-earth apalagi coba?

Sebuah kenyataan pahit

Mengenai hal ini, saya akhirnya mencoba untuk mencari kesempatan dengan bertanya kepada salah satu teman yang berdomisili di Sleman. Saya menawarkan padanya untuk bertukar peran selama satu hari. Saya jadi warga Sleman, dia jadi warga Bantul. Jelas saja, jawaban yang diberikan hanya tiga huruf yang sifatnya singkat, padat, jelas: MOH!

Jawaban yang sebenarnya sudah bisa ditebak bahkan sebelum saya melontarkan pertanyaan. Duh, memang dasarnya Bantul masih sering dianggap ketinggalan segala hal. Tapi ya sudah, agaknya saya memang harus tetap tinggal di Bantul agar bisa terus beradu argumen dengan teman-teman dari kota dan Sleman. Meski statusnya kabupaten, Bantul juga modern, Bos!

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bantul, Sentra Industri UMKM sekaligus Penghasil Utama Gondes di Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 April 2024 oleh

Tags: Bantulduta sheila on 7Kabupaten BantulKabupaten Slemanorang bantulSheila on 7Sleman
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

3 Sisi Gelap Tinggal di Jogja Bagian Kota Dipaksa Ikhlas (Unsplash)

Sisi Gelap Tinggal di Tengah Kota Jogja: Sebuah Wilayah yang Dikepung Sampah

7 Mei 2025
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

14 Mei 2025
Kasihan Bantul Terlalu Berbahaya, Sekelas Bodyguard Belum Tentu Berani ke Sana Mojok.co

Kasihan Bantul Terlalu Berbahaya, Sekelas Bodyguard Belum Tentu Berani ke Sana

15 November 2023
Turi, Tempat Terbaik untuk Pensiun di Sleman

Bertahun-tahun Tinggal di Turi Membuat Saya Yakin Tempat Ini Adalah Tempat Terbaik untuk Pensiun di Sleman

15 Juni 2024
4 Cara yang Bisa Dilakukan Pemkab agar Jalan Turi Sleman Lebih Nyaman Dilalui Pengendara

4 Cara yang Bisa Dilakukan Pemkab agar Jalan Turi Sleman Lebih Nyaman Dilalui Pengendara

8 Mei 2025
Jalan DI Panjaitan Mantrijeron, Perbatasan Jogja-Bantul yang Bikin Sakit Kepala

Jalan DI Panjaitan Mantrijeron, Perbatasan Jogja-Bantul yang Bikin Sakit Kepala

7 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.