Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kebohongan Surabaya yang Bikin Sidoarjo Kelihatan Terbelakang Padahal Lebih Lengkap Sebagai Sebuah Daerah

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
21 Januari 2026
A A
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Bandara Juanda punya Sidoarjo bukan Surabaya

Ini lagi. Sebagai kota besar, saya anggap Surabaya sama seperti Jogja. Sama-sama punya bandara sebagai pelengkap semua titik kumpul alat transportasi. 

Nyatanya, secara administrasi, Bandara Juanda ini ada di Sidoarjo, tepatnya di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Namun, secara branding dan identitas publik, memang lebih melekat ke Surabaya.

Ya maklum, Surabaya adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur sekaligus kota terbesar kedua di Indonesia. Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, Surabaya menjadi destination city kalau kita membandingkannya dengan Sidoarjo. Maaf ya, Darjo.

Oleh sebab itu, Bandara Juanda, secara fungsional, banyak yang menganggapnya sebagai bagian dari infrastruktur Surabaya. Kenyataan yang bikin nama Sidoarjo agak terpinggirkan.

Selain itu, yang kerap membuat “salah paham” adalah perkara jarak. Meskipun berada di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, letak Bandara Juanda sangat dekat dengan perbatasan Surabaya. 

Jaraknya hanya sekitar 15 kilometer dari pusat kota Surabaya. Bagi orang luar daerah, batas wilayah antara Sidoarjo dan Surabaya sering tidak terlihat jelas karena pembangunan yang sudah menyambung.

Baca juga Sidoarjo yang Membuat Wisatawan Bertanya-tanya, Antara Resah dan Heran karena ini Bukan Kabupaten tapi Kota yang Menyamar

#3 Lontong kupang yang sangat bikin salah paham

Saya tidak suka lontong kupang. Entah kenapa nggak cocok sama selera saya. Sudah nggak suka, kuliner ini paling bisa bikin salah paham.

Baca Juga:

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

Pertama, meski memakai nama “kupang”, kuliner ini tidak berasal dari Kupang di NTT. Kedua, ia tidak berasal dari Surabaya meski banyak orang awam yang mengenalnya sebagai kuliner khas Kota Pahlawan. Ketiga, lontong kupang berasal dari Sidoarjo. Keren sekali.

Secara historis dan geografis, lontong kupang berasal dari daerah pesisir Sidoarjo seperti Balongdowo dan Candi. Istilah “kupang” merujuk kepada kerang laut berukuran sangat kecil seukuran biji beras di pantai berlumpur. Nah, para nelayan dan pedagang dari Sidoarjo akan memasarkan kupang tangkapan ke Surabaya karena potensi ekonomi yang lebih besar.

Ada beberapa alasan kuliner ini malah nempel ke branding-nya Surabaya. Pertama, populasi pedagang lontong kupang di Surabaya lebih besar ketimbang Sidoarjo. Mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran khusus.

Kedua, Kota Pahlawan menjadi pusat wisata kuliner. Ini yang membuat wisatawan mengasosiasikannya sebagai “makanan khas Surabaya”. Ketiga, kemiripan budaya yang semirip itu sehingga sering dianggap satu kesatuan wilayah (Gerbangkertosusila).

Nah, begitulah, kalau nggak sering ke Surabaya, saya nggak akan tahu berbagai “kebohongan” ini. Padahal faktanya, Sidoarjo sekeren itu. Punya terminal, bandara, dan kuliner yang begitu khas. 

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2026 oleh

Tags: bandara juandajawa timurlontong kupangSidoarjoSurabayaterminal bungurasihTerminal Purabaya
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Alasan Orang Surabaya seperti Saya Ogah Liburan ke Malang

Alasan Orang Surabaya seperti Saya Ogah Liburan ke Malang

25 Oktober 2024
5 Tempat Wisata Gratis di Surabaya yang Perlu Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat Wisata Gratis di Surabaya yang Perlu Dikunjungi

6 Desember 2021
Kawah Ijen via Banyuwangi: Jalur Red Flag yang Mengancam Pengendara

Kawah Ijen via Banyuwangi: Jalur Red Flag yang Mengancam Pengendara

8 November 2023
5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali Terminal Mojok

5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali

4 Agustus 2022
Bus Bagong, Bus Ekonomi Murah Rasa Jet Tempur

Bus Bagong Surabaya-Jember, Penyelamat Penumpang dari Ancaman Bus Bumel yang Suka Getok Tarif

7 Januari 2026
Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

25 Desember 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.