Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Membayangkan Apa yang Akan Terjadi kalau Tok Dalang Upin Ipin Telah Tiada

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
24 Januari 2025
A A
Anak Muda yang Mau Pensiun Bahagia Harus Belajar dari Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin

Anak Muda yang Mau Pensiun Bahagia Harus Belajar dari Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin (upin ipin fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Opah, Uncle Ah Tong dan Uncle Muthu sedih kehilangan teman masa kecil

Pada Upin Ipin musim 15 yang berjudul “pondok kita”, terkonfirmasi bahwa Tok Dalang, Opah, Ah Tong dan Uncle Muthu adalah teman masa kecil. Saat Tok Dalang, Ah Tong dan Uncle Muthu merenovasi pondok/saung teman bermain anak-anak Kampung Durian Runtuh. Mereka bernostalgia mengenang masa kecil dulu saat mereka main bersama. Saat usia dewasa pun, hubungan mereka masih terjaga dengan baik.

Nah, jika suatu saat beliau yang lebih dulu tiada, Opah, Ah Tong dan Uncle Muthu bakal terpukul kehilangan teman masa kecilnya. Opah bakal sedih ditinggal Tok Dalang karena tidak ada lagi yang bisa diandalkan menjaga cucunya Upin dan Ipin. Sedangkan Ah Tong dan Uncle Muthu sedih karena tidak ada teman ngobrol lagi di kedai. Tidak ada genk trio bapak-bapak lagi, dan tidak ada teman ketika kesusahan sama-sama saling membantu.

Jangan sepelekan perasaan orang tua yang ditinggal kawannya meninggal, teman-teman. Mereka terlihat tegar, tapi sebenarnya mereka jauh lebih hancur di dalam.

Rumah dan aset Tok Dalang bakal diwariskan kepada Badrol Cucunya

Tok Dalang di usia senjanya hidup sebatang kara dirumahnya tanpa ada satu keluarga yang menemani. Anaknya, mantunya dan Badrol cucunya tidak tinggal serumah karena tinggal dan bekerja di luar kota. Anak dan mantu Tok Dalang tidak pernah diperlihatkan lagi menjenguk ke Kampung Durian Runtuh. Sedangkan, cucunya Badrol menjenguk Atok setahun sekali saat hari lebaran.

Jika suatu saat Tok Dalang telah tiada, pastinya rumah, motor, kebun yang berhektar-hektar dan bisnis homestay-nya akan diwariskan kepada keturunannya. Badrol yang merupakan satu-satunya cucu kesayangan Tok Dalang yang bakal mendapatkan warisan itu. Kenapa warisan beliau tidak ke anaknya dulu? Sebab, anaknya sudah mapan. Berbeda dengan Badrol yang baru merintis bisnis dan lulus kuliah. Sehingga kalau Badrol yang mengelola seluruh warisan Tok Dalang, sekaligus meneruskan bisnisnya.

Abang Iz mungkin yang menjadi ketua Kampung Durian Runtuh menggantikan Tok Dalang

Selama Kampung Durian Runtuh berdiri, hanya Tok Dalang satu-satunya kepala Kampung yang memimpin dan tidak pernah digantikan siapa pun. Fyi, beliau tidak pernah diganti sebagai kepala kampung karena kinerjanya sangat memuaskan warga. Banyak kebijakan yang bermanfaat dari Tok Dalang dan beliau pun tidak pernah berbuat tercela.

Kalau beliau sudah tiada, otomatis harus ada pengganti sepadan yang memimpin kepala Kampung Durian Runtuh. Bagi saya yang paling pas dan cocok sebagai pengganti beliau adalah Abang Iz, iya Abang Iz. Sebab karakter yang bernama asli Izham bin Mail ini memiliki kepribadian yang cerdas, penyayang, bijaksana, sabar, telaten dan peduli. Ditambah Abang Iz ini berpendidikan, seorang pebisnis muda dan imam salat di Surau Kampung Durian Runtuh. Jadi, dari segi kapasitas karakter dan latar belakang, Abang Iz cocok menjadi kepala Kampung menggantikan beliau.

Kepedulian Abang Iz kepada sesama manusia bisa kita lihat pada Upin Ipin musim 16 yang berjudul “Rasa Sayang”, yang menceritakan Tok Dalang, Abang Iz dan warga Kampung Durian Runtuh mengadakan santunan bagi mereka yang kurang beruntung, terutama para lansia yang terlantar.

Baca Juga:

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Itulah yang bakal terjadi kalau Tok Dalang sudah tiada. Sebenarnya yang bakal merasa kehilangan bukan hanya Upin, Ipin, Opah, Ah Tong dan Uncle Muthu saja. Tapi, seluruh warga Kampung durian runtuh pun mengalami perasaan yang sama. Kampung Durian Runtuh kehilangan beliau sebagai founding father yang paling berjasa dalam banyak hal.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Nasihat Puasa Opah dalam Serial Upin Ipin yang Sangat Relate, Bukan Sekadar Omong Kosong

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2025 oleh

Tags: Kampung Durian RuntuhopahTok Dalangupin-ipin
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Seandainya Upin Ipin Merantau ke Kediri: Kuliahnya di IAIN, Logatnya Peh-Biuh, dan Jadi Anak Senja Pantai Brantas

Seandainya Upin Ipin Merantau ke Kediri: Kuliahnya di IAIN, Logatnya Peh-Biuh, dan Jadi Anak Senja Pantai Brantas

7 Maret 2024
4 Kampung Durian Runtuh yang Ada di Jember

4 Kampung Durian Runtuh yang Ada di Jember

17 Juni 2023
4 Crazy Rich di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin” yang Patut Dicontoh, Tetap Membumi dan Nggak Medit Mojok.co

4 Crazy Rich di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin” yang Patut Dicontoh, Tetap Membumi dan Nggak Medit

27 April 2024
Membayangkan Orang Tua Upin Upin Masih Hidup, Pasti Kehidupan Mereka Lebih Bahagia Mojok.co

Membayangkan Orang Tua Upin Upin Masih Hidup, Pasti Kehidupan Mereka Lebih Bahagia

12 Juni 2024
3 Teori Mind Blowing yang Menjelaskan Rajoo Jarang Muncul dalam Serial “Upin Ipin” Mojok.co

3 Teori Mind Blowing yang Menjelaskan Rajoo Jarang Muncul dalam Serial “Upin Ipin”

13 April 2024
Seandainya Raju Upin Ipin Tinggal di Mranggen Demak, Begini Nasibnya

Seandainya Raju Upin Ipin Tinggal di Mranggen Demak, Begini Nasibnya

6 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

22 Maret 2026
Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

22 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta Mojok.co

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

22 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.