Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Memasak Daging Dicampur Bodrex, Teknik Memasak Paling Gila yang Pernah Saya Temui. Nyawa Situ Dobel?

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
22 November 2023
A A
Memasak Daging Dicampur Bodrex, Teknik Memasak Paling Gila yang Pernah Saya Temui. Nyawa Situ Dobel?

Memasak Daging Dicampur Bodrex, Teknik Memasak Paling Gila yang Pernah Saya Temui. Nyawa Situ Dobel? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada yang lebih gila ketimbang memasak daging pakai bodrex agar dagingnya empuk. Udah di luar nalar sih ini, asli

Saya mau cerita tentang metode memasak daging yang menurut saya benar-benar di luar nalar. Bagi yang perutnya nggak kuat, mending skip. Bagi yang penasaran tapi perutnya nggak kuat, mending lanjut. Daripada makin penasaran lho.

Beberapa tahun silam saya berkunjung ke rumah seorang kerabat. Berhubung hubungan kami cukup dekat, saya ikutan ke dapur untuk bantu-bantu memasak. Sebenarnya ya tidak benar-benar membantu, hanya formalitas mengupas bawang sambil ngobrol santai dengan sang istri pemilik rumah.

Waktu itu kebetulan si mbaknya pemilik rumah ini tengah memasak daging sapi. Semuanya terlihat normal-normal saja, hingga di tengah masak saya dibuat terkejut ketika mbaknya itu memasukan sebutir bodrex ke dalam masakannya.

Betul, bodrex. Obat yang itu. Beneran.

Memasak daging pakai bodrex, what?

Saya masih terbengong-bengong untuk beberapa saat. Gimana konsepnya sih, memasak daging kok dikasih bodrex? Ini dagingnya sakit kepala karena diaduk-aduk dengan santan, atau gimana?

Berhubung saya termasuk manusia kepo, jelas saya langsung bertanya kepada mbaknya ini.

“Oh, ini dikasih bodrex biar dagingnya cepat empuk, Mbak!” jelas si mbaknya sambil nyeruput kuah daging yang dimasaknya.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

Saya Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Jurusan Paling Sia-sia dan Selalu Kalah dengan Anak Teknik dan MIPA

“Nggak bahaya tah?”

“Nggak Mbak, ini mah resep tradisional dari zaman nenek saya dulu. Lah, nyatanya saya sekeluarga baik-baik saja sampai sekarang ini.”

Menurut cerita dari mbaknya ini, selain bodrex, bisa juga diganti dengan paracetamol. Paracetamol di dalam bodrex inilah yang nantinya akan membantu si daging agar lebih cepat empuk. Hal seperti ini katanya sudah sangat biasa dilakukan oleh orang di daerah tersebut. Karena umum dilakukan oleh banyak orang, sehingga hal semacam ini tidak termasuk sebagai tindakan abnormal di daerah tersebut.

Plis lah, ada panci presto

Meski saya awam perkara obat-obatan dan bukan orang kesehatan, saya tidak segila itu untuk memasak daging dengan bodrex.

Kayaknya panci presto pun kalau saya ceritain hal seperti ini bakalan ikutan nangis. Kok ya masih ada orang zaman sekarang yang menggunakan konsep semacam ini. Saya mengerti dengan konsep-konsep cara tradisional, tapi yah nggak kayak gini juga tradisionalnya.

Mungkin kalau seperti yang kita tahu tentang teknik atau cara agar menghilangkan pahit pada daun pepaya dengan direbus menggunakan ampo atau tanah liat, itu masih masuk akal. Karena bahan yang digunakan memang merupakan bahan alami. Tapi kalau bodrex? Ya Tuhan.

Pas sesi makan, jelas saya nggak makan dagingnya. Saya mending makan tempenya saja. Bukan karena nggak mau menghormati tuan rumah, tapi nggak mau ambil risiko. Mungkin bagi orang lain nggak apa-apa, tapi buat saya yang tubuhnya ringkih ini dan suka alergi beberapa hal bisa jadi masalah.

Tapi menurut suami saya yang kebetulan makan dagingnya katanya dagingnya memang empuk sekali. Hanya untuk rasa dagingnya jadi agak hambar. Katanya daging dengan bumbu kurang menyatu. Yah, nggak tahu memang ini karena orangnya kurang bisa masak. Atau memang ada efek dari bodrexnya saya juga nggak tahu sih ya.

Jangan dicoba, jangan dilestarikan

Padahal kalau alasannya hanya karena tidak memiliki panci presto, ini bukan perkara yang besar. Nggak harus pake bodrex untuk memasak daging juga sih ya. Pada hakikatnya kalau kita memasak daging dalam waktu yang cukup lama, ya nanti dagingnya bakalan empuk sendiri. Toh saya kalau masak daging juga nggak pakai panci presto, tapi yah dagingnya empuk-empuk aja nggak ada alot-alotnya.

Saya kira ya, hal ini cuma ada di daerah itu saja. Eh jebul beberapa waktu lalu pas saya buka Tiktok ternyata cara memasak daging dengan paracetamol seperti ini memang masih lestari. Saya jadi curiga jangan-jangan kasus keracunan di hajatan gara-gara hal ini apa ya?

Ayolah, jika masih memiliki kebiasaan seperti ini stop ya. Jangan main-main sama kesehatan. Obat itu untuk menyembuhkan penyakit, bukan malah cari penyakit.

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Cara Bikin Daging Empuk Tanpa Presto, Cocok buat Anak Kos!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2023 oleh

Tags: bodrexmemasak dagingParacetamolteknik
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

8 Alasan Kuliah di Jurusan Teknik (Unsplash)

8 Alasan Kuliah di Jurusan Teknik Itu Bagus untuk Masa Depan

8 Maret 2023
10 Gosip Kocak Jurusan Teknik. Yuk, Ketahui Faktanya!

10 Gosip Kocak Jurusan Teknik. Yuk, Ketahui Faktanya!

14 April 2023
Paracetamol, Obat yang Aman tapi Juga “Bahaya” (Unsplash)

Paracetamol, Obat yang Aman tapi Juga “Bahaya”

14 Mei 2023
Drama Puskesmas yang Membuat Pasien Curiga dan Trauma (Unsplash)

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

14 Desember 2025
Saya Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Jurusan Paling Sia-sia dan Selalu Kalah dengan Anak Teknik dan MIPA

Saya Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Jurusan Paling Sia-sia dan Selalu Kalah dengan Anak Teknik dan MIPA

27 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.