Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

Sidya Yatra Subhiksa oleh Sidya Yatra Subhiksa
1 Maret 2024
A A
4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Soto Jowo, soto dengan potongan kentang rebus berpadu daging ayam kampung

Warga Malang sudah sangat familier dengan soto khas Lamongan. Bahkan soto Lamongan seolah sudah menjadi pakem bagi hidangan soto yang dijual di Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur pada umumnya. Akan tetapi, mungkin ada yang belum menyadari bahwa di Kota Apel ini ada varian soto yang khas dan dikenal dengan nama soto Jowo.

Makanan khas Malang ini termasuk tipe soto berkuah bening mirip soto Lamongan atau soto Madura. Bedanya adalah aroma dari koya yang berasal dari serundeng yang disangrai sampai kering dan potongan kentang rebus sebagai pelengkap. Soto Jowo biasanya adalah adalah soto ayam. Daging ayam yang digunakan umumnya ayam kampung.

Warung soto Jowo yang terkenal di sini adalah Soto Ayam Jalan Lombok yang berlokasi di Jalan Lombok No. 1, Kasin, Kecamatan Klojen. Selain di Jalan Lombok, warung soto ini juga punya beberapa cabang, salah satunya di Jalan Raya Tlogomas No. 50, Kecamatan Lowokwaru, yang dekat dengan kawasan kampus.

#3 Warga Malang belum tentu pernah makan di cabang pertama Bakso Kota Cak Man

Makanan khas Malang selanjutnya adalah bakso. Dan kita tahu bahwa kota ini layak dijuluki sebagai kota bakso. No debat. Selain dikenal sebagai barometer musik rock di Indonesia, Kota ini seharusnya juga diakui sebagai barometer perbaksoan. Di sini mungkin ada ribuan penjual bakso, termasuk penjual bakso pikulan dan gerobakan yang beredar secara terbatas di wilayah permukiman.

Ketika ada wisatawan atau pendatang bertanya tempat makan bakso yang recommended, biasanya yang menjadi top list adalah warung-warung bakso yang biasanya didatangi wisatawan. Namun, ada satu warung bakso mainstream yang justru jarang direkomendasikan warga lokal. Bahkan mungkin ada orang Malang yang belum pernah ke sana. Warung bakso yang saya maksud adalah Bakso Kota Cak Man.

Eh, tapi kan Bakso Kota Cak Man warungnya banyak ada di mana-mana. Bahkan di berbagai mall di kota besar ada outletnya. Yang saya maksud di sini adalah warung Bakso Kota Cak Man nomor 1 alias warung pertama dari outlet Bakso Kota Cak Man yang berlokasi di Jalan Bantaran, Gaes.

Yang bikin tempat ini istimewa adalah ini warung pertama dari Bakso Kota Cak Man yang sudah melegenda. Varian isi baksonya paling lengkap dibandingkan warung bakso lain. Di sini, pembeli bisa memilih sendiri isian baksonya, kemudian oleh penjual bakso dipotong-potong sebelum disiram kuah. Cara penyajian bakso Malang seperti ini cukup langka.

Untuk merasakan sensasi makan makanan khas Malang satu ini di warung pertamanya, silakan datang ke Jalan Bantaran 1 No. 4, Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru.

Baca Juga:

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

#4 Makanan khas Malang yang justru jarang direkomendasikan kepada pendatang dan wisatawan, Pangsit Mie

Pangsit mie atau bakmie di Kota Malang dikenal juga dengan nama cwi mie. Berbeda dengan mie atau bakmie di kota lain, misalnya mie ayam khas Wonogiri, Jakarta, atau bakmi Jawa, pangsit mie khas Malang bercita rasa gurih.

“Rasa vetsin!” begitu kata seorang chef di sebuah acara TV nasional beberapa tahun lalu ketika ditanya pendapatnya soal makanan khas Malang satu ini.

Ya memang rasa kuah mie khas Kota Malang ini adalah rasa gurih yang berasal dari penggunaan micin dosis tinggi. Makanya rasa pangsit mie Malang bikin kecanduan dan ngangenin bagi warga Malang yang merantau ke kota atau negara lain. Pangsit mie Malang disajikan dengan kerupuk pangsit dan taburan daging ayam gurih yang dicincang kering

Sayangnya, makanan khas Malang ini justru jarang direkomendasikan kepada para wisatawan atau pendatang. Sebenarnya ada banyak warung pangsit mie yang bisa dicicipi di Kota Malang, tapi apabila ingin mencicipi di tempat yang cukup legendaris dan proper, kita bisa datang ke depot Pangsit Mie Bromo Pokok yang berlokasi di Jalan Patimura No. 53, Kecamatan Klojen.

Itulah keempat rekomendasi makanan khas Malang yang justru jarang direkomendasikan kepada pendatang dan wisatawan. Cobalah mencicipi salah satunya kalau berkunjung ke Malang. Dijamin, rasanya nggak akan terlupakan.

Penulis: Sidya Yatra Subhiksa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Kuliner Malang Selain Bakso yang Sayang untuk Dilewatkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 Maret 2024 oleh

Tags: bakso Malangcwie miejawa timurkota malangMakananmakanan khasMalangorem-orem
Sidya Yatra Subhiksa

Sidya Yatra Subhiksa

Arek Malang yang tinggal di Jakarta.

ArtikelTerkait

Penjual Jipang Keliling di Surabaya Meski Kekurangan Tetap Ikhlas Berbagi Rezeki di Bulan Ramadan

Penjual Jipang Keliling di Surabaya: Meski Kekurangan, Berharap Bisa Bagi-bagi Sandal Jepit kepada Pedagang Keliling Lain di Bulan Ramadan

15 Maret 2024
Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang terminal mojok.co

Fenomena Persaingan Bahasa Kediri dan Jakarta dalam Tongkrongan di Malang

8 Juli 2020
Jalan Mergan Lori Malang Macetnya Bikin Frustasi, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya (Mojok.co)

Jalan Mergan Lori Malang Macetnya Bikin Frustasi, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya

2 November 2023
Jalur Wlingi-Karangkates, Penghubung Blitar dan Malang yang Indah tapi Mengancam Nyawa Pengguna Jalan

Jalur Wlingi-Karangkates, Penghubung Blitar dan Malang yang Indah tapi Mengancam Nyawa Pengguna Jalan

17 Desember 2025
Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

8 Desember 2025
menu

Tak Ada Kata ‘Aja’ di Menu Selera Pilihanmu

22 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.