Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Membandingkan Diffuser vs Humidifier, Awas Jangan Sampai Salah Beli!

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
29 Maret 2021
A A
diffuser vs humidifier terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa minggu lalu, anak saya tiba-tiba terkena flu. Biasalah, namanya anak-anak rentan sekali dengan penyakit satu ini. Dalam setahun, mungkin bisa tiga hingga empat kali anak saya terkena flu. Namun, gara-gara pandemi berkepanjangan ini, semua gejala flu pada anak jadi bikin saya sebagai orang tua paranoid. Ya gimana nggak paranoid, wong gejala awal Covid-19 ya mirip-mirip dengan flu atau yang dikenal juga dengan istilah common cold.

Kebetulan di kamar kami menggunakan AC, dan jelas ruangan ber-AC cenderung kering. Padahal, flu dan batuk bisa semakin menjadi-jadi jika kita berada di ruangan dengan udara kering. Oleh karena itu, suami saya berinisiatif mencari alat yang berfungsi melembapkan udara di kamar. Kebetulan, beberapa saat lalu sedang tren penggunaan diffuser dan humidifier. Bahkan saya juga sering dapat tawaran dari beberapa teman untuk membeli essential oil plus alatnya yang katanya bisa dipakai untuk relaksasi dan meredakan beberapa gejala penyakit.

Nah, sebelum memutuskan untuk membeli, saya berinisiatif mencari tahu soal diffuser vs humidifier. Menurut saya yang orang awam ini, sih, keduanya sama saja. Sama-sama bisa nyemprotin uap air gitu. Hehehe. Namun saya salah, keduanya justru memiliki beberapa perbedaan. Oleh karena itu, supaya jamaah Mojokiyah tersayang nggak kebingungan dan nggak salah beli, saya mau berbagi sedikit perbandingan antara diffuser vs humidifier.

Pertama, dilihat dari segi fungsi, diffuser dan humidifier berbeda. Diffuser berfungsi membersihkan udara dalam ruangan dan menyemprotkan wewangian dari essential oil. Sementara humidifier berfungsi menambah kelembapan udara dalam ruangan. Karena fungsinya yang dapat melembapkan udara, humidifier ini cocok sekali untuk kita yang tinggal di daerah kering atau panas.

Jadi, jika ingin mendapatkan manfaat dari essential oil, gunakan diffuser. Namun, jika ingin melembapkan udara yang juga bermanfaat bagi kesehatan, gunakan humidifier. Bahkan, dilansir dari Alodokter, humidifier juga bermanfaat mencegah sakit tenggorokan, melembapkan kulit dan bibir yang pecah-pecah, hingga meredakan flu dan batuk. Jelas, untuk kamar yang kering karena AC dan anak saya yang sedang terkena flu, humidifier lebih mashoook.

Kedua, diffuser dan humidifier sama-sama menyemprotkan uap air. Bedanya, diffuser mampu menyemprotkan uap essential oil. Humidifier bisa menggunakan essential oil, tapi bukan yang berbahan dasar minyak, hanya essential oil berbahan dasar air.

Diffuser hanya membutuhkan sedikit air. Bahkan ada juga diffuser yang nggak memerlukan air dan fokus mengharumkan ruangan, yakni reed diffuser. Reed diffuser menggunakan stik kayu atau bambu untuk menyerap essential oil dan membuat ruangan lebih wangi sehingga kita dapat merasakan manfaat dari essential oil tersebut. Karena menggunakan stik kayu, reed diffuser ini cocok digunakan kita yang punya anak kecil karena nggak perlu colok-colok ke listrik. Selain itu, reed diffuser juga hemat. Hahaha~

Ketiga, durasi penggunaan diffuser dan humidifier tergantung pada air dalam alat. Selain itu, temperatur ruangan juga turut memengaruhi. Semakin tinggi temperatur ruangan, maka air akan cepat habis. Sebaliknya, jika temperatur ruangan rendah, air nggak akan cepat habis.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Untuk humidifier, biasanya butuh air banyak, bahkan mencapai 3 liter. Makanya bentuk humidifier cenderung lebih besar dan bulky. Sementara diffuser hanya butuh air sekitar 300-500 ml. Reed diffuser malah nggak perlu air dan bisa memberikan wangi yang tahan lama hingga berhari-hari dan berbulan-bulan.

Setelah tahu fungsi dan manfaat utama diffuser vs humidifier, akhirnya saya dan suami memutuskan membeli humidifier. Ya selain karena alasan untuk meredakan gejala flu anak, rasanya kamar kami memang lebih butuh kelembapan dibanding wangi-wangian.

BACA JUGA Ternyata Tidak Semua Orang Suka dengan Aroma Minyak Kayu Putih dan tulisan Intan Ekapratiwi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2021 oleh

Tags: diffuseressential oilhumidifier
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.