Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kelurahan Sekaran, Tempat Paling Ramah bagi Perantau di Semarang

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
26 Mei 2025
A A
Kelurahan Sekaran, Tempat Paling Ramah bagi Perantau di Semarang

Kelurahan Sekaran, Tempat Paling Ramah bagi Perantau di Semarang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah hampir 7 tahun saya menetap di Kelurahan Sekaran, Semarang. Bagi yang belum tahu, Sekaran adalah lokasi di mana Universitas Negeri Semarang (UNNES) berada. Awalnya, saya datang ke sini sebagai mahasiswa baru, dan meskipun kini sudah bekerja, rasanya sulit untuk memutuskan berpindah tempat, terutama karena sebagian besar kegiatan saya masih berada di sekitar Semarang. Tinggal di Sekaran memberi saya banyak keuntungan yang sulit ditemukan di bagian Semarang lainnya.

Memang, Sekaran yang saya kenal dulu sudah banyak berubah. Dari jumlah gerai Indomaret dan Alfamart yang terus bertambah, sampai warung Madura yang sekarang tersebar di hampir setiap tikungan—saking banyaknya, susah dihitung menggunakan jari. Tapi justru perubahan tersebut membuat saya semakin betah tinggal di sini. Nah, berikut ini beberapa alasan yang bikin hidup di Sekaran sangat ramah dan menyenangkan bagi para perantau.

Mudah menjumpai makanan dengan harga terjangkau di Kelurahan Sekaran Semarang

Saya bisa jamin, ketika kalian berada di wilayah Sekaran, mencari makanan enak dengan harga terjangkau itu sangat mudah. Di sini, kalian bisa menemukan berbagai warung makan, dari warteg sederhana hingga tempat makan khas yang porsi dan rasanya pas di kantong mahasiswa. Hanya dengan uang belasan ribu, kalian bisa makan kenyang dan puas tanpa harus khawatir beririt di akhir bulan.

Selain itu, pilihan makanannya juga luar biasa banyak dan nggak bikin bosan. Warung-warung makan bertebaran hampir di setiap sudut, mulai dari yang buka pagi hingga yang buka 24 jam. Tentu saja keramahan harga dan banyaknya pilihan menu makanan menjadi nilai lebih, terutama bagi para perantau seperti saya.

Transportasi umum gampang diakses

Bagi perantau yang tidak memiliki kendaraan pribadi, tinggal di Sekaran tidak akan menghambat mobilitas kalian. Selain banyak ojek online yang siap mengantar ke tujuan, transportasi umum di kawasan ini juga sangat mudah ditemukan. Kelurahan Sekaran dilewati oleh Trans Semarang, salah satu pilihan transportasi nyaman dan terjangkau bagi warga Kota Lumpia.

Tidak hanya Trans Semarang, feeder Semarang juga rutin melintas di sini setiap jam kerja. Kedua moda transportasi ini tentu sangat memudahkan perjalanan sehari-hari dan membuat mobilitas jadi lebih praktis, tanpa harus pusing mengurus kendaraan pribadi. Terutama bagi mereka yang ingin menghindari kerepotan memiliki kendaraan sendiri.

Harga kos di Kelurahan Sekaran Semarang masih masuk akal

Berdasarkan pengalaman saya, menemukan kos murah di sekitar Sekaran atau UNNES masih sangat memungkinkan. Harga kos di sini tergolong masih relatif murah, asal kamu tidak terlalu ngotot untuk tinggal dekat kampus. Jika kamu bersedia sedikit berjalan kaki atau naik motor, ada banyak pilihan kos dengan harga yang ramah di kantong.

Semakin jauh dari kampus, sewa kos di wilayah ini cenderung semakin murah, memberikan kesempatan bagi para perantau untuk menemukan tempat tinggal yang nyaman tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Selain lebih hemat, tentunya kamu juga masih bisa menikmati kenyamanan dan akses yang cukup mudah menuju kampus maupun fasilitas lainnya.

