#3 Nggak sedia pisau kecil untuk potong brownies
Kekurangan Brownies Amanda lainnya yang luput dari perhatian adalah soal pisau. Sedihnya, brownies ini nggak menyelipkan pisau di dalam kotaknya. Pisau plastik gitu lho yang sangat membantu banget. Yah, meskipun kalau beli di outlet ditawarin sekalian mau dipotong atau nggak, kadang kalau saya beli buat bekal keluar kota lebih memilih nggak dipotong supaya nggak hancur di perjalanan.
Nah, kalau disediakan pisau plastik kecil kan jadi lebih membantu. Tinggal potong, deh, nggak repot cari pisau.
Baca juga: Kasta Biskuit dalam Sekaleng Khong Guan: Mana yang Kamu Makan Duluan?
#4 Terlalu banyak kenangan di setiap potongan Brownies Amanda
Harus kita akui, Brownies Amanda ini jadi teman setiap momen penting dan berharga. Makanya ada begitu banyak kenangan dengan brownies ini. Mau acara sedih atau senang, konsumsinya biasanya brownies ini. Bahkan Mas Rizky sempat menulis kalau brownies ini jadi konsumsi wajib di sidang skripsi kampusnya. Pokoknya brownies ini andalan banget.
Nah, kadang saat makan brownies ini saya juga teringat masa kecil atau hal-hal yang sudah saya lalui. Misalnya, dulu sering dibelikan Brownies Amanda saat berhasil jadi juara kelas. Momen seperti itu selalu terkenang dan bikin saya sebagai penikmat brownies merasa sedih sekaligus terharu.
Brownies Amanda memang berhasil menjadi kiblat brownies Indonesia. Gerainya ada di mana-mana dan rasanya nggak pernah mengecewakan. Sayangnya, kekurangan-kekurangan di atas kadang bikin konsumen kayak saya merasa sedih. Semoga saja pihak Amanda bisa memperbaiki kekurangan di atas nggak biar konsumen makin cinta sama brownies satu ini.
Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi
BACA JUGA 4 Kasta Tertinggi Varian Rasa Brownies Amanda yang Nggak Bikin Kecewa.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.















