Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

Muhammad Nur Azza oleh Muhammad Nur Azza
27 November 2025
A A
Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja

Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan dibandingkan, karena keduanya punya nilai tersendiri

Tapi sebenarnya, esensinya bukan soal siapa yang lebih lengkap atau lebih indah. Karena Solo dan Jogja bukan soal alamnya saja, tapi soal atmosfernya, dan “jiwanya”.

Jogja dikenal sebagai kota pelajar dan kota singgah. Tempat orang datang merantau, belajar, tumbuh, dan kemudian membawa pulang cerita. Dinamis, ramai, dan penuh energi. Sementara Solo dikenal sebagai kota tinggal. Ritmenya tenang, tidak terburu-buru, lebih akrab, dan kuat dengan akar warganya. Sama-sama tenang, tapi rasa tenangnya beda.

ADVERTISEMENT

Jogja terasa muda. Solo terasa matang. Jogja riuh dengan kultur populer, Solo pelan dengan napas tradisi. Jogja cocok jadi tempat mencari, Solo cocok jadi tempat kembali. Dan Jogja seperti tempat merangkai kenangan, Solo seperti tempat menyimpan kenangan itu.

Dan di balik perbedaan itu, sebenarnya dua kota ini saling melengkapi. Jogja punya geliat ekonomi kreatif, Solo punya kekuatan budaya yang mengakar. Jogja penuh mahasiswa, Solo penuh pekerja rantau. Lalu, Jogja kuat di ruang publik dan seni modern, Solo kuat di pelestarian warisan budaya. Keduanya unik dengan caranya sendiri.

Karena perbandingan itu sebenarnya tidak melulu soal siapa lebih unggul. Tapi tentang memahami bahwa dua hal yang mirip belum tentu harus sama. Solo tidak harus punya pantai untuk disebut menarik, Jogja tidak harus punya tradisi seperti Sekaten untuk disebut berbudaya. Keduanya punya ceritanya sendiri.

Jadi diri sendiri

Jogja tidak perlu menjadi Solo, dan sebaliknya. Dua-duanya punya caranya sendiri untuk membuat orang betah, betah tinggal ataupun betah rindu. Tidak perlu saling meniru, karena keduanya memang sudah kembar. Yang dibutuhkan bukan saling mengungguli, tapi saling melengkapi.

Kita terlalu sering sibuk mencari pemenang dari perbandingan yang sebenarnya tidak sedang mengadakan lomba. Kedua kota ini tidak pernah bertanding. Mereka hanya berjalan berdampingan, dengan pesona dan takdirnya masing-masing.

Karena kota itu tidak harus sama untuk dianggap hebat. Ia hanya perlu punya rasa. Keduanya jelas punya rasa itu. Duet, bukan rival.

Baca Juga:

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Penulis: Muhammad Nur Azza
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 November 2025 oleh

Tags: GunungkidulJogjapantai di jogjapantai di solo rayasoloWonogiri
Muhammad Nur Azza

Muhammad Nur Azza

Warga Solo coret yang sedang belajar Hubungan Internasional di Solo. Menaruh perhatian pada konservasi alam dan arkeologi. Suka baca Doraemon.

ArtikelTerkait

Kasih Tahu Saya dong, Bagaimana Rasanya Clubbing?

Kasih Tahu Saya dong, Bagaimana Rasanya Clubbing?

1 Desember 2019
3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance pak ogah

3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance

18 Agustus 2025
Jogja dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Diguyur Hujan Sekali, Banjirnya Berkali-kali

Jogja dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Diguyur Hujan Sekali, Banjirnya Berkali-kali

24 Mei 2025
Pengalaman Motoran Lamongan-Jogja: Mulai Jalur Rusak sampai Alas Ngawi yang Menghipnotis untuk Tidur Sesaat

Pengalaman Motoran Lamongan-Jogja: Mulai Jalur Rusak sampai Alas Ngawi yang Menghipnotis untuk Tidur Sesaat

25 Oktober 2025
Suka Duka Tinggal di Pemukiman Padat Penduduk di Jogja (Unsplash)

Kampung Padat Penduduk di Jogja Jauh Lebih Nyaman ketimbang Jakarta, meski Sering Bikin Kesal Juga

19 Agustus 2024
Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

27 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.