Baca Juga:

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

Lingkungan desa tapi tetap hidup

Sekaran Semarang menawarkan suasana khas pedesaan yang tenang dan nyaman, tapi bukan berarti sepi dan horor. Justru kehidupan di sini berjalan sangat dinamis. Ada pasar krempyeng, warung kopi, hingga aktivitas mahasiswa yang bikin suasana selalu hidup. Di pagi hari, kamu masih bisa mendengar suara ayam berkokok dan penjual sayur lewat depan kos. Tapi di malam hari, kamu juga bisa melihat warung burjo atau angkringan yang masih ramai dipenuhi mahasiswa nugas atau ngobrol ngalor-ngidul.

Keseimbangan antara ketenangan ala desa dan hiruk-pikuk aktivitas anak muda inilah yang bikin Sekaran punya daya tarik sendiri. Kamu bisa merasakan udara segar dan suasana adem, tapi tetap mudah menjangkau kebutuhan sehari-hari tanpa harus turun jauh ke kota. Cocok banget buat perantau yang butuh ketenangan tapi nggak pengin merasa terasing.

Sekaran nggak sepanas wilayah Semarang bawah

Kelebihan saat tinggal di Sekaran yang sering luput disadari adalah kenyamanan suhu udaranya. Lantaran berada di kawasan yang lebih tinggi dibanding pusat kota Semarang, udara di Kelurahan Sekaran terasa lebih sejuk dan bersahabat. Ketika daerah lain di Semarang mulai panas sejak matahari terbit, Sekaran masih menawarkan kesejukan pagi yang menenangkan. Bahkan saat siang hari pun, suhu di sini cenderung tidak sepanas wilayah “Semarang bawah” yang terkenal bikin gerah.

Bagi para perantau—terutama yang berasal dari daerah yang udaranya adem—kenyamanan suhu tentu jadi nilai tambah yang sangat mendukung kegiatan sehari-hari. Suhu yang bersahabat ini membuat aktivitas harian akan terasa lebih ringan, mulai dari tidur yang lebih nyenyak hingga menjalani rutinitas tanpa harus terus-menerus berkeringat karena cuaca panas.

Itulah beberapa alasan yang membuat Kelurahan Sekaran jadi salah satu daerah ternyaman bagi perantau ketika berada di Semarang. Saya pribadi merasa beruntung pernah dan masih tinggal di sini. Tempat ini tidak hanya mendukung secara ekonomi dan mobilitas, tapi juga memberi rasa tenang seperti pulang ke rumah. Buat siapa pun yang sedang mencari tempat tinggal di Semarang, khususnya di sekitar UNNES, Sekaran jelas layak dipertimbangkan.

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Siasat Mengakali Hawa Panas Semarang yang Kadang Tidak Ramah bagi Mahasiswa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2025 oleh

Tags: perantauSekaran SemarangSemarang
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Selo, Jalur Favorit Saya untuk Pulang ke Magelang dari Solo Mojok.co

Selo, Jalur Favorit Saya untuk Pulang ke Magelang dari Solo

14 Desember 2025
5 Kasta Tertinggi Toilet Mall di Semarang, dari yang Rajin Berinovasi sampai yang Cocok untuk Selfie

5 Kasta Tertinggi Toilet Mall di Semarang, dari yang Rajin Berinovasi sampai yang Cocok untuk Selfie

5 Juni 2025
Trans Semarang, Cumi Darat yang Sesungguhnya. Ditungguin Nyembur, tapi kalau Disalip Nyebelin

Trans Semarang, Cumi Darat yang Sesungguhnya. Ditungguin Nyembur, tapi kalau Disalip Nyebelin

15 Juni 2024
Ilustrasi Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang (Unsplash)

Stasiun Terbaik di Jawa Tengah Jatuh kepada Stasiun Semarang Tawang, No Debat!

30 Januari 2025
Menghujat Motor Honda ADV 160, apalagi Membandingkannya dengan Honda BeAT, Adalah Blunder yang Harusnya Tak Pernah Terjadi motor honda revo

Motor Honda Revo, Sebenar-benarnya Motor Idaman: Bensin Irit, Perawatan Mudah Nggak Bikin Pailit

17 Januari 2024
3 Alasan Orang Kendal Terpaksa Mengaku Asli Semarang di Perantauan

3 Alasan Orang Kendal Terpaksa Mengaku Asli Semarang di Perantauan

25 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.