Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mall Indramayu Bikin Warganya Nggak Minder Lagi Dibandingkan dengan Cirebon

Muhamad Riski Syarifudin oleh Muhamad Riski Syarifudin
22 Maret 2025
A A
Mall Indramayu Bikin Warganya Nggak Minder Lagi Dibandingkan dengan Cirebon Mojok.co

Mall Indramayu Bikin Warganya Nggak Minder Lagi Dibandingkan dengan Cirebon (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Mereka yang tinggal di kota besar mungkin tidak akan relate dengan pernyataan ini. Keberadaan mal atau pusat perbelanjaan bisa jadi kebanggaan warga. Kehadiran mal bisa jadi tanda bahwa suatu daerah sudah maju. Siapa sih yang nggak senang tinggal di sebuah daerah yang dianggap maju? Itulah yang diraskaan warga melalui Mall Indramayu.

Setelah penantian selama lebih dari 7 tahun, mal yang terletak di Jalan Gatot Subroto itu akhirnya diresmikan pada 6 Maret 2025 lalu.  Asal tahu saja, proyek Mall Indramayu sebenarnya sudah dimulai sejak 2018. Namun, proyek itu sempat mandek beberapa waktu karena berbagai alasan. Salah satunya karena pandemi. Bahkan, pembangunan mal ini sempat disebut sebagai proyek mangkrak saking lamanya. 

ADVERTISEMENT

Itu mengapa, wajar saja kalau euforia saat soft opening Mall Indramayu begitu terasa. Warga memenuhi mal hingga penuh sesak. Beberapa pejabat hadir, termasuk Bupati Lucky Hakim juga hadir.  

Sedikit lebih percaya diri mengaku dari Indramayu

Seperti yang sudah saya singgung di awal, hal ini mungkin nggak relate dengan orang-orang yang sejak kecil tinggal di kota besar. Di mana berbagai fasilitas berkembang dengan pesat, termasuk tempat-tempat perbelanjaan seperti mal. Bagi orang yang tinggal di kabupaten seperti Indramayu, fasilitas yang berkembang pesat seperti itu adalah kemewahan dan pantas dibanggakan. 

Itu mengapa, kehadiran Mall Indramayu ini membuat warganya sedikit besar hati. Walaupun kadang orang-orang nggak tahu persis lokasi kabupaten, kni kami bisa menyebutkan Indramayu ini dengan sedikit bangga. Sebab, daerah ini sudah punya mal yang artinya bisalah disandingkan dengan Cirebon atau daerah-daerah lain. 

Selain perasaan bangga, kehadiran mal ini benar-benar memudahkan warga dalam mencari hiburan ala kota. Asal tahu saja, sebelum ada mall ini, warga Indramayu yang pengen nonton film terbaru harus ke Cirebon terlebih dahulu. Itu pun setelah melewati banyak pertimbangan. Waktu tempuh, tenaga, dan ongkos. Jarak Indramayu-Cirebon itu sekitar 2 jam. Kalau film dimulai jam 14.00 WIB berarti paling lambat jam 12.00 WIB harus sudah berangkat.

Jalan Pantura juga bukan jalur yang santai. Siap-siap ketemu jalan berlubang, panas terik, plus kalau naik motor, bonus makeup luntur, rambut lepek, dan badan bau matahari. Belum lagi kalau kena semprot asap truk di jalan. Semuanya kesulitan itu tidak perlu lagi dilewati warga Indramayu yang hendak mencari hiburan ala kota. Warga tinggal menuju Jalan Gatot Subroto, semuanya sudah ada di sana. Benar-benar bisa diadu dengan mal-mal Cirebon.

Berharap ada lebih banyak lowongan pekerjaan dengan kehadiran Mall Indramayu

Selain memudahkan warga, kehadiran mall Indramayu bisa jadi harapan lapangan kerja baru. Asal tahu saja, mengelola mal perlu banyak tenaga kerja. Mulai dari mereka yang bekerja langsung di mal seperti satpam, kasir, waiters, OB hingga mereka yang duduk di manajemen.

Baca Juga:

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

 Saya harap posisi-posisi itu bisa diisi oleh warga Indramayu, sebab warga begitu membutuhkannya. Asal tahu saja, menurut Badan Pusat Statistik, Indramayu sempat masuk daftar kabupaten termiskin se-Jawa Barat. Kehadiran lapangan kerja baru setidaknya bisa membuka peluang bagi warga untuk memperbaiki kondisi ekonominya. Warga jadi punya lebih banyak pilihan lapangan kerja selain merantau ke kota atau jadi TKI seperti yang selama ini biasa dilakukan

Itu mengapa, saya berharap betul, mal ini tidak hanya ramai di awal saja. Itu mengapa berbagai pelayananya perlu selalu dikontrol seperti tempat parkir, kebersihan, keramahan para pegawainya,  dan fasilitas harus selalu dikontrol. Bahkan saya harap, mal ini tidak hanya jadi tempat belanja, tapi juga bisa digunakan sebagai tempat penyelenggaraan event. Ya, seperti mal-mal di kota-kota besar pada umumnya. 

Pokoknya, Mall Indramayu perlu dibuat sehidup mungkin supaya selalu menarik. Sebab, selain jadi kebanggan warga, mal bisa menjadi sumber penghidupan bagi beberapa orang.  Jangan sampai beberapa tahun lagi, kita malah balik iri lagi dengan Cirebon dan malnya yang “hidup” itu. 

Penulis: Muhamad Riski Syarifudin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Tanda Kalian Nggak Cocok Hidup di Indramayu Jawa Barat, Pikir Dua Kali Sebelum Tinggal di Sana

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2025 oleh

Tags: cirebonIndramayuMalmall cirebonmall indramayu
Muhamad Riski Syarifudin

Muhamad Riski Syarifudin

Mahasiswa UIN yang tidak islami, penggemar one piece. Tinggal di Cirebom yang membawa keresahan dari kaki gunung hingga ke meja tulis.

ArtikelTerkait

Plasa Simpang Lima Semarang, Mall Tertua di Jawa Tengah yang Kini Bernasib Mengenaskan

Plasa Simpang Lima Semarang, Mall Tertua di Jawa Tengah yang Kini Mengenaskan

7 April 2024
Goa Sunyaragi Cirebon, Bangunan Mirip Candi yang Bentuk dan Arsitekturnya di Luar Nalar

Goa Sunyaragi Cirebon, Bangunan Mirip Candi yang Bentuk dan Arsitekturnya di Luar Nalar

1 Februari 2024
Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

24 Desember 2025
Jadi Penjaga Toilet Mal Nggak Melulu Menyedihkan, Banyak Juga Privilese yang Didapat Mojok.co

Jadi Penjaga Toilet Mal Nggak Melulu Menyedihkan, Banyak Juga Privilese yang Didapat

23 Maret 2024
Jalur Pantura Indramayu, Jalur Penghubung Jakarta dan Cirebon yang Penuh Tantangan dan Segudang Masalah

Pantura Indramayu dan Kisah Pilu Radiator Springs-nya Jawa: Dulu Dicinta, Kini Cuma Jadi Sejarah

9 November 2025
Bangkalan Plaza Madura, Mal Kebanggaan Orang Bangkalan yang Hidup Segan, Mati Tak Mau

Bangkalan Plaza Madura, Mal Kebanggaan Orang Bangkalan yang Hidup Segan, Mati Tak Mau

27 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026
Sleman Tanpa UGM dan UNY Cuma Jadi Kabupaten Sunyi dan Mati

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

26 Juli 2026
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

26 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.