Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Mempertanyakan Hilangnya Rokok Eceran di Angkringan, Penyelamat Sobat Sebat Saat Kantong Sedang Cekak

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
8 Januari 2025
A A
3 Rekomendasi Angkringan Enak di Sekitaran UIN Raden Mas Said kenbaikan harga beras rokok eceran

3 Rekomendasi Angkringan Enak di Sekitaran UIN Raden Mas Said (Ani Susilowati via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski fenomena ini sebenarnya sudah lama terjadi di angkringan, tapi saya tetap merasa ada yang kurang saat melihat angkringan tak lagi menyediakan rokok eceran. Kayak gimana gitu.

Dulu, masa-masa 2000-2010-an, hampir tiap HIK (sebutan untuk angkringan di daerah Solo Raya) selalu menyediakan rokok eceran. Samsu, Garpit, Jarum Super, 76, adalah merek rokok yang menghiasi gerobak angkringan. Bagi perokok dengan uang super mepet kayak saya, rokok eceran cukup menjadi penolong saat mulut terasa kecut.

Setelah kuliah tahun 2011, saat sudah lumayan punya duit (yang sebenarnya sama saja mepetnya), saya mulai beli rokok bungkusan yang jelas lebih irit kalau dikalkulasi. Tapi saya masih bisa menemukan kotak eceran di gerobak. Hanya saja, di Jogja lumayan jarang saya temui penjual yang menyediakan rokok eceran di gerobaknya.

Sekarang, setidaknya 5 tahun terakhir, hanya sekali saya menemui ada penjual angkringan yang menyediakan rokok eceran. Bahkan HIK di Wonogiri pun kebanyakan sudah tidak menyediakan itu. Hanya satu, itu pun hanya sedia Djarum Super. Sudah tidak bervariasi seperti dulu.

Perasaan tak menyenangkan yang tiba-tiba hinggap

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal itu. Hanya saja, saya merasa ada yang kurang. Sebagaimana manusia pada umumnya, saat bertambah umur, perasaan melankoli kerap muncul pada hal-hal sepele. Salah satunya ya pada keberadaan rokok eceran di HIK yang dulu saya anggap sebagai penyelamat. Bagi saya yang merokok sembunyi-sembunyi saat SMA, sebatang Djarum sudah jadi “pelepas dahaga”.

Segelas es teh dan sebatang Djarum di angkringan setelah berbuka puasa, di masa-masa SMA kelas 3, rasanya jadi hal yang amat menyenangkan.

Ketika kuliah, saat merokok tak lagi sembunyi-sembunyi, perasaan sederhana tersebut menghilang. Apa yang spesial dari merokok sembunyi-sembunyi, wong selalu punya sebungkus di kantong. Tapi saat sudah dewasa dan berkeluarga, meski saya sudah tak aktif merokok seperti dulu, saya justru kangen melihat toples rokok eceran di angkringan.

Ah, jebul tumbuh dewasa itu memang tidak menyenangkan. Kita kadang merindukan hal yang nggak penting-penting amat pada hidup, tapi efeknya lumayan mengganggu.

Baca Juga:

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

Toples berisi rokok eceran yang tak lagi ada

Kalau ditanya apa penyebab penjual angkringan tak lagi jualan rokok eceran, saya kurang tahu. Mungkin karena harga rokok yang melejit (TERIMA KASIH BANGET LHO SRI MULYANI, SUWUN BANGET, SUWUN), keuntungan rokok eceran tak lagi seksi. Orang memilih beli rokok dengan merek nggak jelas, bahkan kadang ilegal, demi melepas stres sembari bercengkerama di angkringan.

Atau mungkin karena larangan menjual rokok eceran yang menurut saya nggak ada masuk akalnya. Tapi ya saya tak bisa menyalahkan penjualnya. Mereka taat aturan, dan memilih untuk tidak ambil risiko.

Tapi apa pun itu, rasanya ada yang kurang saat melihat angkringan tanpa rokok eceran. Mungkin memang itulah bentuk HIK sekarang, dan ya, tak ada salahnya. Lagi-lagi, perasaan nostalgia yang bikin melankoli kadang malah mengganjal dan bikin bertanya-tanya.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Area Banyak Angkringan di Jogja yang Sepi dan Nyaman, Tak Kalah dari Malioboro dan Sekitarnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.a

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2025 oleh

Tags: angkringanlarangan penjualan rokok eceranrokok eceran
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Angkringan Jakarta Bikin Orang Jogja Ngelus Dada Mojok.co

4 Alasan Angkringan Jakarta Bikin Orang Jogja Kecewa

18 Maret 2025
Kasta Minuman di Angkringan yang Paling Diburu sampai yang Dianggap Angin Lalu Terminal Mojok

Kasta Minuman di Angkringan yang Paling Diburu sampai yang Dianggap Angin Lalu

19 November 2022
5 Angkringan Kulon Progo yang Murah, Enak, dan Nyaman terminal mojok.co

5 Angkringan Kulon Progo yang Murah, Enak, dan Nyaman

9 November 2021
UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! upah minimum yogyakarta

Jogja Kini Tak Lagi seperti Penggalan Sajak Joko Pinurbo

21 Mei 2023
7 Angkringan Semi Kafe yang Ada di Kabupaten Bantul dan Sleman terminal mojok.co

7 Angkringan Semi Kafe yang Ada di Kabupaten Bantul dan Sleman

1 November 2021
10 Wisata Kuliner di Dekat Tugu Jogja terminal mojok

10 Wisata Kuliner Dekat Tugu Jogja

12 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.