Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menggugat Fenomena Nama Anak Zaman Sekarang yang Susahnya Minta Ampun

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
7 Februari 2021
A A
nama anak zaman sekarang anak kelima Takut Mengajarkan Bahasa Daerah kepada Anak karena Takut Bicara Kasar Itu Alasan yang Bodoh mojok

anak kelima Takut Mengajarkan Bahasa Daerah kepada Anak karena Takut Bicara Kasar Itu Alasan yang Bodoh mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap buka status Whatsapp, isinya bayi. Pindah ke Instagram, isinya bayik juga. Ke Facebook apalagi. Sudah mah paling banyak temennya di situ, terus isine foto-foto bayi, bocah cilik doang yang pada menuhin beranda. Wadoooh, ini saya temenan sama bayik apa gimana dah.

Nasib, nasib. Wayahnya temen udah pada bereproduksi, saya malah masih nontonin Upin-Ipin dari pagi ampe ke besoknya lagi.

Ngomongin soal bayi, saya jadi kepengen nyinggung soal “nama”. Iya, nama anak zaman sekarang pada trendi, edgy, dan indie sekali.

Waktu dulu saya sempet ngajar les dan ekskul di SD swasta, pas liat absen bocahnya, saya cengo, Men. Perasaaan saya nggak jadul-jadul amat, dah. Lagu-lagu yang bocah SMA sekarang ngerti, perasaan… saya juga ngerti dah.

Intinya waktu nengok absen yang penuh nama anak zaman sekarang, mulut saya dibikin njelimet tiap kali nyebut nama anak-anaknya. Banyak yang namanya lebih dari dua-tiga kata lah, pake huruf dobel, lah. Namanya panjang dan ribet unik, Shay. Saya nggak begitu ada masalah sih dengan panjangnya nama. Soalnya, nama saya sendiri juga panjang. Tapi, yang cukup jadi pertanyaan adalah, kenapa njelimet gitu lho. Pake dabel e, pake Q pake H, pake Y, pake ASHDKJDZXCB. Harus banget apa gemana, dah~

Ini nama anak apa password WiFi bawaan modem sih?

Saya yang harusnya ngabsen, malah dibikin introspeksi diri. “Bahasa Indonesia aja masih nggak jago. Lah ini bahasa baru apa lagi?”

Saya ngerti bahwa tiap orang tua pasti memiliki tujuan dan harapan kepada anak yang diselipkan melalui namanya. Nama adalah doa. Kira-kira begitu anggapannya. Namun, nama yang njelimet ribet belibet itu teh termasuk ke dalam salah satu rukunnya? Itu bisa jadi poin plus untuk mengijabah doa kepada si anak yang diwujudkan pada bentuk nama? Betul begitu?

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Saya sendiri nggak yakin apakah betul diijabahnya doa pada si anak bisa dimaksimalkan usahanya melalui nama yang ribet unik itu. yang jelas sih satu, ya karena orang tuanya adalah manusia masa kini. Iya masa kini nan trendi…

Menjadi trendi dan memiliki segudang referensi apik untuk nama si bayi masih terbilang baik sampai ketika muncul pengucilan nama teman yang tidak terasa senada. Di saat nama-nama anak menjadi lebih dari dua kata, panjang, dan ribet unik, tidak menutup kemungkinan untuk senyum menyeringai dan ber-hah ria ketika mengetahui ada nama anak yang hanya terdiri dari satu kata. “Hah, Budiman, doang?” “Serius namanya Suci aja?”

Meski memang sudah waktunya, tapi kok jadi gini amat, ya?

Percayalah yeorobun yang baru, sedang, dan akan punya anak. Nama panjang dan njelimet itu nggak menjamin “return-nya” bakal baik. Justru pola asuh lebih berpengaruh untuk mendukung perkembangan fisik, emosional, intelektual si anak. Nama anak zaman sekarang emang terkesan keren, tapi ya lebih keren mendidik anak secara benar, bukan?

Melihat buanyak sekali nama-nama “edgy” digandrungi orang tua saat ini, saya cuma nggak kepikiran aja. Bisa-bisanya orang lain dibikin lima menit buat ngebaca terbata-bata, mengulang-ulang ejaannya, berusaha memahami, kemudian bertanya kepada si orang  tua apakah benar penyebutannya terhadap nama si anak. Di saat manusia zaman sekarang kalo kena sinyal jelek atau hape ngelag pas lagi nonton video TikTok 60 detik aja ngamuknya bisa setengah mati.

Halo, Phutery, Qweenzhasyah, Rhasqeen. Ziersha, Melcha, Yasheentya. Awas ya kalo ternyata panggilannya cuma Put, Eca, Aki, Mel, Ica. Tante congkel nih pipinya. Eh anu, cubit maksudnya, cubit zeyenggg.

Eh, ngomong-ngomong, pada kepikiran sih kalau anaknya nanti udah gede bakal dipanggil nama bapaknya? Udah susah-susah ngasih nama kebarat-baratan, dipanggilnya Bambang, misale.

BACA JUGA 6 Rekomendasi Nama Anak yang Nyentriknya Setara Nama Anak Elon Musk dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2021 oleh

Tags: nama anak zaman sekarang
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.