Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

4 Ketololan yang Biasa Dilakukan di Perayaan Ulang Tahun Teman Saat Sekolah. Kalau Diingat Rasanya Malu!

Muhammad Mundir Hisyam oleh Muhammad Mundir Hisyam
29 Oktober 2023
A A
4 Ketololan yang Biasa Dilakukan di Perayaan Ulang Tahun Teman Saat Sekolah. Kalau Diingat Rasanya Bikin Malu!

4 Ketololan yang Biasa Dilakukan di Perayaan Ulang Tahun Teman Saat Sekolah. Kalau Diingat Rasanya Bikin Malu! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, ulang tahun memang menjadi momen indah yang selalu dinantikan. Selain bertambah usia, setidaknya ada harapan-harapan lain yang ditunggu bahkan mungkin ketika hari ulang tahun masih sebulan lagi. Kalian pasti tahu apa yang saya maksud. Iya, kado dan perayaan dari teman-teman.

Akan tetapi apakah kalian dahulu juga merasakan bahwa perayaan ulang tahun di masa SMP-SMA alias masa sekolah itu adalah salah satu gimik terkonyol dan terbodoh dalam hidup manusia? Saya mengatakan demikian karena memang banyak sekali kebodohan yang saya rasakan dari perayaan ulang tahun waktu sekolah dulu.

Eits, ini bukan karena ulang tahun saya dulu jarang dirayakan, ya. Toh, saya bukan tipe orang yang mementingkan perayaan. Semua terasa konyol karena memang banyak momen gimik yang dulu biasa kita lakukan sehingga perayaan ulang tahun teman jadi terasa sangat hambar dan penuh kebohongan. Hanya saja mungkin nggak semua orang mau mengakui itu. Bahkan, mengingat hal-hal seperti itu di saat saya sudah berkuliah sekarang rasanya makin malu saja meski saya nggak pernah terlibat kala itu.

#1 Teman yang ulang tahun sengaja dimusuhi dan pura-pura nggak tahu

Sebutkan rencana apa yang kalian lakukan ketika merayakan ulang tahun teman semasa sekolah. Saya berani jamin kalau banyak yang menjawab “pura-pura memusuhi teman”. Nggak heran sih karena cara ini memang cukup populer mungkin sampai sekarang.

Saat ada satu teman kelas, terlebih jika dia adalah anggota geng kelas, maka teman-teman yang lain akan merencanakan perayaan dengan berpura-pura memusuhinya. Bisa dengan tiba-tiba cuek, marah, atau apa pun yang bikin si target merasa jengkel sampai sedih. Tapi uniknya, coba pakai logika saja, bahwa usia-usia remaja sangat sedikit yang nggak bisa mengingat kapan dia berulang tahun. Jadi, jika nggak ada masalah kemudian dimusuhi tiba-tiba, itu ANEH! Masa iya, kemarin baik-baik aja, eh… besoknya langsung dimarahin nggak jelas.

Saya juga yakin kalau si target sadar bahwa itu bagian dari supertrap yang dirancang teman-teman konyolnya. Memangnya sudah pasti kalau si target jengkel atau sedih? Fix, itu hanya gimik, Coy! Wong bakal dapet hadiah ya ikutin aja skenarionya.

#2 Pura-pura kaget

Kalian pasti tahu dong, mana ekspresi kaget yang bener dan yang nggak? Muka kaget gimik itu bisa kalian dapatkan ketika melihat teman sekolah kita dirayakan ulang tahunnya. Si target yang sebenarnya sudah tahu jika dia hanya pura-pura dimusuhi kemudian ikut saja sama skenario, alhasil ya dia harus pura-pura kaget untuk dapat momen yang diharapkan ketika perayaannya dimulai.

Nggak jarang ada yang sampai meneteskan air mata setelahnya. Okelah, boleh karena terharu. Tapi, sebenernya kaget itu cuma pura-pura. Menariknya, akting muka kaget ini nggak mudah, jadi saya kerap mendapati ada beberapa target yang kagetnya kurang greget, sehingga semakin menunjukkan kalau dari awal dia sudah sadar bahwa ulang tahunnya mau dirayakan.

