Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
17 Januari 2026
A A
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

Share on FacebookShare on Twitter

Kereta api eksekutif sering dianggap sebagai pilihan moda transportasi yang terlalu mahal. Sebab, dengan harga yang bisa lebih dari dua kali lipat dari ekonomi, kereta kelas ini hanya menawarkan perbedaan dari aspek tempat duduk saja plus selimut. Nggak ada tambahan akomodasi lain seperti snack atau minuman ringan.

Nggak heran, ketika diberikan sebuah pilihan ketika naik kereta, ya kebanyakan orang, terutama kaum mandang-mending secara ekonomi lebih memilih kelas ekonomi. Terlebih sekarang ada kelas ekonomi premium yang tempat duduknya dianggap sedikit lebih manusiawi.

Tapi sebagai orang yang beberapa kali menggunakan kereta api eksekutif, saya menyadari bahwa sebenarnya ada beberapa keunggulan dari kereta api eksekutif yang jarang disadari oleh banyak orang. Terutama bagi kalangan mendang-mendung.

Kenyamanan dan ketenangan

Umumnya, kalangan mendang-mending biasanya menganggap harga yang lebih mahal dari kelas eksekutif adalah hanya soal kaki bisa selonjor atau nggak. Padahal kaki yang selonjor itu penting bagi mereka yang seharian sudah wira-wiri urusan pekerjaan. Kaki yang leluasa berselonjor, kursi yang empuk, dan selimut yang hangat memberikan rasa nyaman sehingga mengurangi mikro stres yang menumpuk.

Kereta api eksekutif juga menawarkan ketenangan. Penghuninya memang tipe manusia yang umumnya memahami bahwa ketenangan datang dari sikap diri sendiri. Sedikit kebisingan artinya tak menghargai penumpang lain yang sedang terlelap. Di sana, volume suara antarpenumpang lebih pelan, percakapan jarang terdengar keras, dan minim orang lalu-lalang.

Selain itu, bagi yang gampang mabuk perjalanan atau vertigo nggak perlu terlalu khawatir karena segala fasilitas di kelas eksekutif benar-benar meminimalisir segala gejala yang bikin perjalanan jadi nggak nyaman itu.

Akhirnya seseorang bisa fokus tidur dan beristirahat sebelum nantinya melanjutkan tanggung jawabnya setelah tiba di kota tujuan.

BACA JUGA: KA Argo Wilis, Kereta Api Eksekutif Terbaik Penghubung Surabaya-Bandung

Baca Juga:

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Lebih punya privasi di kereta api eksekutif

Di area publik seperti kereta api, privasi kadang jadi barang langka. Nah kereta api eksekutif mampu memberikan itu, terutama bagi mereka yang mudah lelah bersosialisasi. Sudahlah tenaga habis sebelum di stasiun, kemudian harus menghadapi situasi di mana percakapan penumpang lain yang tak bisa terkontrol, tentu membuat seseorang jadi makin penat. Kelas eksekutif memberi rasa aman untuk mereka.

Kemudian kelas eksekutif juga cocok bagi mereka yang butuh fokus dan tetap menghadap layar laptop selama perjalanan. Kursi kelas eksekutif kan dilengkapi meja mini yang cukup untuk ditaruh laptop.

Banyak ditemukan tipe orang yang memang dikejar dengan tanggung jawab sehingga perlu tetap fokus. Mereka yang harus tetap rapat melalui zoom, mengerjakan tugas dadakan, atau deadline pekerjaan lain yang bisa diselesaikan daripada hanya duduk bengong di atas kereta.

Kalau di kelas ekonomi, bagaimana cara mereka melakukan itu? Mau melakukan di kantin pun ada batas waktunya loh. Karena kalau sudah terlalu lama, akan ditegur petugasnya untuk bergantian dengan penumpang yang lain.

BACA JUGA: Cara Dapat Tiket Kereta Eksekutif Murah Tanpa Ribet, Cocok buat Kalian yang Kapok dengan Kelas Ekonomi dan Pengin Naik Kasta Tanpa Boncos!

Mengurangi drama publik dan ketersinggungan

Ini yang terlihat sangat kentara perbedaannya. Di kelas ekonomi, nggak jarang kita menjumpai penumpang lain yang nggak nyaman karena disenggol lututnya tanpa sengaja, atau dianggap terlalu egois merebut ruang untuk kaki mereka yang berhadap-hadapan dengan kita.

Sudahlah capek dan pegal fisik, ini ditambah dengan capek mental karena harus benar-benar sabar biar drama dan ketersinggungan tetap bisa ditekan.

Nah di kereta api eksekutif, semua hal yang berpotensi menyulut ketersinggungan itu bisa cenderung berkurang. Yah karena mau berposisi seperti apa pun, yah bebas. Mau selonjoran juga nggak ada yang melarang. Kursi mau dimiringkan biar nyaman untuk tidur pun silakan. Bagi perempuan, kelas eksekutif juga memberikan rasa aman lebih banyak dari risiko-risiko pelecehan terselubung. Sebab tetap ada pembatas antar dua kursi yang saling berdampingan.

Pada akhirnya, kaum mendang-mending terlalu fokus pada biaya tiket, tapi lupa memperhatikan biaya setelah tiba, yaitu badan capek dan pegal, kepala cenat-cenut, dan mood yang jadi buruk. Eksekutif memang terasa lebih mahal di awal, tapi justru memberi kompensasi lebih baik soal tenaga dan emosi yang terjaga. Dan di usia tertentu, yang diinginkan seseorang dari perjalanan bukan lagi sekadar sampai, tapi sampai tanpa badan terasa hancur.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pertama Kali Naik Kereta Api Eksekutif: Sok Kaya Berujung Norak dan Malu-maluin, Kena Tegur karena Gondol Selimut KAI

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2026 oleh

Tags: harga tiket kereta eksekutifkereta api ekonomikereta api ekonomi premiumkereta api eksekutif
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

23 November 2025
Percayalah, Kereta Api Ekonomi Itu Pantas Difavoritkan!

Percayalah, Kereta Api Ekonomi Itu Pantas Difavoritkan!

17 Februari 2020
Kereta Api Matarmaja, Kereta Ekonomi yang Bikin Penumpang Cenat-cenut Sepanjang Perjalanan

Kereta Api Matarmaja, Kereta Ekonomi yang Bikin Penumpang Cenat-cenut Sepanjang Perjalanan

9 Februari 2024
Kereta Api Serayu: Kereta yang Bikin Penumpang Berangkat Segar, Pulang Layu

Kereta Api Serayu: Kereta yang Bikin Penumpang Berangkat Segar, Pulang Layu

7 Juli 2024
KA Argo Wilis, Kereta Api Eksekutif Terbaik Penghubung Surabaya-Bandung

KA Argo Wilis, Kereta Api Eksekutif Terbaik Penghubung Surabaya-Bandung

18 Mei 2025
Kereta Api Sri Tanjung, Transportasi Terbaik dari Jogja ke Banyuwangi. Jangan Naik Bus!

Kereta Api Sri Tanjung, Transportasi Terbaik dari Jogja ke Banyuwangi. Jangan Naik Bus!

15 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

11 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.