Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Membandingkan iPhone dengan Android Murah Adalah Perbuatan yang Tidak Bisa Dimaafkan

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
13 Januari 2025
A A
iPhone Kini Cuma Jadi Sumber Penderitaan bagi Penggunanya (Pixabay) android

iPhone Kini Cuma Jadi Sumber Penderitaan bagi Penggunanya (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini, iPhone seakan-akan jadi penanda status sosial seseorang. Ibaratnya, kalau kamu punya iPhone berarti kamu orang kaya. Apalagi kalau kamu punya yang seri boba tiga, langsung dianggap sebagai konglomerat di tongkrongan dan lingkungan. Tapi makin ke sini stigma dan anggapan itu semakin menjadi, bahkan sampai ke titik di mana pengguna Android selalu diremehkan oleh banyak pengguna hape tersebut.

Pengguna iPhone juga sering membandingkan hape mereka dengan Android. Tapi uniknya yang selalu dibandingkan adalah Android murah yang harganya di bawah 4 juta. Tentunya hal ini bikin pengguna Android, termasuk saya sering naik darah. Oleh karena itu, saya menulis artikel ini supaya pengguna iPhone mulai sadar dan matanya mulai terbuka.

Ada harga ada rupa

Saya tahu, Anda tahu, dan tukang parkir pinggir jalan juga tahu kalau iPhone itu barang super mahal. Sebagai contoh, unit baru iPhone 12 yang dijual di iBox dan rilisan 2020 harganya sekitar 7 jutaan. Itu pun varian 64 GB yang merupakan varian paling rendah. Di sisi lain, iPhone 15 Pro series keluaran 2023 dijual dengan harga sekitar 18 sampai 20 juta di iBox.

Dengan harga segitu tentunya iPhone akan memberikan yang terbaik. Mulai dari layar paling cerah, kamera terbaik, sampai performa paling juara. Lah, kalau dibandingkan dengan Android murah  yang harganya 1 sampai 4 juta sudah jelas beda level.

Dalam hal ini, Android murah yang harganya di bawah 4 juta pasti punya banyak kekurangan. Kadang ada yang punya banyak iklan, ada juga yang kameranya nggak terlalu stabil, bahkan ada juga yang kualitas layarnya jelek. Kalau sudah begini, perbandingannya sangat tidak adil.

Sama saja seperti membandingkan Ferrari dengan Innova. Genah kukut!

Android juga banyak yang bagus, nggak kalah lawan iPhone

Pengguna iPhone juga seakan-seakan tutup mata. Umumnya mereka cuma tahu soal eksistensi Android murah macam Poco, Redmi, Itel, Tecno atau Infinix. Lebih parahnya lagi, mereka kira Android itu nggak ada yang mahal. Padahal, hal itu sama sekali nggak benar. Sebaliknya, Android juga punya banyak hape unggulan yang bisa menyaingi sampai mengungguli iPhone di banyak aspek.

Tiap tahun, Samsung selalu mengeluarkan lini flagshipnya yang termasyhur itu. Ada Samsung Galaxy S25 Ultra yang rilis Januari 2025, bahkan ada juga hape lipat seharga puluhan juta bernama Samsung Galaxy Fold. Lah, iPhone mana punya hape lipat?

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Merek-merek “murah” juga mulai unjuk gigi, salah satunya Xiaomi. Tahun 2024 Xiaomi merilis Xiaomi 14 di Indonesia yang mana menggandeng Leica untuk membuat hasil foto dan videonya lebih bagus. Harganya memang nggak semahal Samsung atau Apple, tapi hasil fotonya sangat bisa menyaingi boba tiga iPhone 15 Pro.

Terakhir, di awal tahun 2025 vivo juga merilis X200 series di Indonesia. X200 series sendiri jadi hape yang digadang-gadang punya kualitas foto yang hampir setara dengan DSLR. Klaim itu juga bukan bualan semata. Nyatanya foto dari vivo X200 atau vivo X200 Pro memang juara, bahkan bisa menyaingi iPhone jika berbicara soal foto zoom atau foto malam. Kemampuan pengecasannya juga jauh di atas produk Apple satu ini.

Nah, buat kalian pemuja boba dua atau boba tiga jangan kebanyakan bacot. Nggak semua Android itu busuk, murah, dan kualitasnya sampah. Buka mata kalian, carilah hape Android mahal di marketplace, atau kalau nggak sanggup beli bisa tonton review di YouTube. Android itu beragam, bahkan di beberapa aspek boba kalian nggak ada apa-apanya.

