Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

LRT Jalur Cibubur Nggak Seburuk Itu, Justru Menyelamatkan Warga yang Sudah Muak dengan Kemacetan Tol Jagorawi

Dessy Liestiyani oleh Dessy Liestiyani
9 April 2024
A A
LRT Jalur Cibubur Nggak Seburuk Itu, Justru Menyelamatkan Warga yang Sudah Muak dengan Kemacetan Tol Jagorawi

LRT Jalur Cibubur Nggak Seburuk Itu, Justru Menyelamatkan Warga yang Sudah Muak dengan Kemacetan Tol Jagorawi (RasyaAbhirama13 via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya membaca artikel di Terminal Mojok tentang LRT Cibubur Line (jalur Cibubur). Dari artikel tersebut saya menangkap bahwa sang penulis, Mas Marshel, kecewa dengan keberadaan moda transportasi ini. Hal-hal seperti jauhnya jarak stasiun ke permukiman, akses pejalan kaki yang tidak elit, tidak ada feeder, atau jarak antar-stasiun yang dirasa tidak proporsional cukup membuat Mas Marshel muntab.

Sebagai warga Cibubur, saya menyayangkan hal ini. Maksudnya, saya menyayangkan keberadaan LRT jalur Cibubur ini tidak bisa membuat Mas Marshel bahagia, tidak seperti saya. Biar saya ceritakan sebabnya.

LRT Cibubur adalah harapan warga yang sudah muak dengan kemacetan tol Jagorawi

Cibubur sudah jadi daerah “jajahan” sejak saya menikah 2008 lalu. Sejak itu, tol Jagorawi yang di jam-jam tertentu macet mampus itu saja sudah saya anggap sebagai “pahlawan”, jika saya harus bolak-balik dari Cibubur ke kantor, belanja, atau sekadar nongkrong di jantung Jakarta.

Sebenarnya banyak akses menuju jantung kota. Tapi tol Jagorawi menjadi akses yang paling mumpuni bagi saya. Meskipun waktu tempuh ke tujuan bisa lebih dari satu jam, baik naik kendaraan pribadi maupun transportasi publik seperti Transjakarta atau bus Mayasari Bakti.

Sampai akhirnya sekitar tahun 2016, proyek LRT jalur Cibubur mulai dikerjakan. Tiang-tiang pancang yang berderet sepanjang jalan itu memberikan harapan bagi saya yang semakin letih bersahabat dengan kemacetan tol Jagorawi. Tak usah heran kalau selama bertahun-tahun melewati tol ini saya berdoa dalam hati supaya LRT ini cepat beroperasi.

Sebenarnya Cibubur sudah memiliki cukup banyak transportasi publik. Sebut saja angkot, mikrotrans Jaklingko, bus AKAP, feeder, Transjakarta, sampai bus yang langsung ke Bandara Soekarno-Hatta pun ada. Kendaraan-kendaraan umum yang mengarah Jakarta melalui tol Jagorawi selama ini ngetem di seberang Cibubur Junction. Di pinggir jalan inilah saya dan penumpang lainnya biasa menunggu bus, berpanas-panas ria karena tidak ada ruang publik yang bisa kami pakai untuk menunggu.

Jika tidak ingin kena macet parah tol Jagorawi, biasanya saya akan berangkat di luar jam-jam sibuk. Tapi konsekuensinya, saya harus sabar menunggu karena frekuensi bus yang saya tunggu lebih sedikit di luar jam-jam sibuk ini. Saya pernah hampir satu jam kepanasan di pinggir jalan menunggu bus yang tidak datang-datang, sampai akhirnya tidak tahan dengan kondisi itu dan terpaksa naik taksi juga supaya tidak terlambat.

Bahagianya saya begitu LRT beroperasi

Tinggal di Cibubur membuat saya harus siap meluangkan waktu paling tidak dua jam menuju pusat Jakarta. Dan itu melelahkan.

Baca Juga:

Mall Cibubur Junction Menolak Mati dengan Terus Beradaptasi hingga Berhasil Raih Apresiasi

LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

Pengalaman saya tinggal di Cibubur selama ini membuat saya menyadari betapa perlunya warga Cibubur akan sarana dan prasarana transportasi yang lebih baik lagi. Tidak hanya moda transportasi yang anti macet dengan jadwal yang lebih pasti, tapi juga fasilitas menunggu yang lebih nyaman. Jadi ketika LRT jalur Cibubur yang saya tunggu-tunggu akhirnya beroperasi, kalian bisa bayangkan betapa bahagianya saya.

