Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengamati Perilaku Penumpang Kereta Api

Risky Priadjie oleh Risky Priadjie
5 Juli 2020
A A
kereta api MOJOK.CO

kereta api MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan yang menyenangkan, pemandangan indah, persawahan, rumah-rumah penduduk, dan suara siulan kondektur masinis memberi kode kereta api untuk berangkat. Banyak kenangan yang terlintas saat membayangkan melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Saya suka mengamati perilaku para penumpang kereta api. Terkadang, ketimbang sibuk dengan gawai, saya lebih suka mengamati. Ada keasyikan tersendiri. Secara umum, ada 6 perilaku yang berhasil saya catat. Inilah dia:

Kalau ngomong nggak bisa pelan

Kamu pasti tahu kalau di saat-saat tertentu, gerbong kereta api bisa sunyi sekali. Kalau ada yang ngobrol bisa terdengar. Nah, hampir di setiap perjalanan, saya pasti menemukan orang yang seperti ini.

Mereka senang sekali ngobrol dengan penumpang di sebelahnya. Mudah akrab. Kebanyakan dari mereka adalah orang yang sudah mempunyai banyak pengalaman. Saking asyiknya bercerita, suara mereka mengganggu penumpang lainnya. Bayangkan saja, lagi mau tidur malah dengerin curhatan dia, kan, bete banget.

Nggak betah duduk

Penumpang ini sering mondar-mandir dari gerbong satu ke gerbong lainnya atau malah ada yang berdiri di bordes sampai berjam-jam. Saya kagum, kaki mereka begitu kuat. Dikasih kursi buat istirahat malah pengennya berdiri. Aneh betul.

Perokok aktif

Penumpang kereta api seperti ini mirip “mini sepur” yang asapnya terus mengepul. Setiap berhenti di stasiun, mereka selalu keluar untuk sekadar mengisap rokok, walaupun keretanya hanya berhenti lima menit. “Yaaa setidaknya merasakan dua atau tiga kali iisap rokoknya,” kata salah satu perokok yang pernah saya tanyakan. Emangnya enak ya cuma dua atau tiga kali isap begitu.

Kolektor film

Saya yakin, sebelum naik kereta api, mereka sudah menyiapkan stok film untuk menemani perjalanan. Saat di gerbong, mereka hanya sibuk mengurusi barang-barang elektroniknya. Kebanyakan dari mereka adalah “lawan” dari penumpang yang kalau ngomong nggak bisa pelan.

Sejak awal keberangkatan sampai akhir tujuan, telinga mereka selalu disumpel headset dan tidak mau diganggu. Saya suka sebelahan sama penumpang kereta api tipe ini.

Baca Juga:

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

Si beser

Selalu buang air kecil ke toilet karena tidak kuat menahan hawa dingin. Setiap sepuluh menit, penumpang ini selalu ke toilet dan bahkan pernah ada yang di toilet hampir satu jam. Hmmm ngapain aja, ya, di toilet selama itu? Oh, mungkin sambung ke gerbong makan.

Si dermawan

Penumpang ini sudah menyiapkan banyak makanan sebelum melakukan perjalanan. mMereka selalu menawarkan makanannya ke sebelahnya. Seperti contoh, ada nenek-nenek yang pernah menyodorkan saya macam-macam buah miliknya. “Gausah repot-repot Nek,” ucap saya, tetapi tetap terus menawari saya. Apa karena saya kurus ya jadi terlihat seperti kurang gizi.

Itu dia beberapa tipe penumpang yang sering saya jumpai ketika sedang dalam perjalanan menggunakan kereta api. Sebetulnya masih banyak tipe lainnya. Namun kereta api saya sudah mau berangkat. Sudah dulu ya.

BACA JUGA Sesakit-sakitnya Patah Hati Lebih Sakit Tidak Kebagian Sodoran Rokok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2020 oleh

Tags: Filmkereta apitiket kereta
Risky Priadjie

Risky Priadjie

Nongkrong adalah jalan ninjaku

ArtikelTerkait

Meski Punya Latar yang Mirip, Film Coco Lebih Terasa Nyelekit Dibanding Encanto Terminal Mojok.co

Meski Punya Latar yang Mirip, Film Coco Lebih Terasa Nyelekit Dibanding Encanto

29 Maret 2022
Pengalaman Menggunakan Female Seat Map KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

Pengalaman Menggunakan “Female Seat Map” KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

25 Mei 2025
Credit Scene, Senjata Ampuh Film-film Marvel dalam Raih Kesuksesan Terminal Mojok.co

Credit Scene, Senjata Ampuh Film-film Marvel dalam Raih Kesuksesan

11 Mei 2022
Jepang Bikin Standar Transportasi Umum Jadi Terlalu Tinggi

Jepang Bikin Standar Transportasi Umum Jadi Terlalu Tinggi

5 November 2022
3 Film Horor Terbaik yang Tak Sekadar Mengandalkan Jump Scare Terminal Mojok

3 Film Horor Terbaik yang Tak Sekadar Mengandalkan Jump Scare

3 Desember 2020
KA Fajar Utama Solo Adalah Kereta Ekonomi Premium Terbaik, No Debat!

KA Fajar Utama Solo Adalah Kereta Ekonomi Premium Terbaik, No Debat!

21 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.