Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mengenang 3 Warnet Bilik Tinggi Penuh Gairah di Jogja

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
18 Juli 2020
A A
warnet bilik tinggi jogja asya net bella net bimo net mojok.co

warnet bilik tinggi jogja asya net bella net bimo net mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“Mungkin Jogja terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan. Tapi Jogja istimewa karena warnet bilik tingginya.” Begitulah kira-kira Mas Asroel mengungkapkan kerinduannya terhadap warung internet (warnet) berbilik tinggi yang pernah mewarnai kehidupan nom-noman anak Jogja. Dan warnet ini menjadi saksi kisah nakal dan gairah muda Jogja.

Sebagai kota pendidikan, Jogja tidak pernah bisa lepas dari akses internet. Internet bisa menyediakan berbagai kebutuhan informasi para pelajar dan mahasiswa Jogja. Mengingat internet belum mudah untuk diakses pada tahun 2005 sampai 2011, masyarakat sangat mengharapkan warnet. Apalagi, smartphone belum menjadi barang yang umum hingga awal 2011. Kehadiran warnet memberi kemudahan akses internet yang masih dianggap wah, inovatif, dan mistis pada waktu itu.

Konsep warnet pada umumnya adalah beberapa bilik kecil berisi komputer. Komputer inilah yang akan menjadi jembatan antara kita dengan dunia maya. Di dalam bilik ini kita bisa memiliki privasi sekaligus berselancar dengan nyaman.

Kehadiran warnet ini ternyata memicu lahirnya sebuah konsep yang out of the box. Mungkin lebih tepatnya in the higher box. Beberapa warnet menggunakan bilik dengan dinding yang cukup tinggi. Beberapa bisa mencapai 2 meter. Bilik yang lebih tertutup ini tentu menyediakan privasi yang baik bagi. Di dalam bilik tinggi ini Anda bisa leluasa melakukan apa pun tanpa takut menjadi tontonan pengunjung lain.

Anda bisa tidur, makan, menonton film, menangis, servis jam tangan, sampai merencanakan makar di dalam bilik tinggi itu. Dan tentunya, bilik tinggi memberi kenyamanan dan keamanan bagi pasangan muda-mudi yang sedang berapi-api terbakar romansa pubertas. Di sinilah muncul persaingan ketat antar warnet untuk menyediakan kenyamanan dan keamanan. Dari berlomba meninggikan bilik sampai mengempukkan sofa.

Perlombaan warnet bilik tinggi ini juga tidak abadi. Sekitar tahun 2018, warnet dengan bilik tinggi hilang dari peredaran. Kini warnet berlomba-lomba mengutamakan kecepatan akses serta koleksi film sebagai daya tarik. Namun, kisah kasih warnet berbilik tinggi belum hilang dari kenangan. Dan salah satu yang mengenang indahnya warnet berbilik tinggi adalah Mas Asroel.

Mas Asroel adalah salah satu dari sekian konsumen warnet bilik tinggi. Blio telah mencoba banyak warnet bilik tinggi dan berpengalaman dalam dunia nakal perwarnetan. Blio juga menjadi korban kenyamanan dan keintiman warnet bilik tinggi. Saat menggunakan salah satu bilik, blio terlalu hanyut dalam kenyamanan salah satu warnet bilik tinggi hingga harus kehilangan sepeda motornya. Naas sekali, tapi blio merasa nothing to lose.

Menurut blio, warnet berbilik tinggi memiliki 3 ciri khas: bilik tinggi, selalu penuh pasangan, dan akses internet lambat. Ironis, karena sebuah warnet dengan akses internet lambat malah lebih diminati hanya karena bilik tingginya. Blio juga menunjukkan 3 warnet berbilik tinggi legendaris. Saking legendarisnya, sampai hari ini anda masih bisa menemukan pembicaraan tentang ketiga warnet ini di dalam forum-forum nakal dunia maya.

Baca Juga:

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

Pertama, blio mengajak kita ke wilayah utara Jogja. Tepatnya di sekitar utara kampus Fakultas Ekonomi UII. Dahulu, ada sebuah warnet legendaris bernama Bimo Net. Mas Asroel beransumsi bahwa Bimo Net adalah pionir dari warnet berbilik tinggi di Jogja. Bimo Net memiliki ketinggian bilik 2 meter, tentunya sangat sulit untuk diintip. Di dalam bilik, tersedia sofa yang empuk dengan meja komputer khas warnet. Ukurannya bilik cukup sempit, sekitar 1,5 x 1,5 meter.

