Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Nabati

Menyakitkannya Kehilangan Tanaman Aglaonema Pas Lagi Sayang-sayangnya

Muhammad Afraval Saiphedra oleh Muhammad Afraval Saiphedra
8 Februari 2021
A A
Menyakitkannya Kehilangan Tanaman Aglaonema Pas Lagi Sayang-sayangnya terminal mojok.co

Menyakitkannya Kehilangan Tanaman Aglaonema Pas Lagi Sayang-sayangnya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pagi ini saya mendapati greenhouse mini belakang rumah berantakan dan belasan pot tanaman aglaonema kami terkonfirmasi hilang. Kondisi rumah yang berpagar tembok tinggi dan posisi rumah tetangga yang rapat membuat saya terdiam sejenak dan berkata dalam hati, “Kok bisa ya?”

Bagi saya, sungguh ini kehilangan besar dan berat untuk diterima. Semenjak pandemi, kami di rumah memilih untuk membatasi aktivitas di luar dan menyeriusi aglaonema. FYI aja, tanaman aglaonema kami memang sudah banyak sejak dahulu. Lantaran sedang trending, maka perlakuannya agak beda, dong. Sejujurnya inilah yang menyakitkan, kenangan bersama aglaonema melebihi kenangan bersama mantan kekasih. Setidaknya ada beberapa kenangan yang bisa saya bagikan kepada pembaca yang budiman.

#1 Saya banyak belajar hal baru

Saya kuliah di prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Jogja dan tidak ada sama sekali mata kuliah yang berkaitan dengan tanaman. Kalaupun ada, paling berkaitan dengan tanah, yakni Arkeologi Islam. Jadi bisa dikatakan nggak ada basic terkait tanaman aglaonema.

Lantaran nggak ada basic, saya mulai belajar mengenai tanah, pupuk, fermentasi sampah dapur, pestisida, fungisida, mikroorganisme, dan teman-temannya. Saya juga harus survei ke beberapa tempat yang menjual sekam padi, sekam pakis, dan ampas gilingan kopi. Selain itu, saya juga banyak membaca tulisan dan menonton video sebagai referensi dalam merawat tanaman aglaonema. Semua itu saya lakukan dengan susah payah karena harus beralih dari disiplin ilmu humaniora ke disiplin ilmu pertanian. Sungguh sangat berbeda tentunya.

Membeli ampas kopi dan pupuk kandang di wilayah Rejang Lebong bukanlah perkara mudah. Sangat jarang toko pertanian yang menyediakan dan kalaupun ada itu terbilang mahal. Satu-satunya cara adalah mendatangi penggilingan kopi dan tetangga yang punya ternak. Saya harus menyediakan karung sendiri, mengambilnya, memikul karung ke motor, dan membawanya ke rumah.

Ampas penggilingan kopi biasanya diletakkan di pembuangan yang lokasinya curam. Pupuk kandang yang tersedia biasanya juga masih fresh from the oven dan otomatis butuh protokol kesehatan tambahan untuk menjangkaunya. Kebayang dong, betapa remuknya badan saya yang sama sekali tak atletis ini.

#2 Mereka dicuri pas lagi sayang-sayangnya

Tidak ada tanda alam sama sekali ketika tanaman aglaonema kami akan hilang. Tak ada gelas yang pecah ataupun cicak yang jatuh menimpa kepala. Semuanya senyap dan menimbulkan pilu. Bisa dikatakan kami sedang sayang-sayangnya sebab rencananya akan dikembangkan menjadi bisnis.

Semuanya telah diletakkan di pot plastik putih, media yang proper, perawatan yang rutin, tanpa hama dan gulma, dan bahkan sudah ada kolega yang siap menampung untuk dijual di tokonya. Kebetulan juga, saya baru bebas dari isolasi mandiri covid, mama dan adik saya juga sudah pulang dari rumah sakit setelah perawatan covid. Jadi kami siap mengeksekusi bisnis ini. Eh, ia malah dicuri.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

#3 Hikmah dari sebuah kehilangan

Peristiwa ini membuat saya banyak belajar bahwa luka kehilangan kekasih di masa lalu akan hilang bukan karena saya menemukan kekasih baru. Namun, karena saya memiliki luka yang terasa lebih besar. 

Tanaman aglaonema yang dirawat seperti anak sendiri kini telah berpindah tangan. Kenangan dan pembelajaran dari aglaonema tentu membuat suasana menjadi biru. Namun, tak ada cara yang lebih mulia kecuali mengikhlaskan, mengulang bertanam kembali dan meningkatkan kewaspadaan.

Buat pembaca yang sedang merawat tanaman aglaonema mohon dijaga dengan hati-hati. Jangan sampai ia berpindah tangan tanpa ada ucapan perpisahan. Cukup saya yang luka, kalian jangan!

BACA JUGA Geliat Aglaonema Sebagai Tren dan Bisnis Akibat Pandemi dan tulisan Muhammad Afraval Saiphedra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2021 oleh

Tags: tanaman aglaonema
Muhammad Afraval Saiphedra

Muhammad Afraval Saiphedra

Sejarawan Amatir lulusan UIN yang bermimpi memiliki perusahaan bus. Doain ya!

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.