Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
17 Desember 2023
A A
Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai kabupaten sentral di wilayah Tapal Kuda, Kabupaten Jember sudah seharusnya punya moda transportasi umum yang efektif dan mudah bagi warganya. Mengingat, Jember merupakan kota favorit bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan selain Surabaya dan Malang. Sebut saja Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember yang keduanya sama-sama punya track nasional bagus ada di sini.

Tentu bukan hanya warga Jember yang punya aktivitas di sana, mahasiswa dari tanah rantau juga. Sebab, nggak semua warga dan mahasiswa yang merantau ke Jember punya kendaraan pribadi untuk mobilisasi. Kalau pakai kendaraan pribadi, apa nggak bikin tambah macet Kabupaten Jember?

Pasalnya, data dari BPS Kabupaten Jember 2023 menyatakan kalau Jember setidaknya punya 2.584.233 jiwa penduduk yang tersebar. Jumlah yang besar bagi kabupaten yang ada di kawasan Tapal Kuda. Dari banyaknya penduduk itu, terutama pada kawasan yang banyak pelajar, mahasiswa, dan orang bekerja, alangkah lebih efektif dan efisien kalau Kabupaten Jember memiliki moda transportasi umum yang mendukung. Selain membantu mobilitas warga, juga bisa mendukung promosi pariwisatanya.

Perlu penanganan terhadap halte yang terbatas dan kurang terawat di Kabupaten Jember

Permasalahan yang perlu dihadapi pertama kali adalah memperbaiki halte-halte di pusat Kabupaten Jember karena keberadaan halte di Jember saat ini kurang memadai. Hal ini terlihat dari jumlah halte bus yang sedikit, kurang terawat, dan fasilitas seperti tempat duduk juga terbatas. Selain itu, lokasi haltenya pun kurang strategis.

Seharusnya, halte-halte yang ada ditempatkan di beberapa titik yang paling banyak aktivitasnya, misalnya di depan sekolah, kampus, mall, hingga kantor pemerintahan. Pengalaman saya hidup di Jember juga menemukan beberapa yang kurang terawat, misalnya halte di dekat Lippo Plaza Jember yang bahkan jadi tempat jualan PKL dan halte di sepanjang Jalan Gajah Mada. Ada juga beberapa halte yang fasilitasnya belum lengkap tanpa tempat duduk dan petunjuk rute.

Maka dari itu, Pemkab Jember bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Jember perlu bekerja sama meningkatkan hal ini. Sepele, sih, tapi penting.

Pemkab Jember harus membuat aplikasi transportasi agar warga Jember semakin mudah mengakses info terkini

Bercermin ke Surabaya, ada aplikasi GoBis yang punya banyak keunggulan. Misalnya, informasi rute dan jadwal, tracking bus, informasi halte, informasi tarif, dan informasi tentang Surabaya. Kabupaten Jember sendiri sebetulnya nggak kalah bagus dengan Surabaya kalau masalah rute dan wisata. Banyak tempat-tempat yang seharusnya diberikan halte seperti di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, Alun-alun, Pasar Tanjung, hingga masuk ke kampus-kampus seperti Jalan Kalimantan (Unej), Jalan Mastrip (Polije), dan Jalan Karimata (UnMuh Jember).

Dengan aplikasi transportasi umum seperti yang dimiliki Surabaya, saya rasa akan sangat membantu dan lebih bermanfaat untuk warga, mengingat saat ini kita hidup di dunia teknologi. Sebab, baik warga biasa, pekerja, maupun mahasiswa dapat mengaksesnya dengan mudah. Apalagi jika tarif busnya menggunakan QRIS dan ada diskon 50 persen bagi pelajar jika menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa atau Kartu Tanda Pelajar. Pasti akan sangat efektif.

Baca Juga:

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

J-Bus adalah solusi masalah transportasi umum di Jember

Banyak program yang dibuat oleh bupati soal apa pun. Dan, terkadang selalu menggunakan awalan “J” (untuk Jember). Misal, J-HUR (Hadir Untuk Rakyat) untuk layanan masyarakat, J-SIP (Sistem Informasi Prestasi) untuk pelayanan administrasi putra-putri Jember, J-Pasti Keren untuk layanan kesehatan, J-Silakon (Sistem Layanan Administrasi Kepegawaian Online), dan tentu saja seperti yang saya usulkan, yakni J-Bus untuk moda transportasi umum berupa bus yang nyaman, modern, dan aman.

Pengadaan moda transportasi J-Bus bagi masyarakat Kabupaten Jember selain mengatasi masalah lalu lintas dan mobilitas warga, juga sebagai akses wisata pusat kota. Apalagi jika berkolaborasi dengan angkutan feeder atau transportasi yang sudah ada, bisa merambah ke banyak hal, terutama wisata-wisata di luar pusat kota seperti pantai atau air terjun.

Sebab, perlu diketahui, Kabupaten Jember sebenarnya punya segudang wisata alam, akan tetapi para wisatawan biasanya kebingungan mengaksesnya. Pengalaman saya mengajak rombongan mahasiswa Surabaya ke Jember terasa sangat sulit karena transportasi umum terbatas dan belum terintegrasi. Padahal, niatnya ingin keliling Kabupaten Jember untuk berwisata. Sayang sekali, kan?

Oleh sebab itu, perbaikan di bidang transportasi seperti perbaikan halte, penentuan rute dan halte yang strategis, aplikasi transportasi yang memadai, hingga moda transportasi berupa J-Bus yang nyaman akan membantu di masa depan. Misal untuk menarik wisatawan, mempromosikan Jember, mengurangi kemacetan, hingga membantu mobilitas warga. Atau bisa juga menjadi bagian dari pengenalan wisata-wisata yang ada di Kabupaten Jember.

Saya sebagai masyarakat Kabupaten Jember asli, punya harapan yang tinggi soal ini. Kalau bisa, jangan cuma meniru Surabaya, kita harus bisa melampauinya. Betul?

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Mastrip: Jalan Paling Problematik di Jember, Hanya Orang Sabar yang Sanggup Melewatinya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2023 oleh

Tags: jawa timurjemberKabupaten JemberSurabayatransportasi umum
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Wisata Jember Nestapa di Puncak Rembangan Arjasa (Unsplash)

Nestapa Wisata Jember: Puncak Rembangan di Kecamatan Arjasa Butuh Perhatian dan Pengelolaan Maksimal

31 Juli 2023
Jalan Raya Ngawi Solo, Jalan Paling Menyiksa Pengendara di Jawa Timur

Jalan Raya Ngawi Solo, Jalan Paling Menyiksa Pengendara di Jawa Timur

9 Juli 2024
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
Rumah Makan Terdekat dari Universitas Jember Terminal Mojok

Rumah Makan Terdekat dari Universitas Jember: Rekomendasi Mahasiswa yang Beneran Kere

1 April 2022
Paiton Probolinggo Memang Aneh Desa Bukan, Kota Juga Bukan (Unsplash)

Paiton Probolinggo Memang Aneh: Desa Bukan, Kota Juga Bukan

24 Desember 2024
Pejabat Memang Tak Seharusnya Diminta Naik Transportasi Umum

Pejabat Memang Tak Seharusnya Diminta Naik Transportasi Umum

20 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.