Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

Marshel Leonard Nanlohy oleh Marshel Leonard Nanlohy
3 April 2024
A A
Rute LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

Rute LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik (Dwifa Bagaskoro via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Fasilitas sulit, akses pun sama sulitnya. Elitnya LRT Jalur Cibubur di mana?

Keluhan pertama muncul dari ketidakmampuan LRT memberikan akses bagi masyarakatnya. Lha, ya, gimana? Wong jarak dari stasiun ke pusat permukiman warga saja jauhnya minta ampun. Meskipun dekat, beberapa stasiun seperti Ciracas dan Harjamukti tidak mendapatkan feeder atau transportasi sejenisnya.

Teruntuk Anda yang pernah naik LRT Jalur Cibubur, tentu bisa memahami rasanya berjalan di tengah terik matahari, ditemani oleh batu, kerikil, pasir, hingga kubangan lumpur. Bahkan, beberapa akses pejalan kaki menuju stasiun LRT Jalur Cibubur akan tergenang air ketika diguyur hujan. Nggak elit banget, deh!

Rasanya sulit bagi masyarakat untuk sampai di stasiun LRT tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Pada akhirnya, tumpukan kendaraan mulai dari motor dan mobil tumpah menyeruak di area sekitar stasiun.

Secara logis, hal ini akan menimbulkan macet dan penumpukan volume kendaraan di jam-jam padat penumpang (rush hour). Transportasi umum yang tadinya ditujukan untuk mengurai kemacetan, eh, justru jadi sumber kemacetan.

Satu masalah terselesaikan, seribu masalah lainnya muncul, begitu seterusnya. Terus, elitnya di mana? Mungkin lagi sibuk menghitung omzet tahunan sewa apartemen, ups…

Transportasi publik atau feeder apartemen?

Hal yang menurut saya tidak kalah absurd-nya adalah lokasi dari stasiun yang jaraknya bisa dibilang tidak merata, atau bahkan tidak proporsional. Bayangkan saja, total jarak stasiun LRT Jalur Cibubur di Ciracas, TMII, dan Kampung Rambutan jika dijumlahkan seluruhnya hanya sekitar 3,5 kilometer saja. Padahal, jarak dari stasiun LRT Harjamukti ke Ciracas mencapai 5,7 kilometer alias hampir 6 kilometer, lho!

Tidak hanya itu, penataan stasiun yang paling buruk, bahkan menumpuk, menurut saya dimulai dari stasiun LRT Cawang. Gila aja, dengan jarak hanya sekitar 1,6 kilometer saja, Anda dapat menemukan tiga stasiun LRT yang berbeda-beda! Apa nggak mubazir itu?

Nih, ya, surga transportasi umum tuh bukan berarti harus banyak stasiunnya supaya terkesan “banyak pilihan”. Bayangin, warga yang tinggal di daerah Kramat Jati (sekitar stasiun TMII hingga Cawang) tidak diperhitungkan untuk dibuatkan stasiun sendiri.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Padahal, ya, jumlah penduduk di Kramat Jati menurut data BPS tahun 2022 mencapai 301,271 jiwa. Hanya terpaut beberapa angka dari jumlah penduduk di Ciracas (303.325 jiwa) dan penduduk di Cipayung (295,829 jiwa).

Alih-alih membangun akses di dekat tempat padat penduduk dan high potential seperti di Kramat Jati dan Kelapa Dua Wetan, stasiun LRT Jalur Cibubur malah berada di tempat-tempat yang kosong dan pas buat dibangun properti. Terkesan sangat properti-sentris, kok bisa?

Jangan bilang-bilang, tapi entah kebetulan atau bukan, isunya transportasi publik yang satu ini hanya dimanfaatkan sebagai aji mumpung buat feeder apartemen saja, lho! Pernah dengar Apartemen LRT City? Xixixi, ngeri, kan?

Harapan saya untuk LRT Jalur Cibubur…

Tidak perlu muluk-muluk, saya yakin, pasti semua pengguna LRT Jalur Cibubur memiliki keluhan yang sama seperti apa yang sudah saya luapkan di atas. Pada prinsipnya, penataan akses transportasi publik lebih penting dari penambahan frekuensi perjalanan.

Hal-hal kecil seperti kenyamanan, efisiensi, konektivitas, aksesibilitas, integrasi, dan pelayanan yang inklusif harus lebih diperhatikan. Saya sudah cukup maklum dengan stasiun Harjamukti yang panasnya kayak dijilat neraka kalau siang hari bolong.

Tolong jangan paksa saya untuk menggunakan pemakluman lainnya. Lha, gimana, kalian sendiri yang membuat masalah itu muncul, kok malah komplain karena kesulitan mengejar target penumpang? Pelayanan aksesibel, terintegrasi, dan inklusif Itu sudah bare minimum, Bos!

Ternyata benar, tidak hanya perumahan yang bisa menyandang status gated community, saya yakin Stasiun LRT Ciracas sedikit lagi akan menyandang stasiun gated community.

Penulis: Marshel Leonard Nanlohy
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rekomendasi Warna untuk Stasiun LRT Jabodebek selain Oranye.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 April 2024 oleh

Tags: cibuburLRTLRT Jalur Cibuburpilihan redaksistasiun LRTtransportasi publiktransportasi umum
Marshel Leonard Nanlohy

Marshel Leonard Nanlohy

Seorang Pemuda yang berusaha menemukan makna kehadiran Tuhan dalam setiap peristiwa, baik yang sederhana maupun yang menguji, sebagai bagian dari perjalanan memahami kehidupan.

ArtikelTerkait

uang tip terminal mojok

Tunjangan PNS Memang Gede, tapi Nggak Segede Itu

15 September 2021
3 Oleh-Oleh Khas Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Sayang untuk Dilewatkan

3 Oleh-Oleh Khas Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Sayang untuk Dilewatkan

19 Desember 2024
Cara Mudah Beli Minuman Starbucks Rp10 Ribu dan Promo Murah Lainnya Terminal Mojok

Cara Mudah Beli Minuman Starbucks Rp10 Ribu dan Promo Murah Lainnya

25 September 2022
5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

21 Agustus 2024

Haruna dan (Silat) Lidahnya di Space Pandit Football

19 Januari 2022
Ngopi Itu Enaknya Pagi, tapi Coffee Shop Malah Buka Jam 9! terminal mojok.co

Ngopi Itu Enaknya Pagi, tapi Coffee Shop Malah Buka Jam 9!

14 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.