Namun, sempitnya bilik ini tak menghalangi pasangan muda untuk berdesakan duduk di dalamnya. Bahkan selalu ada antrean panjang pelanggan setiap harinya. Tentunya antrean ini berisi pasangan pelanggan yang malu-malu kucing. Ah, romansa masa muda memang lucu dan mencengangkan

Kemudian, blio mengajak kita sedikit ke utara. Tepatnya di pinggir Jalan Gejayan. Di sana pernah berdiri warnet serupa dengan nama Bella Net. Warnet satu ini juga cukup terkenal, mengingat posisinya yang terkepung kampus-kampus besar Jogja. Secara keseluruhan, konsep warnet ini tidak berbeda dengan Bimo Net. Tinggi bilik sekitar 1,5 meter, tidak setinggi Bimo Net namun tetap susah diintip. Luas bilik tidak jauh berbeda, tetap sempit dan tidak cocok bagi pengidap klaustrofobia.

Perbedaan mencolok Bella Net dari warnet pada umumnya adalah posisi duduk. Bella Net tidak menyediakan sofa, sehingga konsumen harus ikhlas duduk lesehan. Namun, Mas Asroel berpendapat, posisi lesehan ini memiliki nilai lebih bagi sebuah warnet bilik tinggi. Selain makin sulit diintip, lesehan juga memberi kenyamanan sendiri kepada pasangan konsumen. Kenyamanan ini dijelaskan oleh blio, namun saya pikir sangat tidak pantas untuk saya tuliskan di sini. Toh umumnya Anda semua sudah gedhe kok.

Terakhir, blio mengajak kita ke area Demangan Baru. Di antara kampus Sanata Dharma dengan SMA Kolese De Brito, pernah ada warnet megah bernama Asya Net. Kemegahannya tidak tanggung-tanggung, warnet ini memiliki 3 lantai! Jumlah bilik warnet ini bisa jadi lebih dari 50 bilik. Secara umum, konsep warnet ini tidak jauh berbeda dari Bella Net. Dari tinggi bilik hingga posisi duduk hampir sama. Namun Asya Net tetap memiliki kelebihan, ya ukuran bangunan yang mirip rumah susun itu.

Sebenarnya ada banyak warnet serupa pada masanya. Namun warnet lain tidak melegenda seperti ketiga warnet ini. Bahkan dalam salah satu forum dewasa, ada yang berkeinginan mengadakan reuni bagi para “lulusan” warnet ini. Bisa anda bayangkan betapa hebatnya 3 warnet ini dalam kehidupan kawula muda Jogja zaman itu. Mas Asroel menutup diskusi ini dengan satu kalimat, “Dulu Jogja pernah terbuat dari warnet bilik tinggi, warung ijo, dan taman parkir Senopati.”

Sumber gambar: Wikimapia.org

BACA JUGA 5 Tempat Nongkrong di Jogja yang Penuh Prank dan Kenangan dan tulisan Dimas Prabu Yudianto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: JogjaRemajawarnetwarnet bilik tinggi
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi Mojok.co

Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi

25 November 2023
Kelebihan Cowok Pendek yang Sering Tidak Disyukuri terminal mojok.co cowok tinggi peninggi badan meninggikan badan menambah tinggi laki-laki

Kelebihan Cowok Pendek yang Sering Tidak Disyukuri

16 Oktober 2020
Kuliner khas kalimantan barat

4 Rekomendasi Kuliner Khas Kalimantan Barat di Jogja

30 November 2021
Upah Minimum Jogja Memang Naik, tapi Bukan Berarti Buruh Nggak Boleh Protes, Ini Bukan Perkara Upah Semata, Bolo! UMP Jogja, gaji Jogja, frugal living ump jogja yogyakarta, bandung

Seburuk Apa pun Citra Jogja, Tetap Saja, Perkara Keramahan, Jogja Adalah Juaranya

21 Januari 2024
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Suku Sunda Nggak Kuat Merantau Itu Anggapan Sesat (Unsplash)

Benarkah Orang Suku Sunda Nggak Punya Nyali untuk Merantau seperti Suku Lain?

28 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Jangan bebani mahasiswa KKN dengan tugas yang harusnya dikerjakan negara

30 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026
Saya pikir, publikasi jurnal saat kuliah pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, ternyata lebih banyak menguji mental Mojok.co

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

29 Juli 2026
Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di kampung  Mojok.co

Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di Jogja

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.