Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Mal Jakarta Timur seperti dari “Planet yang Lain” Dibanding Mal Jakarta Selatan

Ken Elsaning Savitri oleh Ken Elsaning Savitri
10 Oktober 2024
A A
Mal Jakarta Timur seperti dari “Planet yang Lain” Dibanding Mal Jakarta Selatan Mojok.co

Mal Jakarta Timur seperti dari “Planet yang Lain” Dibanding Mal Jakarta Selatan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penggalan lirik lagu Sal Priadi “sepertinya kau memang dari planet yang lain” cocok untuk menggambarkan mal-mal di Jakarta Timur. Dibandingkan dengan mal-mal di Jakarta Selatan yang lekat dengan citra fancy, mal-mal di Jaktim benar-benar kebalikannya. 

Di Jakarta Selatan, mal bukan sekadar tempat belanja. Mal juga menjadi ajang eksistensi, mulai dari pakaian yang digunakan hingga tempat-tempat nongkrong yang dipilih. Nggak heran kalau banyak titik yang di mal-mal Jaksel yang begitu Instagram-able. Spot ini jelas berguna untuk menunjang eksistensi orang-orang yang datang. 

Kondisinya jauh berbeda ketika menginjakkan kaki di mal-mal Jakarta Timur. Di sana mal benar-benar dijadikan ajang belanja saja. Lebih buruknya lagi, jadi tempat berteduh setelah seharian terpapar cahaya matahari dan debu jalanan Jaktim.  

Masuk mal seperti menonton catwalk

Satu hal yang paling terasa ketika masuk mal di Jaksel adalah pengunjung yang datang banyak yang modis. Kalau tidak percaya, coba saja datang ke PIM atau Senayan City. Ketika masuk kalian seperti sedang berada di acara fashion saking beragam pakaian yang dikenakan pengunjung mal. Termasuk, logo merek ternama yang begitu mudah ditemui. 

Selain penampilan pengunjungnya, gerai-gerai mal Jaksel juga lebih mewah daripada mal Jaktim. Ada banyak pilihan kafe dan restoran ternama dengan desain gerai yang instagramable. Makanan dan minumannya disajikan begitu rupa, sangat cocok dijadikan konten. 

Jakarta Timur, malnya pejuang keluarga

Kondisinya jauh berbeda dengan Jakarta Timur. Fungsi Mal benar-benar berbeda. Mal di Jaktim lebih kayak perpanjangan dari pasar grosir atau tempat kumpul anak-anak muda yang lagi nunggu hujan reda. Orang datang bukan buat nongkrong fancy, tapi buat belanja kebutuhan sehari-hari atau sekadar service HP yang layarnya retak. 

Kalian tidak percaya? Coba saja mampir ke Tamini Square. Apa yang pertama kamu temui? Bukan toko parfum mewah atau baju bermerek, tapi mbak-mbak yang jual daster dan sederet kain lainnya. Mau kaos, kemeja, baju tidur, daleman, sampai sprei juga ada. Belum lagi konter servis jam tangan yang berjajar berderet. Orang-orang di sini nggak butuh coffee shop mewah dengan harga segelas kopi setara tiket nonton XXI, butuhnya hanya bertahan hidup.

Sedikit cerita, waktu itu saya pernah pergi berdua dengan teman saya ke Lippo Mall Kramat Jati. Suasananya lebih mirip pasar malam ketimbang mal. Kenapa? Karena waktu itu di parkiran depan mall ada bianglala dan sederet mainan anak-anak khas pasar malam. Belum lagi tentang outfit yang dikenakan. Kebetulan waktu itu teman saya ini outfitnya sangat JakSel. Typical mbak-mbak JakSel gitu lah. Sontak saja jadi pusat perhatian disitu. Diliatin sama banyak orang dari atas sampai bawah. Mungkin dikira salah gaul kali ya?

Baca Juga:

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung

Dua dunia yang berbeda

Kenyataannya, mall di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur itu kayak dua galaksi yang jauh banget. Dipisah cuma sama jalan tol, tapi beda atmosfernya. Di Selatan, kamu bisa makan sushi sambil nunggu pameran mobil sport terbaru. Di Timur? Kamu mungkin sibuk nawar harga ke mbak-mbak yang jualan gamis. Padahal mall, tapi tetep bisa nawar.

Ya begitulah Jakarta. Di sisi selatan, orang-orang beli kopi fancy sambil nunggu meeting penting yang nggak jelas kapan mulainya. Di Timur, orang-orang duduk santai sambil makan nasi padang seharga parkir mobil di mall elite.

Penulis: Ken Elsaning Savitri
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Alasan Mal Jadul, Galeria Mall, Masih Digemari Orang Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2024 oleh

Tags: jakarta selatanJakarta Timurjakseljaktimmal jakarta selatanmal jakarta timurmal jakselmal jaktim
Ken Elsaning Savitri

Ken Elsaning Savitri

Peminat Ilmu Komunikasi & Seni Persuasi. Mampu memenangkan debat dan negosiasi dengan siapa saja, kecuali saat berhadapan dengan keinginan self-reward diri sendiri

ArtikelTerkait

Flyover Pasar Rebo Jakarta Timur, Flyover Paling Ikonik Se-Jakarta Mojok.co

Flyover Pasar Rebo Jakarta Timur, Flyover Paling Ikonik Se-Jakarta

20 Desember 2023
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung

11 Februari 2026
Cilandak vs Cipayung: Sama-sama Daerah Pinggiran Jakarta, tapi Vibe-nya Beda Jauh, Cilandak Lebih Mahal, Lebih Mewah!

Cilandak vs Cipayung: Sama-sama Daerah Pinggiran Jakarta, tapi Vibe-nya Beda Jauh, Cilandak Lebih Mahal, Lebih Mewah!

1 Juli 2025
Terminal Pondok Pinang: Terminal Paling Sibuk di Jakarta Selatan, tapi Nggak Diperhatikan Pemerintah karena Cuma Dianggap Terminal Bayangan

Terminal Pondok Pinang: Terminal Paling Sibuk di Jakarta Selatan, tapi Nggak Diperhatikan Pemerintah karena Cuma Dianggap Terminal Bayangan

7 Agustus 2024
Semarang Kota Terbaik di Indonesia Versi Universitas Indonesia. (Unsplash.com)

Semarang Kota Terbaik di Indonesia Versi Universitas Indonesia

25 Juli 2022
jakarta selatan

Here’s Bumi Manusia for Millenials Jakarta Selatan

19 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.