Membandingkan dua hal yang berbeda nggak ada untungnya

Melihat dua fakta tersebut, seharusnya pengguna iPhone bisa tutup mulut dan berhenti membandingkan Android murah dengan iPhone mereka. Lagian, membandingkan dua hal yang sangat berbeda nggak ada untungnya. Komparasi yang dilakukan juga nggak berdasar dan sangat jauh. Istilahnya, nggak apple to apple.

Misal pun mau melakukan perbandingan, bandingkanlah iPhone kalian dengan hape yang sejenis dan harganya nggak jauh beda. Contoh, bandingkan iPhone 15 Pro Max dengan Samsung Galaxy S24 Ultra yang rilis di tahun yang sama dan harganya setara. Atau, bisa juga bandingkan iPhone 15 dengan vivo X100 yang kelasnya sama.

Kalau begitu, tentunya perbandingannya akan adil. Lihat perbedaannya, kelebihannya, dan kekurangannya. Kalau iPhone kalian selalu dibandingkan dengan Android murah sudah bisa dipastikan kalau Android pasti K.O. Sejatinya, semua iPhone itu flagship,kok. Hape flagship nggak bisa dibandingkan sama Android kelas bawah. Otaknya di mana?

Nyatanya, kalian pengguna iPhone cuma mau menghina kan?

Sepengamatan saya, sebenarnya nggak semua pengguna iPhone itu norak dan suka membandingkan iPhone mereka dengan Android murah. Biasanya yang hobi membanding-bandingkan itu kalangan menengah yang beli iPhone dengan mencicil atau mereka yang baru pertama kali punya iPhone.

Umumnya, mereka suka membanding-bandingkan karena FOMO, merasa keren, merasa kaya, dan merasa paling hits dari yang lain. Alhasil, upaya membanding-bandingkan itu dilakukan untuk membuktikan eksistensi mereka. Atau simplenya, mereka cari perhatian dan butuh validasi dari lingkungannya.

Di kasus ekstrem, bahkan persoalan membandingkan ini bisa jadi hinaan. Nggak jarang pengguna iPhone yang rese bisa menghina dan menghardik pengguna Android cuma gara-gara kamera yang jelek, hape yang lemot, atau layar yang kurang responsif. Yang mana buat saya hal tersebut sangat nggak etis, hina, dan immoral.

Sejatinya, hape itu cuma sebatas barang yang dibeli untuk memenuhi kebutuhan. Kadang, ada orang yang nggak butuh iPhone, kadang ada yang lebih suka Android, dan kadang ada yang memang nggak punya duit buat beli hape flagship. Makanya, kalau kamu punya iPhone berhentilah membandingkan hapemu dengan Android murah. Kamu nggak keren, sebaliknya kamu terlihat norak, bodoh, nirempati, dan bagaikan tong kosong berbunyi nyaring.

Penulis: [email protected]
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA iPhone Kini Bukan Lagi Penentu Status Sosial, tapi Sumber Penderitaan bagi Para Penggunanya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2025 oleh

Tags: Androidhape flagshipiphoneperbandingansamsung flagship
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Saya Menyesal Setelah Pindah dari Android ke iOS (Unsplash)

Saya Menyesal Setelah Pindah dari Android ke iOS

4 Januari 2023
Pengalaman Pakai iPhone 8 di Tahun 2025, Penuh Derita walau Disebut-sebut Orang Kaya

Pengalaman Pakai iPhone 8 di Tahun 2025, Penuh Derita walau Disebut-sebut Orang Kaya

27 Juni 2025
Pengalaman Menggunakan Samsung S21+ Selama 2 Tahun Bikin Saya Yakin Mending Beli Flagship Seken ketimbang Hape Midrange Baru hape samsung saber line samsung a06 5g

Pengalaman Menggunakan Samsung S21+ Selama 2 Tahun Bikin Saya Yakin Mending Beli Flagship Seken ketimbang Hape Midrange Baru

2 Oktober 2024
7 Fitur Baru Apple di iOS 15.4 yang Terasa Nggak Guna Terminal Mojok.co

7 Fitur Baru Apple di iOS 15.4 yang Terasa Nggak Guna

18 Maret 2022
4 Rekomendasi iPhone Seken Paling Layak Dibeli Tahun Ini

4 Rekomendasi iPhone Seken Paling Layak Dibeli Tahun Ini

26 Februari 2022
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna iPhone

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna iPhone

16 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Bakpia Kukus Kuliner Jogja yang Palsu dan Cuma Numpang Tenar (Unsplashj)

Dear Wisatawan, Jangan Bangga Berhasil Membawa Oleh-oleh Bakpia Kukus, Itu Cuma Bolu Menyaru Kuliner Jogja yang Salah Branding

21 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Imlek 2026 Kenangan Simbah Mensyukuri Dodol sebagai Rezeki (Wikimedia Commons)

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

17 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.