Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
16 Januari 2026
A A
4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Hidup di Solo murah, tapi nabung tetap susah

Katanya Solo itu murah. Makan seporsi nasi liwet masih bisa di bawah harga kopi kekinian di kota besar. Ongkos angkot (yang sekarang sudah jadi barang langka) dulu juga ramah di kantong.

Masalahnya, karena murah, godaan jajan jadi lebih sering. Hari ini makan tengkleng, besok nyobain selat Solo, lusa ngopi sambil ngemil serabi. Murah satuan, tapi seringnya itu yang bikin pengeluaran jadi akumulatif dan terasa juga di akhir bulan.

ADVERTISEMENT

Belum lagi karena merasa hidup santai, kita jadi jarang mikir soal masa depan. Nggak terasa, hidup hemat tapi tanpa sadar juga nggak produktif menabung. Katanya “biaya hidup di Solo rendah”, realitanya saldo tetap cepat habis.

Baca juga: Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja.

#4 Nggak tenang-tenang amat

Brosur wisata selalu menggambarkan Solo sebagai kota yang tenang, jauh dari hiruk pikuk kota besar, tempat yang pas buat slow living dan healing. Dan dibanding Jakarta atau Surabaya, memang Solo lebih tenang.

Tapi realitanya, Solo punya vibenya sendiri yang sebenernya nggak kalah rame. Jalanan macet di jam-jam tertentu terutama di area Gladag atau Purwosari. Suara klakson motor nggak kalah ribut dari kota lain. Weekend di Alun-Alun atau Ngarsopuro? Rame banget, penuh sesak, Instagram vibes-nya menguap digantikan keringat.

Yang bikin lebih nggak tenang, Solo itu kota yang lagi berkembang. Setiap bulan ada aja kafe baru, tempat makan baru, spot foto baru. FOMO-nya tinggi banget. Kamu mikir mau weekend santai di kos aja, tapi timeline Instagram penuh orang yang lagi di tempat-tempat baru yang aesthetic. Jadilah kamu keluar juga, ngeluarin duit lagi, capek, pulang kos malah lebih stres.

Jadi, tenang itu relatif. Kalau kamu bandingkan dengan Jakarta yang traffic-nya brutal 24/7, ya Solo tenang. Tapi kalau ekspektasinya Solo tuh kayak desa yang adem dan sunyi, ya salah besar.

Baca Juga:

Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan

4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul Dibanding Stasiun Solo Balapan di Mata Saya

Semua kebohongan ini yang bikin hidup di Solo jadi menarik. Kamu dapat pengalaman yang nggak bakal kamu dapatkan di kota lain. Kamu belajar bahwa hidup itu nggak selalu sesuai ekspektasi, dan itu nggak masalah.

Dan kalau kamu tanya apakah saya akan merekomendasikan orang buat pindah ke Solo? Ya. Tapi dengan catatan jangan percaya brosur wisata. Percaya sama cerita orang yang udah tinggal di sini. Karena realita Solo jauh lebih menarik daripada yang dijual di brosur dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2026 oleh

Tags: Banjarsari Solobiaya hidup di soloKota Solokuliner solomanahanpilihan redaksisolowisata kuliner solo
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

5 Pasangan Bromance Terkoplak dalam Semesta Drama Korea terminal mojok

5 Pasangan Bromance Terkoplak dalam Semesta Drama Korea

31 Agustus 2021
sertifikat ispo sertifikasi perkebunan kelapa sawit trifos terminal mojok.co

Konsumen Produk Sawit Harus Pastikan Barang yang Dibelinya Dibuat Tanpa Merusak Alam

16 November 2021
Pengalaman Saya Terjebak Belasan Aplikasi Pinjol dan Cara Menyelesaikannya

Pengalaman Saya Terjebak Belasan Aplikasi Pinjol Sampai Rp60 Juta

2 Februari 2023
Prembun Kebumen, Kecamatan yang Nggak Istimewa, tapi Nyaman Dijadikan Tempat Tinggal Mojok.co

Prembun Kebumen, Kecamatan yang Nggak Istimewa, tapi Nyaman Dijadikan Tempat Tinggal

24 Juli 2024
5 Hal Tidak Menyenangkan di Solo yang Sering Bikin Wisatawan Kapok

5 Hal Tidak Menyenangkan di Solo yang Sering Bikin Wisatawan Kapok

26 Oktober 2025
Soto Campur Nasi: Culture Shock Orang Jambi yang Hidup di Solo

Soto Campur Nasi: Culture Shock Orang Jambi yang Hidup di Solo

30 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending Mojok.co

Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending

22 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.