Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Kenapa Jadwal Pertandingan La Liga Tak Ramah untuk Penonton Asia?

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
5 November 2024
A A
Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman (Unsplash) la liga

Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngefans Real Madrid itu mudah, yang susah adalah nonton pertandingannya. Kenapa? Selain karena Carlo Ancelotti masih kekeuh memainkan pemain tak berguna bernama Ferland Mendy, jadwal La Liga tak pernah ramah untuk warga Indonesia.

Rata-rata pertandingan La Liga dimainkan di jam 9 malam waktu Spanyol, atau kira-kira jam 2-3 pagi di Indonesia. Jarang sekali saya lihat Real Madrid di bawah jam 12 malam. Jika itu pertandingan Liga Champions, bagi saya masih masuk akal. Tapi La Liga? Kita tahu sendiri Real Madrid begitu menyedihkan saat bertanding di liga sendiri. Dan saya harus begadang hanya untuk nonton Ferland Mendy backpass ke Courtois/Rudiger.

Tapi kenapa jadwal La Liga tak ramah untuk penonton Asia? Itu semua karena gaya hidup orang Spanyol, dan televisi.

Bagi orang Spanyol, jam 9 malam itu masih sore. Banyak restoran buka sampai jam 1 pagi. Siaran radio tengah malam pun masih banyak banget peminatnya. Tak ada masalah bagi mereka jika harus menonton pertandingan jam 9 malam, terlebih pada hari Sabtu.

Tapi untuk hari Minggu, beda cerita.

La Liga away pada hari Minggu adalah bencana

Banyak pemain dan penonton mengeluhkan ketika pertandingan harus berjalan pada jam 9 malam saat hari Minggu. Budaya away La Liga tak sekuat Premier League (nggak harus sama juga, kan?), jadi bagi mereka itu merepotkan. Tapi tentu saja itu tak jadi masalah, ada TV juga.

Nah, televisi inilah yang menyebabkan banyak pertandingan akhirnya digelar pada jam 9 malam. Untuk Spanyol, justru jam 9 malam ini prime time. Akhirnya, pertandingan digelar pada jam segitu agar bisa meraup banyak keuntungan dan penonton. Tak salah, memang. After all, this is business, right?

Meski ya, pada akhirnya, ini menyebalkan untuk fans La Liga dari Asia yang harus kebagian remah-remah. Mau nonton ujungnya ketiduran, kalau nggak ketiduran, bangunnya bakal kesiangan. Kalau digelar Sabtu mah mending. Kalau Minggu? Bubar dunia persilatan.

Baca Juga:

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Pengalaman Saya Mendapatkan Visa Schengen Tanpa Perlu “Berdarah-darah” Berkat Sponsor

Eh, Sabtu pun bermasalah ding. Kan banyak kerja bakti dilaksanakan di hari Minggu. Kalau nggak dateng didenda. Urip kok rasane uangel, suasu.

Jadi itulah suka duka fans Madrid, Barca, dan tim semenjana bernama Atletico Madrid. Mau nonton susah karena jadwale ko asu, nggak nonton kok eman-eman.

Terima saja

Tapi mau bagaimana lagi, jam kerja di Spanyol pun juga tak bersahabat. Kerja di Spanyol tak jarang yang selesai di jam 6-7 malam. Wajar jika pertandingan digelar di luar jam kerja. Mengingat La Liga tak meraup uang sebanyak Liga Ingris (bagian ini yang bodoh si Tebas sih), jadi ya harus menyesuaikan akamsi.

Mungkin saja akhirnya suatu saat nanti La Liga akan punya jam tayang yang bersahabat untuk Asia. Hanya saja itu mungkin agak sulit, mengingat pasar Asia sudah dikuasai Premier League. Jadi untuk fans La Liga, sabar. Mungkin memang ini takdir yang harus diterima. Berkuasa di Liga Champion, tapi nggak bisa nggak ngantuk pas nonton.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Real Madrid Juara La Liga: Terima Kenyataan, Berdamai dengan Keadaan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2024 oleh

Tags: jadwal la ligala ligareal madridspanyol
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

Carlo Ancelotti dan Rasa Tidak Bahagia yang Diperlukan

24 September 2021
mo salah real madrid seto nurdiantoro Liverpool manchester united manchester city mojok.co

Liverpool Bakal Menang Mudah Melawan Real Madrid? Ah, Nggak Juga

22 Maret 2021
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Belum Terlihat Sesuai Ekspektasi, Apakah Mbappe Ternyata Nggak Sebagus yang Kita Kira?

7 November 2024
james rodriguez everton real madrid mojok

Udah Bener James Rodriguez Pindah ke Everton, daripada Nganggur di Real Madrid

9 September 2020
Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

6 November 2025
Florentino Perez, Orang Paling Berbahaya di Jagat Sepak Bola UEFA Super League

Real Madrid: Ekonomi Elit, Transfer Sulit

24 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.