Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengenal Tipe-tipe Insan +62 di Zoom Meeting

Theodore Jason Santoso oleh Theodore Jason Santoso
19 Januari 2021
A A
Mengenal Tipe-tipe Insan +62 di Zoom Meeting Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Di era Work From Home sekarang, kita melakukan hampir sebagian besar kegiatan secara online. Mulai dari belajar online, kuliah online, sampai jalan-jalan online bermodalkan Google Maps dan sharescreen di aplikasi Zoom dilakoni. Percayalah, saya lumayan menikmati acara jalan-jalan itu. Tak perlu bayar bensin, cukup membeli kuota 2 GB saja.

Kita juga semakin bersahabat dengan Zoom Meeting. Dialah yang memungkinkan kita menjalin hubungan dengan pacar yang jauh di mata. Dia juga yang berperan aktif dalam penyelenggaraan seminar-seminar online yang sedang ramai sekarang.

Sedikit penjelasan, Zoom adalah aplikasi yang sedang marak digunakan untuk mengadakan meeting online, video conference online, dan lain-lain. Aplikasi ini banyak digunakan di masyarakat karena tidak memakan banyak memori di HP dan dapat menampung ratusan orang dalam 1 room, serta memiliki banyak fitur untuk menunjang kelancaran pertemuan.

Menurut saya, hal baru akan menciptakan perubahan. Sadar atau tidak, kebiasaan kita saat bersosialisasi dalam rapat berubah. Mulai dari berubahnya tingkat kepentingan mandi sebelum rapat hingga adat berpakaian yang formal di atas, namun kasual minimalis di bawah. Kali ini saya akan menceritakan sedikit tipe-tipe partisipan Zoom Meeting yang sering kita temui.

Jadi, ceritanya saya dan teman-teman saya dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra Surabaya dengan Sanggar Merah Merdeka mengadakan lomba cover jingle di Instagram. Acara penghargaannya diselenggarakan pada tanggal 19 Desember 2020 lalu melalui Zoom Meeting. Acara ini kami buat untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang Sanggar Merah Merdeka yang ada di Surabaya untuk membantu anak-anak pinggiran kota Surabaya.

Ada 27 peserta dari seluruh Indonesia dan sekitar 40 partisipan di Zoom. Setelah 2 jam mengikuti acara, saya menemukan 5 tipe partisipan Zoom Meeting yang sering saya temui di kehidupan online saya.

#1 Tipe look is number one

Partisipan ini biasanya adalah laki-laki yang sering membetulkan rambutnya seakan berada di depan kaca setelah mandi. Matanya jarang melihat ke kamera dan setiap 2 menit sekali membetulkan rambutnya. Kelebihan dari tipe ini adalah selalu tampil menawan di setiap rapat. Akan tetapi, tipe partisipan satu ini memiliki kelemahan yaitu sedikit saja rambutnya bengkok, secepat kilat tangannya datang menyelamatkan. Ribet sendiri, deh.

#2 Tipe mixed fashion

Partisipan satu ini pasti sering ditemui dalam setiap Zoom Meeting. Mereka memadukan pakaian atas formal dan kasual minimalis di bagian bawah. Atasnya kemeja rapi, eh bawahannya celana tidur pendek. Fakta menarik mengenai tipe satu ini adalah mereka akan mematikan kameranya saat hendak berdiri dan berjalan menuju kamar mandi.

Baca Juga:

6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting

Bagaimana Zoom Meeting Menguras Energi Kita

#3 Tipe traveller

Partisipan dengan tipe traveller pasti setidaknya pernah kita temui sekali seumur rapat Zoom. Tipe ini biasanya berada di dalam mobil dan sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat. Mereka cenderung on cam saat di lampu merah atau saat sudah sampai di tempat tujuan.

#4 The OG

Partisipan selanjutnya  mungkin jarang kita temukan, tergantung acara yang sedang diadakan. OG adalah singkatan dari Old Generation. Mereka biasanya merupakan bapak-bapak dan ibu-ibu yang baru pertama kali menggunakan Zoom dan belum sepenuhnya menguasai aplikasi ini. Ciri-ciri yang biasa ditemui dalam tipe satu ini adalah kamera cenderung menyorot dagu dan double chin, ekspresi kebingungan, serius dengerin pembicara, dan suka lupa mute atau unmute mic. Hehehe~

#5 Tipe photo session enthusiast

Tipe partisipan terakhir ini sering kita jumpai di hampir seluruh webinar dan rapat online. Tipe ini biasanya mematikan kamera dari awal acara hingga selesai. Mereka menyalakan kameranya hanya saat sesi foto bersama. Biasanya mereka menyalakan kamera sekitar 1 sampai 2 menit tergantung berapa lama sesi fotonya. Setelah sesi foto selesai, mereka akan kembali mematikan kameranya.

Sekarang kita mengetahui beragam tipe dan kebiasaan partisipan yang kita temui dalam kehidupan online meeting kita. Keberadaan mereka tidak buruk, justru membuat Zoom Meeting kita semakin berwarna. Namun dengan beberapa catatan, untuk partisipan yang tidak mau menyalakan kamera, mohon setidaknya mendengarkan pembicara dan aktif saat rapat dilakukan. Dengan begitu acara-acara di Zoom Meeting dapat berjalan dengan lebih menyenangkan.

BACA JUGA Mengukur Tingkat Kepercayaan Diri Melalui Aplikasi Zoom atau tulisan Theodore Jason Santoso lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2021 oleh

Tags: aplikasi zoomzoom meeting
Theodore Jason Santoso

Theodore Jason Santoso

Seorang mahasiswa semester 3 yang berambisi menghabisi seluruh titan di dunia.

ArtikelTerkait

aplikasi zoom

Bagaimana Zoom Meeting Menguras Energi Kita

8 Juni 2020
aplikasi zoom

Berhati-hatilah Pengguna Aplikasi Zoom!

28 Mei 2020
6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting Mojok

6 Hal Sepele, tapi Menyebalkan Saat Zoom Meeting

30 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.