Baca Juga:

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

#3 Perayaan ulang tahun yang nggak adil karena hanya berlaku untuk satu circle

Nah, ini adalah salah satu bentuk nyata ketidakadilan di masa sekolah yang saya pernah rasakan. Bukan kepada saya, tapi kepada teman-teman lain yang nggak punya circle dan mereka yang cukup pasif di kelas.

Di beberapa momen perayaan, para penginisiasi atau sebut saja manusia cerewet di kelas akan meminta siswa satu kelas iuran merayakan ulang tahun teman lain dengan membeli kue dan tetek bengek lainnya. Soal nominalnya berapa bukan jadi masalah, yang jadi masalah, kenapa perayaan dengan iuran seperti itu nggak dilakukan ke semua siswa sekelas di hari ulang tahun mereka?

Banyak lho teman saya yang pendiam, netral ke kelompok mana pun, dan ulang tahunnya nggak dirayakan sekelas, tapi juga masih dimintai iuran. Giliran yang pendiam ini ulang tahun, teman-teman sekelas yang lainnya malah pada membisu. Nggak tahu hari ulang tahunnya kapan? Kalimat itu nggak bakal terlontar kalau yang berulang tahun temannya yang satu circle.

Harusnya, kalau merayakan dan meminta iuran siswa kelas ya lakukan saja ke setiap teman yang sedang berulang tahun, bukan cuma di anggota circle-nya. Bener-bener nggak adil!

Hal inilah yang kerap membuat saya merasa iba. Sebab, teman-teman yang nggak dirayakan ulang tahunnya mungkin akan merasa semakin dikucilkan. Sungguh tindakan pilih kasih yang terang-terangan!

#4 Menabung ucapan dan kado dengan sengaja

Merayakan ulang tahun menurut saya intinya bukan apa-apa selain menabung ucapan dan kado. Siapa sih yang nggak ingin dikasih kado? Kalau minta dikasih kado, mulailah dengan memberikan kado. Tapi, apa benar itu yang seharusnya terjadi ketika kita merayakan ulang tahun teman? Hmmm… ada maksud terselubung, ya?

Kalau begitu tentu sangat mungkin akan terjadi permusuhan jika kita sampai lupa merayakan balik ulang tahun teman kita. Huuu… serem…

Apa pun itu memang sebuah kebebasan bagi setiap orang untuk berekspresi dalam berbagai hal. Namun, bukankah lebih baik ketika apa yang kita lakukan juga dimulai dengan tindakan yang bijak dan bermakna? Rayakan saja ulang tahun tanpa saling berakting. Merayakan dengan saling berdoa, bukan dengan maksud-maksud tertentu yang amat konyol!

Penulis: Muhammad Mundir Hisyam
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Semoga Mereka yang Merayakan Ultah Tanpa Izin di Kedai Kopi Itu Bernasib Sama Seperti Malin Kundang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2023 oleh

Tags: Bertemanhubungan pertemananperayaanSekolahTemanUlang Tahun
Muhammad Mundir Hisyam

Muhammad Mundir Hisyam

Perenung andal.

ArtikelTerkait

Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis terminal mojok.co

Sistem Pembagian Tugas Kerja Kelompok Itu Sebenarnya Ora Mashok

21 Juni 2021

Menjaga Pertemanan dengan Mendukung Bisnis, Bukan Minta Harga Teman Terooos!

23 Mei 2021
yang menang lomba siswa, yang dapet piala sekolah

Siswa yang Menang Lomba, Sekolah yang Dapat Piala

21 Oktober 2021
5 Kelakuan Menyebalkan yang Harus Dihindari Saat Ngontrak Bareng Teman Mojok.co

5 Kelakuan Menyebalkan yang Harus Dihindari Saat Ngontrak Bareng Teman

27 Agustus 2024
Warga Surabaya Nggak Butuh Pramuka, Kegiatan Ini Memang Lebih Baik Nggak Diwajibkan Mojok.co

Pelajar Surabaya Nggak Butuh Pramuka, Ekstrakurikuler Ini Memang Lebih Baik Nggak Diwajibkan

7 April 2024
Pakai Jasa Paid Promote Buat Ngucapin Ulang Tahun buat Apa, sih_ terminal mojok

Pakai Jasa Paid Promote Buat Ngucapin Ulang Tahun buat Apa, sih?

23 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.