Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Asli Blora Memilih Kuliah di Jogja tapi Akhirnya Menyesal karena Sulit Pulang Kampung

Oktavian Haris Putri oleh Oktavian Haris Putri
7 Juli 2024
A A
Kuliah di Jogja Bikin Mahasiswa Asli Blora Menyesal (Unsplash)

Kuliah di Jogja Bikin Mahasiswa Asli Blora Menyesal (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Bingung memilih transportasi

Saya sempat kaget ketika mencari informasi tiket kereta KA Sancaka Utara jurusan Cepu-Solo-Jogja-Kutoarjo. Saat itu, saya hendak tes wawancara di Jogja. Namun ternyata, jalur tersebut sudah tidak beroperasi. KAI menghapus jalur ini pada awal 2021 karena pandemi. 

Saya amat menyayangkan keputusan KAI menutup jalur ini. Perjalanan pulang-pergi dari Jogja ke Cepu jadi kurang efektif. Padahal, berkat jalur KA Sancaka Utara ini saya bisa langsung turun di Stasiun Tugu tanpa mengganti moda dan trayek transportasi. Lebih cepat dan nyaman.

ADVERTISEMENT

Saya yang tak terbiasa dan kurang paham dengan rute bus, tentunya lebih memilih travel sebagai transportasi paling oke untuk bepergian. Saat pertama kali pergi ke Jogja, saya menempuh perjalanan 8 jam untuk sampai ke Sleman. Kesel, capek, dan menyesal jadi satu. Kenapa nggak kuliah yang dekat-dekat aja, ya?

Bayangin deh, delapan jam perjalanan pake travel itu rasanya kayak apa. Punggung pegal, kaki kaku, dan rasa jenuh yang nggak ada habisnya. Padahal kan ya, kalau ada kereta tinggal duduk manis dan nyampe Jogja lebih cepat. Nggak perlu repot-repot nungguin travel yang kadang suka molor dan banyak berhentinya.

Memutuskan naik motor untuk perjalanan Jogja dan Blora

Akhirnya, saya memutuskan buat pulang pergi naik motor aja. Ya meskipun capek, tapi perjalanan empat jam setengah punya keseruan tersendiri. 

Pagi-pagi berangkat dari Sleman serasa sunmori di Ringroad Selatan, terus lewat jalan Jogja-Solo yang adem via Klaten, dan lanjut lewat jalan Solo-Purwodadi yang banyak mobil-mobil besar. Tapi ya, risikonya muka jadi hitam kena asap knalpot!

Sebagai anak rantau, saya cuma pengen bisa lebih sering pulang tanpa ribet. Berharap banget sih ada solusi buat masalah transportasi ini. Mungkin KAI bisa mikirin buat ngoperasiin lagi KA Sancaka Utara, atau minimal pemerintah ada alternatif transportasi yang nyaman dan cepat buat kita-kita yang pengen pulang kampung. Kan nggak semua orang punya kendaraan pribadi, dan nggak semua orang juga suka naik bus yang jalurnya kadang muter-muter.

Soalnya, kangen rumah tuh nggak bisa dituntaskan cuma sekali dua kali pulang aja dalam setahun buat mahasiswa yang sering ngerasa homesick seperti saya ini. Kadang ada momen-momen kecil yang pengen banget dirasain bareng keluarga, kayak makan bareng, ngobrol santai di teras, atau sekadar jalan-jalan sore di kampung halaman.

Baca Juga:

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

Jadi, buat temen-temen mahasiswa Blora atau dari daerah-daerah sekitar yang mungkin baca tulisan ini, share dong pengalaman kalian gimana caranya biar pulang kampung tetap nyaman dan nggak bikin stress!

Yuk, semangat terus ngejar cita-cita di kota orang. Tapi jangan lupa juga buat tetap jaga koneksi sama kampung halaman. Karena sejauh apapun kita merantau, rumah tetaplah tempat terbaik untuk pulang.

Penulis: Oktavian Haris Putri

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2024 oleh

Tags: bloracepuJogjaka sancaka utarakampus negeri jogjakampus slemankuliah di jogjaptn jogja
Oktavian Haris Putri

Oktavian Haris Putri

Saya mahasiswa rantau asli Blora yang pengin dapet penghasilan tambahan. Saat ini saya baru semester 2 di salah satu PT Negeri Yogyakarta, Jurusan Akuntansi.

ArtikelTerkait

Kodim 0734/Yogyakarta: Dulunya Sekolah para Guru, Kini Jadi Markas para Tentara

Kodim 0734/Yogyakarta: Dulunya Sekolah para Guru, Kini Jadi Markas para Tentara

18 Maret 2024

Yang Terjadi Jika Burjo Sami Asih Ditutup Seperti McD Sarinah

13 Mei 2020
friends biaya hidup mahasiswa jogja Tempat Nongkrong Hits dan Legendaris di Jogja yang Pernah Jaya Pada Masanya

Tempat Nongkrong Hits dan Legendaris di Jogja yang Pernah Jaya Pada Masanya

19 November 2019
Jalan Balapan Jogja, Jejak Pacuan Kuda Zaman Belanda di Kota Jogja

Jalan Balapan Jogja, Jejak Pacuan Kuda Zaman Belanda di Jogja

17 Januari 2024
Jika Istilah Klitih Diganti, Apakah Jogja Akan Lebih Baik-baik Saja? Terminal Mojok.co

Jika Istilah Klitih Diganti, Apakah Jogja Akan Lebih Baik-baik Saja?

7 April 2022
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.