Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Katanya Konten TikTok Itu Banyak yang Cringe: Masak, sih?

Yafi' Alfita oleh Yafi' Alfita
11 Juli 2021
A A
Katanya Konten TikTok Itu Banyak yang Cringe: Masak, sih? terminal mojok.co

Katanya Konten TikTok Itu Banyak yang Cringe: Masak, sih? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya nggak habis pikir dengan orang-orang yang berpendapat bahwa konten TikTok itu banyak yang cringe. Yang bener aja? Hidup saya, saya habiskan untuk bermain TikTok dan saya happy-happy aja, tuh.

Setelah menilik screen time aplikasi TikTok di smartphone saya, ternyata dalam sehari saya bisa menghabiskan 3 jam hanya untuk scroll video yang masuk FYP di TikTok saya. Betapa ber-faedahnya hari-hari saya. Dari yang melihat cuplikan-cuplikan film yang terkadang bisa mencapai puluhan part, hingga bersabar menanti Mas Anggun nyeplos cabe dan sambal yang lamanya naudzubillah itu. Namun, semua pasti ada ujungnya. Penantian saya terbayar ketika Mas Anggun telah memasukkan cabai ke dalam mulutnya. “Alhamdulillah!” jerit batin saya kala itu. Itu tandanya saya termasuk golongan orang-orang yang beruntung.

Setelah satu tahun lamanya tenggelam dalam dunia TikTok. Saya tidak menyangka bahwa masih ada orang di dunia ini yang menganggap bahwa banyak konten TikTok itu cringe. Padahal banyak konten-konten lucu yang selalu setia menemani hari-hari saya. Belum lagi konten edukasi yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Maka, di bawah ini saya akan jabarkan konten-konten yang membuktikan bahwa konten TikTok itu nggak cringe babar blas!

#1 Konten pasangan

Alangkah bahagianya ketika melihat mas-mas dan mbak-mbak good looking yang bikin konten pacaran di TikTok. Tentu konten-konten semacam ini bisa meningkatkan zat serotonin yang ada dalam tubuh kita. Mulai dari konten prank pasangan, prank selingkuh, prank marah-marah, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk menguji kesabaran pasangannya yang mungkin dikira kekurangan ujian dalam hidupnya. Konten-konten prank yang bertendensi menyulut kemarahan pasangan ini sudah barang pasti kebanjiran komentar semacam ini:

“Wah, berantem aja masih uwu gitu.”

“Wah, cowoknya sabar banget!”

“Fix no debat mas *** idaman banget.”

Mana mungkin konten yang menghibur orang-orang haus kasih sayang ini dibilang cringe? Ya, jelas nggak, lah!

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

#2 Konten berbagi

Konten semacam ini adalah konten yang selalu ada pada setiap lini media sosial. Gimana, nggak? Konten yang kaya gini selalu laku dan mendulang jutaan views.

Kalau di TikTok, konten semacam ini biasa dimulai dengan video yang diiringi backsound mellow lalu muncul tulisan, “Jadi, kemarin aku baru aja ketemu sama (insert bapak/ibu beserta pekerjaannya) di jalan.” Lalu, tak lupa dengan menyertakan wajah bapak/ibu yang rata-rata sudah tua yang terpampang jelas dalam video itu. Tentu konten semacam ini sangat bermanfaat sekali. Konten semacam ini (katanya) dapat membuat kita merasa lebih bersyukur.

Konten ini juga mendulang komentar dari orang-orang berjiwa sosial tinggi yang berujar, “Ih, nggak tega banget lihatnya.”

“Salut banget sama kakaknya”

“Part 2 plis.”

Jadi, sampai sini kamu masih berani menganggap konten TikTok itu cringe?

#3 Konten perang antar artis

Konten semacam ini jelas sekali memerlukan usaha yang tidak bisa dibilang sepele. Saya mengapresiasi konten semacam ini karena menerapkan slogan “totalitas tanpa batas”. Gimana nggak totalitas, wong ada yang sampai harus bawa koleksi mobil mewah ke depan rumah musuhnya.

Totalitas konten semacam ini juga membuat penonton makin semangat untuk mendukung kubu masing-masing. Yang kaya gini mana bisa dibilang cringe? Masa konten yang menumbuhkan semangat support antar kubu ini mau dibilang cringe, sih?

#4 Konten prank drive thru restoran

Konten yang satu ini juga sering kali muncul di FYP saya. Konten yang biasanya dibuat oleh bule-bule ini baru-baru ini diadopsi oleh Tiktokers Indonesia. Salah satu prank yang ramai muncul di FYP saya adalah ketika pegawai fast food restoran memberi es krim kepada pembeli yang berada di mobil. Alih-alih mengambil es krim itu, TikTokers ini hanya meraup krim dari es krim tersebut tanpa memegang cone-nya. Ada juga yang membeli minuman lalu sengaja menjatuhkannya.

Tentu saja yang ditunggu-tunggu dari konten ini adalah reaksi dari pegawai fast food restoran tersebut. Semakin marah, biasanya semakin lucu untuk dilihat. Lha gimana, nggak? Ya, jelas lucu, lah. Pegawai yang kerja seharian demi menghidupi diri dan keluarganya, lalu mendapat UMR rendah dan marah-marah ketika di-prank pembeli demi konten TikTok tentu menjadikan konten tersebut menghibur sekali.

Jadi, gimana? Masih mau bilang kalau konten Tiktok itu cringe?

BACA JUGA Aplikasi TikTok Antara Pengguna yang Goblok dan Teknologi yang Mashok dan tulisan Yafi’ Alfita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2021 oleh

Tags: cringekonten tiktokMedia SosialPojok Tubir Terminal
Yafi' Alfita

Yafi' Alfita

Generasi muda Indonesia yang suka install-uninstall Tinder, nggak tahu karena apa.

ArtikelTerkait

Repost Story Hampers Kiriman Sendiri Itu Maksudnya Gimana_ terminal mojok

Mohon Maaf, Repost Story Hampers Kiriman Sendiri Itu Maksudnya Gimana?

13 Mei 2021
Oknum Ngaku 'Nakes' Cabul Tambah Alasan Bikin Percaya Pandemi Ini Ditunggangi terminal mojok.co

Oknum Ngaku ‘Nakes’ Cabul Tambah Alasan Bikin Percaya Pandemi Ini Ditunggangi

10 Juli 2021
menegur

Antara Merekam dan Menegur: Kamu Tim yang Mana?

10 September 2019
Anies Baswedan yang Marahnya Tepat Sasaran dan Mewakili Keresahan Para Karyawan terminal mojok

Anies Baswedan: Amarah yang Tepat Sasaran dan Mewakili Keresahan Para Karyawan

7 Juli 2021
Jadi Fans JRX yang Percaya Covid-19 Lebih Mudah Daripada Jadi Fans Jokowi terminal mojok

Jadi Fans JRX yang Percaya Covid-19 Lebih Mudah Daripada Jadi Fans Jokowi

28 Juni 2021

Civil Society Watch dan Mimpi Ade Armando Jadi Polisi Moral Hanya Cepu dalam Demokrasi

8 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.