Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Kelakuan Menyebalkan Orang Parkir Motor di JCM yang Bikin Naik Darah!

Shila Nurita oleh Shila Nurita
23 Maret 2025
A A
Kelakuan Menyebalkan Orang Parkir Motor di JCM yang Bikin Naik Darah!

Kelakuan Menyebalkan Orang Parkir Motor di JCM yang Bikin Naik Darah!

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang yang jarang ke Jogja City Mall (JCM), saya bisa menjudge bahwa parkiran motor di sana itu sudah seperti gelanggang adu mental. Niat datang buat belanja atau nongkrong dengan hati senang, tapi begitu masuk parkiran, rasanya sudah siap dengan berbagai drama yang bikin darah naik. JCM itu mall besar, tapi parkiran motornya bisa jadi sumber stres sendiri. Di tengah keramaian itu, akan selalu muncul kelakuan-kelakuan menyebalkan orang-orang yang parkir motor seenaknya seiring beberapa kali saya ke sana.

Mungkin ada yang punya kesamaan, pas parkir kita sudah merasa kalau cara memarkirkan motor sudah benar, tidak menghalangi jalan atau memenuhi ruang parkir. Tapi pas mau keluar, tiba tiba motor kita berteleportasi entah ke mana. Ini sih pengalaman paling ngeselin!

Setelah puas jalan-jalan atau nongkrong, balik ke parkiran dengan semangat mau pulang, tapi motor mendadak hilang dari tempatnya. Awalnya mikir yang terburuk, “Waduh, jangan-jangan hilang!” Karena kebiasaan saya yang ninggal karcis parkir di dashboard motor. Udah muter-muter parkiran, tanya petugas yang ada cuma dijawab, “Coba dicek lagi, Mbak,” dan akhirnya nemu motor di pojokan tempat yang nggak aku kenali sama sekali. Siapa yang mindahin? Entahlah. Mungkin buat mereka cuma iseng atau mau cari parkir lebih enak, tapi buatku ini ganggu banget. Bikin panik, serius! Jan guathel!

Dalam artikel ini, saya ingin merangkum penderitaan-penderitaan yang saya rasakan saat parkir di JCM.

Matic bodi bongsor adalah bencana

Kasus satu ini adalah salah satu alasan betapa saya nggak suka dengan motor matic yang punya body bongsor. Motor dengan bodi bongsor pasti menyusahkan motor yang parkir di sebelahnya karena makan tempat. Mau geser, makin susah. Bisa dibayangkan kan, bagaimana susahnya nggeser motor bebek obesitas ini?

Udah capek hati, ditambah malah harus drama dorong-dorong motor orang dulu biar bisa keluar. Lucunya, kalau petugas parkir JCM ada di situ, mereka sering cuma lihat-lihat doang tanpa berusaha bantu. Kalian digaji kan ya dari uang kita-kita juga yang mbayar tarif parkir. Mbok ya bantu.

Maksa parkir di pintu masuk mall JCM

Hal kocak lainnya adalah lihat orang parkir maksa di depan pintu masuk mall JCM, sampai effort nggeser kerucut pembatas segala. Entah mereka nggak lihat tanda larangan atau sengaja tutup mata, parkir di akses jalan dan pintu keluar itu seolah seperti hal yang normal. Kalau lagi ada petugas, mungkin langsung ditegur, tapi seringnya ya dibiarkan saja. Padahal jelas-jelas bikin macet, orang yang mau lewat jadi terhalang. Pernah lihat ada yang marah-marah karena mau keluar tapi terhalang motor yang parkir sembarangan.

Petugas? Lagi-lagi cuma geleng-geleng tanpa solusi.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Wuling Air EV, Mobil Listrik yang Jadi Musuh Bersama para Pengendara Mobil di Parkiran

Kok helmnya ada 2?

Yang satu ini, sumpah, ini ngeselin banget! Belum lama kejadiannya. Lagi buru-buru mau pulang, eh ada helm entah dari mana nongkrong manis di spion motor saya. Awalnya saya cuman mbatin, lah kenapa helmnya jadi 2, perasaan saya ke JCM sendiri. Apa ada yang kelupaan atau salah naroh. Kalau hilang atau jatuh, siapa yang mau tanggung jawab?

