Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Keresahan Saya Selama Tinggal di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen

Hanifatul Hijriati oleh Hanifatul Hijriati
28 Oktober 2023
A A
Keresahan Saya Selama Tinggal di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen

Keresahan Saya Selama Tinggal di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pertumbuhan pesat bikin warga jadi makin konsumtif

Selama tinggal di Gemolong, saya merasa makin konsumtif. Di kecamatan ini, saya bisa menemukan franchise warung makan hingga beraneka ragam kebutuhan dan pernak-pernik lainnya dengan begitu mudah. Saya pun kesulitan mengendalikan nafsu jajan dalam diri ini.

Belum lagi kini di Kecamatan Gemolong makin banyak kafe dan tempat nongkrong kekinian. Pertumbuhannya cukup meresahkan, utamanya bagi saya yang memang gemar jajan.

Sebelum tinggal di Gemolong, saya nggak pernah jajan banyak. Maklum, di tempat tinggal sebelumnya, pilihan jajanannya nggak sebanyak di Gemolong. Selain itu, kalau kepingin makan makanan tertentu yang baru ada di Solo, saya selalu mikir berkali-kali karena harus menempuh perjalanan hingga ke Solo.

Nah, begitu pindah ke Gemolong, berbagai makanan dan minuman yang awalnya cuma bisa saya beli di Solo, sudah membuka gerai mereka di kecamatan ini. Dari Mixue sampai berbagai merek roti dan franchise rumah makan yang ada di Solo kini bisa saya jumpai di Gemolong. Situasi semacam ini sukses menguras pengeluaran saya.

Kondisi jalan lintas kabupaten dan kota yang aduhai

Maksud saya aduhai di sini tentu saja kondisi jalan yang aduhai bolong-bolong dan sangat nggak direkomendasikan untuk dilalui. Sebenarnya, kondisi jalan raya Gemolong Solo—atau yang lebih dikenal jalan Solo-Purwodadi—dikenal sebagai jalan neraka. Uniknya, setiap selesai proyek perbaikan jalan, tak perlu waktu lama untuk bisa bolong lagi. Yah, jalur ini memang langganan rusak.

Penyebab jalan lintas kabupaten dan kota ini cepat rusak tak lain dan tak bukan karena sering dilewati truk besar hingga kontainer. Maklum, jalur ini menjadi jalur distribusi berbagai bahan pangan hingga konsumsi lainnya dan jalan lintas kabupaten dan kota.

Meskipun gairah warga Kecamatan Gemolong untuk jalan-jalan ke Solo nggak mudah dipatahkan oleh kondisi jalan, tetap saja jalan rusak gini mengganggu. Betul apa betul?

Harga properti di Kecamatan Gemolong makin meroket

Selain harga rumah dan bangunan yang makin meroket, Gemolong terkenal dengan harga tanahnya yang tinggi. Bagi warga kelas menengah, kaum mendang-mending dengan gaji UMR atau di bawah UMR, dan orang-orang yang nggak punya warisan banyak, saya sarankan pikir-pikir lagi sebelum beli properti di Gemolong.

Baca Juga:

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

Tingginya harga properti di Gemolong ini bahkan melebihi harga properti di Kota Sragen. Kecuali jika kamu kaya raya, membeli tanah di Gemolong tampaknya sebatas mimpi.

Meskpun harganya tinggi, nilai jual dan investasi di kecamatan ini layak dijadikan pertimbangan sebagai investasi yang akan sangat menguntungkan, kok. Yah, asal punya modal gede aja, sih. Kecamatan Gemolong ini layaknya lumbung uang untuk Kabupaten Sragen, jadi nggak usah heran kalau nilai properti di wilayah ini snagat tinggi.

Beberapa orang kelas menengah yang bukan berasal dari Gemolong biasanya memilih untuk membeli tanah atau rumah di pinggiran Gemolong atau kecamatan yang bertetangga dengan Gemolong. Misalnya seperti di Kalijambe, Miri, Sumberlawang, atau Plupuh. Lumayan, harganya masih terjangkau dan nggak jauh-jauh amat dari Gemolong.

Itulah beberapa keresahan saya selama tinggal di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Tentu saja saya berharap bisa mengatasi keresahan-keresahan di atas. Toh, saya masih betah tinggal di sini.

Penulis: Hanifatul Hijriati
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Gemolong, Kecamatan Terbesar Kedua di Sragen yang Kini Menjelma Menjadi Kota yang Proper.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2023 oleh

Tags: gemolongjawa tengahkecamatanKecamatan Gemolongkeresahansragen
Hanifatul Hijriati

Hanifatul Hijriati

Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri Gemolong. Sering memiliki kegelisahan jika berkaitan dengan kebijakan pendidikan.

ArtikelTerkait

Salatiga Kota Terbaik di Jawa Tengah untuk Pensiun (Unsplash)

7 Hal yang Menegaskan Bahwa Salatiga Adalah Kota Terbaik di Jawa Tengah untuk Pensiun

5 Februari 2025
Purbalingga Bikin Warga Bangga karena Bisa Mengalahkan Purwokerto

Purbalingga Bikin Warga Bangga karena Bisa Mengalahkan Purwokerto

8 April 2024
8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah (Unsplash)

8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah

3 Desember 2025
5 Julukan yang Cocok Disematkan untuk Demak, Mulai dari Kota Kincir Angin hingga Jalan Seribu Lubang

5 Julukan yang Cocok Disematkan untuk Demak, Mulai dari Kota Kincir Angin hingga Jalan Seribu Lubang

8 Mei 2024
Motor Honda Vario Merah Pemkot Semarang dan Hal-hal yang Perlu Diluruskan biar Nggak Salah Paham

Motor Honda Vario Merah Pemkot Semarang dan Hal-hal yang Perlu Diluruskan biar Nggak Salah Paham

7 Desember 2023
Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram  Mojok.co

Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram 

7 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

14 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.