Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
19 Juli 2026
A A
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saudara ipar saya yang menikah dengan orang Belanda sedang mudik. Setelah salaman dan peluk-pelukan, kalimat pertama yang meluncur dari mulutnya adalah: “Besok temenin makan gudeg. Kamu kan asli Kota Jogja. Pasti hapal tempat-tempat yang enak.”

Saya tertawa terbahan-bahak. Lalu, istri saya yang menjawab. Bahwa saya memang suka gudeg, tapi ya nggak sesuka itu. Saya adalah sedikit dari banyak orang asli Jogja yang nggak terlalu suka makan gudeg.

ADVERTISEMENT

Tiap hari makan gudeg jadinya bosan

Waktu masih SMA dan awal-awal masa kuliah, hampir setiap pagi saya makan gudeg. Maklum, beli makanan untuk sarapan itu menghemat waktu. Ibu saya juga tahu tempat yang murah dan enak. Maka, hampir tiap hari, saya makan makanan khas itu.

Sampai di suatu titik di mana saya sama sekali nggak mau lagi. Ada rasa emoh yang sangat kuat karena terlalu sering.

Kamu pernah nggak sih punya makanan favorit, lalu makan terlalu sering, sampai akhirnya muak? Dari yang awalnya menantikan, jatuhnya malah menjauhi. Begitulah yang saya rasakan dulu.

Beralih ke mie ayam dan ayam geprek

Waktu kuliah, saya sampai di sebuah titik di mana saya nggak mau makan gudeg. Padahal, kampus saya di Jogja dekat dengan tempat makan gudeg yang enak.

Jalan Gejayan itu, ada 2 tempat makan gudeg khas Jogja yang legendaris. Kalau malam, malah ada yang ramai dan terkenal luar biasa, yaitu Gudeg Bromo.

Nah, FYI saja, sebagai orang asli Jogja, saya sendiri baru 2 kali makan di Gudeg Bromo. Selain karena antrenya panjang, harganya juga rada mahal untuk dompet lokalan. 

Baca Juga:

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

Selain tentu saja karena saya sudah sangat bosan dan nggak bisa menikmatinya. Maka, saya kalau pagi malah lebih suka sarapan mie ayam atau ayam geprek WQWWQ.

Selain itu, mending sarapan soto nggak sih. Selain banyak yang masih murah, entah kenapa soto itu nggak bikin bosan. Well, setidaknya, sampai saat ini.

Gudeg Jogja kadang jadi makanan acara 

Makanan acara itu maksudnya gini. Apakah kamu pernah ikut seminar atau workshop lalu dapat makan siang dama bentuk dus atau besekan? Nah itu maksud saya dengan makanan acara.

Nah, kebetulan dan alhamdulillah, saya pernah sering dapat undangan untuk mengisi seminar atau workshop. Dan, panitia menyediakan makan siang dengan tema gudeg asli Jogja. Biasanya sih yang gudeg kering dalam bentuk dus. Pakai kerupuk udang itu.

Nah, sudah sarapan makan gudeg, siangnya bisa itu lagi karena mengisi sebuah acara. Jadi, bosennya tuh dobel. Dan itu yang bikin saya semakin malas.

Oleh sebab itu, saya jadi rada jaga jarak deh sama kuliner satu ini. Meski asli Jogja, saya bukan yang segila itu untuk makan tiap saat. 

Ada kok yang nggak suka dengan berbagai alasan. Misalnya, karena terlalu manis dan nggak bisa sarapan berat. Satu hal yang pasti, perbedaan itu nyata adanya dan nggak bisa kamu paksain.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Rizky Prasetya  

BACA JUGA Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2026 oleh

Tags: gudeggudeg enakgudeg jogjagudeg murahgudeg terdekatJogjakuliner jogjamakan gudeg
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Kecamatan Kalasan Memang Nanggung, Terlalu Cupu untuk Jogja, tapi Terlalu Modern untuk Klaten  

Kecamatan Kalasan Memang Nanggung, Terlalu Cupu untuk Jogja, tapi Terlalu Modern untuk Klaten  

23 Juli 2024
Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

27 Maret 2023
gentrifikasi romantisisasi jogja mojok

Romantisisasi, Gentrifikasi, dan Jogja yang Menjadi Tamu di Rumah Sendiri

31 Januari 2021
Kisah Pasar Ngasem Jogja: Berawal dari Pasar Burung, Gudang Seniman, Sampai Tujuan Sarapan Anak Skena

Kisah Pasar Ngasem Jogja: Berawal dari Pasar Burung, Gudang Seniman, Sampai Tujuan Sarapan Anak Skena

25 April 2024
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
40 Jam Disiksa Bus Putra Remaja dari Jogja Sampai Jambi (Unsplash)

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

16 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026
Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.