Perasaan bahagia ini membuat saya bisa menerima bagaimanapun kondisi LRT jalur Cibubur saat ini. Kalau Mas Marshel mengeluhkan tidak nyamannya berjalan kaki di terik matahari ditemani batu, kerikil, pasir, hingga kubangan lumpur, saya sama sekali tidak keberatan dengan hal itu. Toh, pada akhirnya saya bisa menumpang moda transportasi yang sudah jelas keberangkatannya. Bagi saya hal itu lebih baik daripada menunggu bus tujuan di pinggir jalan yang entah kapan datangnya.

Perkara akses yang tidak elite menurut beliau, bagi saya itu proses saja. LRT jalur Cibubur ini baru beroperasi Agustus 2023. Belum satu tahun juga umurnya. Saya yakin secara bertahap akan ada peningkatan fasilitas untuk kenyamanan penumpangnya. Sabar saja!

Selain itu, untuk mencapai Stasiun Harjamukti—stasiun terakhir LRT jalur Cibubur—menurut saya tidak terlalu merepotkan. Ada dua mikrotrans Jaklingko yang melewati Stasiun Harjamukti ini, yaitu nomor 73 rute Jambore ke Pasar Rebo, dan nomor 28 rute Wiladatika ke Pasar Rebo. Kalau mau lebih nyaman bisa naik taksi atau transportasi online.

Sekitar dua bulan lalu ketika saya turun di stasiun ini sore hari saya juga menjumpai feeder bus Kota Wisata—salah satu perumahan di kawasan Cibubur. Saya rasa ke depannya akan lebih banyak lagi perumahan-perumahan lain yang memfasilitasi bus-bus feeder seperti ini ke Stasiun Harjamukti.

Wajar kalau tidak bisa membahagiakan semua orang

Saya pernah mendengar bahwa di mana pun, pembangunan yang dilaksanakan pemerintah tidak akan mungkin bisa 100 persen termanfaatkan. Saya meyakini hal itu. Tidak semua rakyat bisa memanfaatkannya, menikmatinya, bahkan mungkin ada juga pihak-pihak yang merasa dirugikan. Termasuk keberadaan LRT jalur Cibubur ini.

Saya menyesali Mas Marshel yang sepertinya belum bisa menikmati keberadaan moda transportasi ini. Jika beliau mengeluhkan kondisi stasiun yang panasnya seperti neraka, kok saya tidak mengalami hal itu ya? Biasa saja.

Selain itu, banyaknya stasiun pemberhentian bagi saya justru menguntungkan karena saya bisa memilih stasiun yang lebih dekat dengan tujuan akhir saya. Itu saja sudah melampaui ekspektasi saya sebelumnya. Bagi saya, sejak pertama kali beroperasi keberadaan LRT jalur Cibubur benar-benar nyata membantu mobilitas saya.

Penulis: Dessy Liestiyani
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2024 oleh

Tags: cibuburLRTLRT Jalur Cibuburstasiun LRTtol jagorawi
Dessy Liestiyani

Dessy Liestiyani

Tinggal di Bukittinggi. Wiraswasta, mantan kru televisi, penikmat musik dan film.

ArtikelTerkait

3 Alasan Cibubur Jadi Kelurahan dengan Fasilitas Paling Lengkap

3 Alasan Cibubur Jadi Kelurahan dengan Fasilitas Paling Lengkap

29 Juni 2022
Cibubur, Daerah yang Paling Sering Digunakan Developer sebagai Nama Perumahan

Cibubur, Daerah yang Paling Sering Digunakan Developer sebagai Nama Perumahan

6 Desember 2023
Mall Cibubur Junction Menolak Mati dengan Terus Beradaptasi hingga Berhasil Raih Apresiasi

Mall Cibubur Junction Menolak Mati dengan Terus Beradaptasi hingga Berhasil Raih Apresiasi

30 September 2024
6 Tipe Penumpang LRT Palembang Terminal Mojok

6 Tipe Penumpang LRT Palembang yang Sering Saya Jumpai

6 Agustus 2022
4 Hal yang Paling Saya Banggakan dari Palembang

4 Hal yang Paling Saya Banggakan dari Palembang

25 Juni 2022
Penderitaan Warga Cibubur: Transportasi Umum Sulit, Krisis Identitas pula

Penderitaan Warga Cibubur: Transportasi Umum Sulit, Krisis Identitas pula

6 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.