Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Memulai Usaha, Mulainya dari Mana?

Suryo Kuncoro oleh Suryo Kuncoro
30 Juli 2019
A A
memulai usaha

memulai usaha

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang yang selama ini menjadi pegawai dan berkeinginan untuk memiliki usaha sampingan atau bahkan berwirausaha secara total sehingga menanggalkan statusnya sebagai pekerja menjadi seorang pengusaha. Ada banyak alasan yang melatar belakangi keinginan tersebut, akan tetapi utamanya tentu saja untuk memperbaiki taraf hidup, karena penghasilan yang didapat sebagai seorang pekerja, selalu dirasa jauh untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Hanya saja, banyak orang yang kebingungan saat hendak merintis sebuah usaha. Sebagian orang beralasan, kurang modal yang menjadikan mereka sampai sekarang masih belum menjalankan usaha yang sebenarnya sudah sejak lama direncanakan. Modal utama bagi yang akan merintis usaha, sebenarnya bukanlah uang, melainkan kesungguhan. Bagi orang yang memang bersungguh-sungguh, akan banyak sekali jalan yang bisa ia tempuh untuk bisa sampai pada sesuatu yang ia cita-citakan, atau bahasa singkatnya adalah mudah menghadirkan kreatifitas.

Selain kesungguhan modal awal memulai usaha adalah kejujuran dan keuletan. Godaan untung besar di awal dengan cara menyembunyikan kekurangan dari produk yang ditawarkan adalah sebuah bom waktu yang menghancurkan nama baik kita di masa depan. Lebih baik untung kecil, akan tetapi didapat secara terus menerus, daripada besar akan tetapi hanya sekali saja. Bisnis yang besar biasanya diawali dari kabar mulut ke mulut atau getok tular. Keuletan menjadi faktor penentu bertahan atau tidaknya sebuah usaha. Banyak halangan serta rintangan yang mengajak kita untuk berhenti dan menyerah. Namun dengan kegigihan apapun bisa diraih asal kita tetap ulet berusaha.

Apabila sudah memiliki kesungguhan, kejujuran dan keuletan untuk berwirausaha, maka selanjutnya yang harus menjadi perhatian adalah mengenai ide bisnis. Ide bisnis setiap orang berbeda-beda. Ada yang langsung ingin memiliki sebuah usaha besar, atau ada juga yang ingin usaha kecil-kecilan terlebih dahulu. Namun untuk seorang pemula dalam dunia usaha, sebaiknya diawali dengan usaha yang kecil terlebih dahulu. Sebisa mungkin menghindari meminjam uang sebagai modal awal usaha, karena tingkat kerugian dalam memulai usaha amatlah tinggi.

Usaha yang mulanya kecil merupakan sebuah contoh atau role model, apakah bisa maju dan diteruskan ke depannya. Jika usaha kecil saja kita kesulitan untuk memasarkan produk, bagaimana selanjutnya jika usaha tersebut berbentuk dalam skala besar. Tentunya gambaran kebangkrutan sudah terlihat jelas di depan mata.

Selain itu, ide bisnis, sebaiknya dari jenis pekerjaan yang kita sukai atau berdasarkan hobby, karena dalam melakukannya kita pasti memiliki semangat dan antusias sehingga tidak merasa lelah. Misalnya jika kita hobby memasak, maka berjualan masakan atau kue adalah pilihan yang masuk akal, karena kalau tidak laku pun, produk jualan tersebut bisa kita makan sendiri. Kebiasaan bergabung dalam sebuah komunitas pun bisa dijadikan sebuah ide bisnis. Contohnya kita bergabung di komunitas bulu tangkis, maka berjualan perlengkapan bulu tangkis seperti raket, sepatu dan lainnya bisa jadi pilihan, karena kita telah mengetahui jenis, harga dan kualitas dari masing-masing produk.

Setelah menjalankan sebuah usaha, maka tantangan selanjutnya adalah kepada siapa produk yang kita miliki akan ditawarkan, karena sebaik apa pun sebuah produk, ia akan menjadi produk yang buruk jika tidak bisa dipasarkan. Orang pertama yang bisa kita tawarkan tentu saja dari kalangan keluarga terlebih dahulu, kemudian saudara, tetangga dan yang terakhir teman-teman kita, baik di lingkungan sekolah, pekerjaan maupun Grup WA.

Setelah nama kita dikenal sebagai pedagang sebuah produk tertentu, maka pembelilah yang akan mencari, bukan kita yang harus repot-repot mencari  pembeli. Jika sudah begitu maka memelihara pelanggan adalah tugas terakhir agar usaha yang kita jalankan bisa tetap berjalan.

Baca Juga:

Cari Kerja Memang Susah, tapi Bertahan di Lingkungan Kerja Toxic Juga Nggak Ada Gunanya

Lamongan, Kota yang Tak Pernah Lahir untuk Menjadi Rumah bagi Anak Mudanya

Apabila dalam 6 (enam) bulan tidak ada perkembangan dalam berusaha, yang dalam hal ini omzetnya tidak ada kenaikan atau jalan di tempat, maka tidak perlu ragu untuk putar arah. Bukan menutup usaha dan kembali lagi menjadi pekerja, akan tetapi mencari ide bisnis lain yang sekiranya bisa diterima pasar dan menjanjikan keuntungan secara jangka panjang. Tidak perlu malu apabila bangkrut, karena hal itu adalah sesuatu yang biasa di dalam dunia usaha.

Intinya berusahalah menjadi yang pertama, jika sudah didahului jadilah yang terbaik, dan jika tidak bisa, berusahalah menjadi yang berbeda, tentu saja dalam kebaikan. Dalam memulai usaha, bayang-bayang kegagalan pastilah selalu menghantui. Namun jika kita gagal tujuh kali, bangkitlah delapan kali. Selamat berusaha!

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2022 oleh

Tags: anak mudacari kerjamemulai usahapengusahastartupWirausaha
Suryo Kuncoro

Suryo Kuncoro

ArtikelTerkait

harga teman

Tuntutan “Harga Teman” yang Menyebalkan Dari Orang Sekitar Saat Berjualan

7 Oktober 2019
ootd

Tipe-Tipe Peserta Jalan Sehat Dilihat dari OOTD-nya

16 Agustus 2019
Anak Magang atau PKL Bukan Babu dan Betapa Bahayanya Menormalisasi Itu terminal mojok.co

Balada Anak Magang di Perkantoran

17 Juni 2019
meminjam

Perkara Meminjam: Seperti Apa Pun Bentuknya, Kembalikan

30 Agustus 2019
Suka Duka Membuka Usaha Rental PS di Desa

Suka Duka Membuka Usaha Rental PS di Desa

28 April 2023
Pengusaha UMKM Kini Makin Mudah Go National dengan Layanan Ini! Terminal Mojok.co

Pengusaha UMKM Kini Makin Mudah Go National dengan Layanan Ini!

10 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co

Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran

6 Januari 2026
Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

9 Januari 2026
MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

11 Januari 2026
5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan Mojok.co

5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan

8 Januari 2026
Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.