Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kosakata Malang yang Harus Diketahui para Perantau Newbie

Annisa Herawati oleh Annisa Herawati
21 Agustus 2021
A A
Kosakata Malang yang Harus Diketahui para Perantau Newbie terminal mojok.co

Kosakata Malang yang Harus Diketahui para Perantau Newbie terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Mengalami culture shock merupakan hal wajar yang dialami oleh pendatang di daerah baru. Saya pun mengalaminya saat pertama kali menginjakkan kaki di kota Kembang, Malang. Salah satu hal yang membuat saya sempat kaget adalah perihal bahasa. Malang sendiri termasuk daerah wetan. Jadi, dari segi bahasa dan logat bicara berbeda dengan saya, wong kulonan.

Ada beberapa kata yang sama dengan bahasa kulonan tapi maknanya sangat bertolak belakang. Saya sendiri butuh waktu satu tahun untuk menyesuaikan diri dan mulai terbiasa dengan teman-teman saya yang berbahasa Jawa khas Malang. Nah, berikut merupakan rangkuman beberapa kosakata Malang yang sebaiknya diketahui para pendatang baru.

#1 Iwak

Di Blitar dan umumnya daerah plat AG, lauk-pauk dibagi menjadi dua jenis. Jenis pertama yakni iwak meliputi daging ayam, kambing, sapi, maupun bebek. Sedangkan jenis kedua ada lauh yang berasal dari zat nabati. Misalnya tempe, tahu, dan kerupuk.

Akan tetapi, di Malang tak ada pengklasifikasian jenis lauk pauk. Malang sangat menjunjung tinggi prinsip keadilan sosial bagi seluruh lauk-pauk. Semua lauk pauk mempunyai sebutan yang sama baik itu hewani maupun nabati. Semuanya disebut iwak. Entah itu iwak tahu, iwak tempe, iwak pithik, iwak kambing, maupun iwak sapi.

#2 Jemek

Kata “jemek” di daerah asal saya mempunyai makna sesuatu yang lembek, becek, atau terlalu lunak. Biasanya kata jemek sering disandingkan dengan makanan atau tanah. Misalnya jenange jemek (jenangnya lembek), bubure kejemeken (buburnya terlalu lembek), atau lemahe jemek bar udan (tanahnya becek setelah hujan).

Namun di Malang, jemek mempunyai makna yang sangat berbeda dengan daerah saya. Jemek di Malang berarti basah. Sedangkan di daerah saya penyebutan basah itu teles.

Jadi, waktu awal-awal di kota ini, saya kaget pas teman saya bilang “klambiku jemek”. Saya kira dia ada tugas praktikum merebus baju untuk dijadikan jenang. Ternyata nggak. Bajunya jemek alias basah karena habis kehujanan.

#3 Rusuh

Kata “rusuh” identik dengan sesuatu yang onar, ricuh, dan keributan. Tapi di Malang, rusuh memiliki makna kotor atau reget di daerah saya. Maka jangan heran kalau ada orang Malang ngomong, “Eh, lantainya rusuh”. Jangan diartikan sesama ubin lantai saling gelut. Namun, maksudnya lantainya kotor dan perlu dibersihkan.

Baca Juga:

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

#4 Kaleng

Di benak saya, kaleng identik dengan benda berbentuk tabung atau silindris yang terbuat dari logam, contohnya kaleng susu atau kaleng sarden. Namun di Malang, kata kaleng merupakan sebutan untuk timba air.

#5 Jembek

Jembek merupakan ungkapan yang diucapkan orang Malang saat mereka dihadapkan sesuatu yang nggilani atau jorok. Contoh penggunaan kata “jembek” yaitu saat kita melihat hewan menjijikkan dan bisa pula digunakan untuk merutuki diri sendiri karena nggak sengaja kentut keras di depan doi.

#6 Embong

Kata “embong” di Malang mempunyai makna jalan. Sedangkan di daerah saya embong artinya pematang di sawah dan bisa juga diartikan sungai. Makanya dulu saya sempat bingung waktu diajak teman saya makan bakso di pinggir embong. Kok ya kurang kerjaan sekali mencari bakso sampai ke sawah. Apalagi di Kota Malang sawah sudah jarang ditemukan. Eh, ternyata maksud dia mau mengajak saya makan bakso di pinggir jalan.

#7 Boso Walikan

Nah, kalau yang satu ini memang khas Malang banget. Orang sini memang kreatif sekali karena mempunyai kegemaran membalik kata. Contohnya, ada “Ngalam” merupakan walikan dari “Malang”. Ada lagi “kera-kera” atau “arek-arek”. Ada juga “oyisam” alias “iyo, mas”. Maupun “uka ngayas umak” alias “aku sayang kamu”.

BACA JUGA Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang dan tulisan Annisa Herawati lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: BahasaKosakata Malangperantau
Annisa Herawati

Annisa Herawati

Cah asli Blitar

ArtikelTerkait

Ironi Sukoharjo Jawa Tengah: Punya Slogan Sukoharjo Makmur, tapi Penduduknya Memilih Kabur untuk Merantau kabupaten sukoharjo, solo baru kereta batara kresna wonogiri ka batara kresna

Ironi Sukoharjo Jawa Tengah: Punya Slogan Sukoharjo Makmur, tapi Penduduknya Memilih Kabur untuk Merantau

30 Januari 2024
Ajining Diri saka Lathi Pepatah Jawa yang Mendunia dan Implementasinya dalam Kehidupan Terminal Mojok

Ajining Diri saka Lathi: Pepatah Jawa yang Seharusnya Berlaku Universal

9 Februari 2021
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

6 November 2025
Meresapi Lagu-lagu Iksan Skuter yang Mewakili Aspirasi Anak Rantau terminal mojok.co

Bahasa-bahasa yang Perlu Dipelajari oleh Mahasiswa Jurusan Sejarah

12 November 2020
Derita Pemuda Pekalongan yang Nggak Merantau, Dikira Cupu hingga Nggak Bisa Pamer Gaji Mojok.co

Derita Pemuda Pekalongan yang Nggak Merantau, Dikira Cupu hingga Nggak Bisa Pamer Gaji

29 Juni 2024
12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

28 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.