Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Menggugat Waktu Istirahat Sekolah yang Hanya 15 Menit, Istirahat Macam Apa Itu?

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
11 Februari 2023
A A
Diingat oleh Penjaga Kantin, Sebenar-benarnya Kebanggaan Seorang Alumnus istirahat sekolah

Diingat oleh Penjaga Kantin, Sebenar-benarnya Kebanggaan Seorang Alumnus (Busraismail via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak SD, saya sedikit kesal dengan istirahat yang diberikan hanya 15 menit. Awalnya, saya kira istirahat dengan waktu pendek itu hanya diterapkan untuk SD saja. Ternyata, tidak.

Kekesalan saya memuncak ketika masa SMA. Pukul 07.00 kita sudah harus masuk tidak boleh terlambat kecuali ada musibah atau keperluan, dan pulangnya pukul 15.30. Sungguh membagongkan.

Dan dari itu semua, yang paling menyebalkan adalah waktu istirahat. Benar istirahatnya tiga kali, tapi cuman 15 menit! Istirahat macam apa 15 menit hah?

Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan kenapa istirahat 15 menit itu adalah kebijakan paling wagu sepanjang sejarah peradaban.

Kantin yang ramai

Untuk saya, seorang pelajar yang jarang membawa bekal, waktu 15 menit sangat singkat dan tidak cukup untuk membeli makanan dan minuman di kantin. Jelas alasannya karena antrean yang jelas kali rame.

Pada istirahat pertama dan kedua, kantin sekolahan saya sangat ramai. Anak kelas 10-12 tumpah ruah tumpek blek ngantre makan. Jelas rame kan? Dari pengalaman saya, untuk mengantre membeli makanan membutuhkan waktu 11 menit, dan untuk menyantap makanan dan minum membutuhkan waktu setidaknya paling cepat 7 menit. Kurang dari itu, berarti bukan makan, tapi disedot.

Makan pada jam istirahat ketiga? Tolong banget, dagangan sudah habis, pun pedagang sudah siap-siap kukutan.

Tidak bisa meregangkan otot

Waktu istirahat yang hanya 15 menit jelas tidak cukup untuk meregangkan otot. Kenapa nggak cukup? Ya daripada meregangkan otot, mending buat antre di kantin.

Baca Juga:

Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

Maraknya Kasus Siswa Keracunan Makanan Bukti Bobroknya Kualitas Kantin Sekolah di Indonesia

Padahal selama di kelas, kita kan duduk terus, jadi otot kita kaku. Peregangan otot jadi hal yang krusial. Dua jam lho minimal kita duduk, mosok ya nggak dibikin lemes itu otot.]

Nggak bisa ngobrol

Kenapa nggak bisa ngobrol? Lagi-lagi ya, ketimbang ngobrol, ya mending antre ke kantin. Sebenernya masih bisa sih, tapi nggak leluasa. Cuman 15 menit lho, bisa apa sih selama 15 menit.

Perlu menghirup udara segar

Istirahat adalah waktu yang tepat untuk menghirup udara segar setelah berjam-jam berada di kelas. Berada dalam satu ruangan berisi banyak orang yang saling rebutan oksigen itu menyebalkan, terlebih dalam waktu yang cukup lama.

Tapi, lagi-lagi, waktu istirahat yang cuman 15 menit itu bikin kepala kita isinya antre di kantin melulu. Boro-boro mau jalan-jalan, baru sampe gerbang sekolah aja udah kepotong banyak waktunya.

Itulah keresahan saya tentang istirahat sekolah yang waktunya sangat pendek dan semoga peraturannya diubah. Mungkin dengan waktu istirahat yang ditambah bisa bikin siswa makin maksimal dalam menyerap materi. Misalnya waktu istirahat jadi 25 menit gitu, saya rasa cukup dan jadi lebih rileks.

Akhir kata, waktu pelajaran boleh lama, tetapi waktu istirahat juga harus seimbang. Sebab, hal itu berguna untuk kesehatan dan kebahagiaan para pelajar.

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Curhat Anak SMA Soal Beratnya Program Full Day School

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2023 oleh

Tags: kantinwaktu istirahat sekolah
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

3 Kantin Terbaik di Kampus IPB Dramaga

3 Kantin Terbaik di Kampus IPB Dramaga

9 Juni 2023
Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

24 September 2025
4 Hal tentang Perpustakaan Sekolah yang Patut Diragukan Kebenarannya

Perpustakaan Sekolah Sepi Bukan karena Minat Baca Rendah, tetapi (Dibikin) Nggak Bisa ke Perpustakaan!

4 November 2023
Mempertanyakan Kehadiran Vending Machine di Food Court UNESA Ketintang, Keputusan yang Sia-sia Mojok.co

Mempertanyakan Kehadiran Vending Machine di Food Court UNESA Ketintang, Keputusan yang Sia-sia

29 November 2023
5 Rekomendasi Makanan di Kantin Budaya UI Terminal Mojok

5 Rekomendasi Makanan di Kantin Budaya UI

6 September 2022
3 Kebiasaan Buruh Pabrik Saat Makan Siang di Kantin yang Beda dari Karyawan Kantoran Terminal Mojok

3 Kebiasaan Buruh Pabrik Saat Makan Siang di Kantin yang Beda dari Karyawan Kantoran

12 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.