Udah gitu, petugas parkir malah bilang, “Coba cari yang punya aja, Mbak.” Lah, kenapa jadi saya yang harus cari? Kenapa jadi saya yang repot?! Lha anda itu kan petugasnya, gimana sih. Harusnya Anda punya SOP terkait hal-hal random tak terduga kalau terjadi di lokasi parkiran.

Sebagai tambahan, apakah kalian pernah menemui orang markir dengan motor dikunci setang dengan arah terbalik? Kalau belum, Anda sangat beruntung dan semoga jangan pernah ketemu sama yang satu ini karena ini adalah hal absurd yang bikin saya mau menghancurkan seisi parkiran di JCM.

Bayangkan, ngunci setangnya dengan posisi ekstrem—belok ke arah yang bikin motor di sebelahnya susah banget buat keluar. Udah motornya mepet, setangnya dikunci terbalik pula! Mau geser sedikit takut ada yang lihat terus dikira maling. Kalau sudah begini, sering cuma bisa ngelus dada dan berharap pemiliknya cepat balik. Petugas? Nggak dulu.

Parkiran JCM sudah bagus, tapi…

Saya merasa petugas parkir JCM itu kayak lagunya UTOPIA, “Antara Ada dan Tiada”. Petugas parkir seharusnya bisa bantu mengatur parkiran, memastikan motor nggak parkir sembarangan, atau setidaknya membantu orang-orang yang lagi ribet cari motor yang dipindahin sembarangan. Tapi sering kali mereka cuma duduk-duduk, ngobrol, atau malah main HP. Ketika kita tanya bantuan, jawabannya cuma normatif: “Dicari lagi aja, Mbak.” Mau komplain tapi percuma, karena mereka lebih banyak jadi penonton daripada pengelola parkir.

Pada akhirnya, parkiran JCM itu sebenarnya sudah cukup tertata dengan petugas yang berjaga. Tapi, kelakuan menyebalkan kayak gini bikin suasana parkir jadi kacau. Aku tahu parkiran sering penuh dan sempit, tapi bukan berarti kita bisa seenaknya sendiri tanpa mikirin orang lain. Kita semua bayar parkir, kita semua pengin parkir nyaman, tapi nggak perlu kan egois sampai bikin orang lain kesel?

Buat yang mau ke Mall JCM, yuk jadi pengguna parkiran yang bijak. Parkir rapi, jangan asal geser motor orang, jangan parkir di area terlarang, pastikan kunci setangmu nggak bikin ribet orang lain, dan tolong, buat petugas parkir, bantulah kami dengan lebih serius! Karena jujur aja, nggak ada yang mau pulang dari mall dengan mood hancur cuma gara-gara masalah parkiran.

Penulis: Shila Nurita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sleman City Hall Lebih Unggul daripada Jogja City Mall: Akses Masuknya Mudah, Nyaman untuk Berbagai Acara

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2025 oleh

Tags: JCMmallparkiran
Shila Nurita

Shila Nurita

Mantan mahasiswa Udinus.

ArtikelTerkait

Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Terlihat Melarat  Mojok.co

Jogja City Mall, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat 

24 April 2025
4 Alasan Malang Nggak Perlu Bangun Mall Baru

4 Alasan Malang Nggak Perlu Bangun Mall Baru

18 Januari 2025
Senjakala International Plaza, Mall Tertua di Palembang: Dulu Jadi Andalan, Sekarang Mulai Ditinggalkan

Senjakala International Plaza, Mall Tertua di Palembang: Dulu Jadi Andalan, Sekarang Mulai Ditinggalkan

2 Januari 2024
Sunrise Mall Mojokerto Semrawut, Bikin Kapok Pengunjung yang Datang

Sunrise Mall Mojokerto Semrawut, Bikin Kapok Pengunjung yang Datang

31 Agustus 2024
Delta Plaza Surabaya, Mall Sejuta Umat di Surabaya Mengalahkan Royal Plaza dan BG Junction

Delta Plaza Surabaya, Mall Sejuta Umat di Surabaya Mengalahkan Royal Plaza dan BG Junction

30 November 2023
Penitipan Helm di Mall, Pemerasan yang Berkedok Layanan Jasa

Penitipan Helm di Mall, Pemerasan yang Berkedok Layanan Jasa

31 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.