Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
5 April 2026
A A
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngomongin kota ini, bukan sekadar romansa cuaca dingin atau ikon bernama Jalan Braga. Di antara 30 kecamatan, ada satu wilayah unik bernama Kecamatan Antapani Bandung. 

Ibarat keluarga, Kecamatan Antapani Bandung seperti “anak bungsu”. Ia adalah sebuah kawasan hasil pemekaran yang relatif muda jika kita membandingkannya dengan kecamatan-kecamatan tua lainnya.

Begitu melintasi di gerbang masuk Kecamatan Antapani Bandung, auranya terasa sangat kontras dengan wilayah lain. Ada “sekat” tak kasat mata yang menegaskan statusnya, yaitu teritori kelas ekonomi menengah ke atas atau mapan. 

Namun, di balik kompleks perumahan dan deretan kafe, Kecamatan Antapani Bandung menyimpan sejarah unik dan paradoks.

BACA JUGA: Kota Bandung Tak Mungkin Selamat dari Kemacetan Meski Jadi Lautan Flyover

#1 Asal-usul nama

Banyak orang yang tinggal di Kecamatan Antapani Bandung hanya tahu kalau daerahnya adalah komplek perumahan mewah nan nyaman. Tapi, kalau membuka buku Toponimi Kota Bandung karya T. Bachtiar dkk., kita akan menemukan fakta bahwa identitas asli kawasan ini sebenarnya adalah Hantap. Sampai akhir 1980-an, warga Cicadas masih lebih akrab menyebut kawasan ini sebagai Hantap ketimbang Antapani.

Pelafalan kata “Antapani” merupakan evolusi pelafalan dari hantap-hantap-antapani. Nama Hantap sendiri diambil dari tumbuhan Sterculia javanica, pohon tropis yang dulu mungkin menjadi penguasa lanskap di sini sebelum digantikan oleh pagar-pagar beton perumahan.

Naik ke era modern, nama Kecamatan Antapani Bandung mendapatkan sentuhan humor dari mantan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Beliau sempat mempopulerkan singkatan gaul dari Antapani: Antara Cinta tapi Teu Wani. Yang Artinya, Antara cinta tapi nggak berani.

Baca Juga:

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

Ada satu fakta menarik lainnya, Salah satu band papan atas Indonesia lahir di kawasan Antapani ini. Yakni Peterpan atau yang kini telah berubah menjadi Noah. Konon nama band Peterpan merupakan sebuah akronim yang berarti “Pemuda Terminal Antapani”.

#2 Sejarah lahirnya Kecamatan Antapani Bandung

Seperti yang saya sebut di atas, Kecamatan Antapani Bandung adalah “anak bungsu”. Bagaimana tidak, sejarah mencatat bahwa pada 14 April 2007, Wali Kota Bandung saat itu, Dada Rosada, resmi memekarkan Antapani dari induknya, Kecamatan Cicadas.

Dulu, Cicadas itu wilayahnya luas banget, sehingga urusan administratifnya nggak efektif. Akhirnya, lahirlah Antapani sebagai solusi. 

Namun, berbeda dengan daerah lain di Bandung yang tumbuh organik dari perkampungan, Antapani adalah proyek ambisius. Wilayah ini hasil perubahan wajah rawa dan sawah subur menjadi komplek perumahan kelas menengah ke atas.

Baca halaman selanjutnya: Mewah, tapi nggak terurus.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 April 2026 oleh

Tags: antapani macetBandungflyover Pelangi antapaniKecamatan AntapaniKecamatan Antapani Bandungkota bandungNOAHPemuda Terminal AntapanipeterpanRidwan Kamil
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Cadas Pangeran Sumedang Jalur Cantik, sekaligus Mengerikan (Unsplash)

Cadas Pangeran Sumedang, Jalur Penghubung Bandung-Cirebon yang Menjadi Saksi Bisu Kengerian Kerja Rodi Masa lalu

9 Februari 2024
nama ridwan kamil di masker bantuan langsung tunai BLT pemprov jawa barat mojok.co

Kenapa Ada Nama Ridwan Kamil di Bantuan Masker Pemprov Jawa Barat?

9 Agustus 2020
Kasta Lagu Peterpan Paling Membekas di Ingatan Fans yang Seharusnya Dinyanyikan Saat Reuni Mojok.co

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

11 Juli 2025
5 Rekomendasi Tempat Sahur yang Bisa Jadi Pilihan di Bandung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Tempat Sahur yang Bisa Jadi Pilihan di Bandung

7 April 2022
RS Borromeus Bandung: Rumah Sakit Mewah yang (Sepertinya) Bikin Betah

RS Borromeus Bandung: Rumah Sakit Mewah yang (Sepertinya) Bikin Betah

12 Oktober 2022
5 Hal tentang Masjid Raya Al-Jabbar yang Jarang Orang Ketahui ridwan kamil

Ridwan Kamil Lebih Siap Jadi Artis ketimbang Presiden

18 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo Mojok 

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo 

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.