Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kabupaten Blora Bukan Sebatas Horor Hutan Jati, Ini 3 Sisi Positif Blora, Kabupaten Indah yang Pesonanya Begitu Indah

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
26 Agustus 2024
A A
Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong! Mojok.co

Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong! (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Blora bisa dikatakan sebagai daerah underrated di Jawa Tengah. Nggak banyak orang yang tahu kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur ini. Kalau bukan karena kilang minyak di Cepu, mungkin orang asli Blora akan kesulitan menjelaskan daerah asalnya.

Orang yang masih awam pasti akan bertanya-tanya soal hal yang khas dari Blora atau potensi kabupaten tersebut. Sayangnya, kalau kamu mencari hal-hal yang menarik soal Blora, kamu malah akan menemukan kisah-kisah horor hutan jati di Blora. Kabupaten ini pun sebenarnya menyimpan banyak potensi. Hanya saja kini banyak warga aslinya yang memilih kuliah ke luar kota dan menetap di sana.

Saya pernah datang juga ke Kabupaten Blora untuk meneliti kehidupan masyarakat di sana, khususnya yang bergantung pada keberadaan hutan. Jika dibandingkan dengan kabupaten lain yang berbatasan langsung dengannya, Blora masih banyak kekurangannya. Sebut saja kondisi jalannya yang sangat rusak dan makin berbahaya kalau hujan serta penguasa daerah punya pengaruh yang sangat besar.

Selain itu, posisi Blora yang berada di tengah-tengah dan dikelilingi daratan membuat kabupaten ini seakan-akan “nggak ada apa-apa”. Blora yang nggak punya laut dan separuh daerahnya dikepung oleh hutan jati membuat pilihan hiburan bagi warganya terbatas.

Tapi di balik itu semua Blora juga menyimpan di sisi positif. Sisi positif yang akan saya sebutkan tentu bukan minyak atau hutan jatinya. Memang sih Blora punya kedua hal ini. Tapi seberapa besar peran minyak dan hutan jati dalam memberikan kemakmuran bagi rakyatnya? Paling-paling yang untung pemerintah atau korporasi.

Kembali lagi ke awal, inilah tiga sisi positif Blora yang bisa menjadi potensi daerahnya.

#1 Kebudayaan masih dilestarikan di Kabupaten Blora

Berapa banyak daerah di Indonesia yang masih mempraktikkan kebudayaan lokalnya secara rutin dan masif? Warga Blora sampai sekarang senantiasa menjaga kebudayaan mereka.

Salah satu tradisi yang masih dilaksanakan praktiknya oleh warga Blora adalah sedekah bumi, atau dalam bahasa lokalnya disebut  gas desa. Walaupun namanya gas desa, bukan hanya warga desa, melainkan juga warga di pusat kota Blora ikut memeriahkannya.

Baca Juga:

3 Fakta Menarik tentang Blora yang Jarang Orang Bicarakan

4 Hal yang Biasa di Semarang tapi Nggak Lumrah di Blora

Tradisi gas desa ini dilaksanakan secara  serentak di Blora dengan tiap desa yang menampilkan budaya-budaya khas Blora. Dalam tradisi gas desa ini turut dipertunjukkan seni barongan dan tayub Blora yang terkenal itu. Selain itu, warga di tiap desa juga akan open house dan menyajikan masakan yang bermacam-macam untuk menjamu tamu dari desa tetangga.

Gas desa dengan segala praktik kebudayaan di dalamnya semakin merekatkan relasi sosial masyarakat Blora. Jadi, nggak perlu kaget kalau menemukan fakta bahwa warga Blora sangat solid, bahkan kenal dekat satu sama lain.

Sisi positif yang satu ini bisa menjadi nilai jual Blora di bidang pariwisata. Nggak semua daerah di Indonesia punya kebiasaan ini. Pasti akan ada banyak turis yang tertarik menyaksikannya.

#2 Makan murah dan nggak nyampah

Jangan bilang harga makanan di Jogja murah kalau belum pernah ke Blora. Blora adalah another level of makanan murah sekaligus nggak nyampah. Jadi, selain ramah di kantong, ramah lingkungan juga.

Blora  adalah daerah agraris yang masyarakatnya banyak menanam tanaman pangan. Warga turut memanfaatkan keberadaan hutan jati dengan mengambil daunnya untuk dijadikan alas makan.

Kalau kita makan sate atau pecel Blora, pesanan kita nggak akan disajikan di atas daun pisang, kertas minyak, atau plastik. Warga Blora memakai daun jati yang dijadikan pincuk untuk meletakkan makanan. Daun jati yang dijadikan alas makanan ini tentu lebih mudah terurai dibandingkan kertas minyak atau plastik.

Harga makanan di Blora pun sangat terjangkau. Hampir kehabisan uang  saat akhir bulan dan hanya tersisa Rp5 ribu pun kita tetap bisa beli makan. Makanan yang sangat murah dan menjadi favorit seluruh kalangan di Blora adalah pecel yang ditambah dengan tempe mendoan.

Baca halaman selanjutnya

Nggak akan kepanasan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2024 oleh

Tags: aglomerasikabupaten bloraunderrated
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Tanamera, Coffee Shop Underrated yang Kualitas Kopinya Jempolan dan Layak Dicoba Terminal MOJOK

Tanamera, Coffee Shop Underrated yang Kualitas Kopinya Jempolan dan Layak Dicoba

4 Oktober 2022
3 Alasan Blora Kalah Pamor Dibanding Kabupaten Tetangga

3 Alasan Blora Kalah Pamor Dibanding Kabupaten Tetangga

14 Oktober 2025
Blora, Tempat Tinggal Terbaik untuk Orang Bergaji Pas-pasan yang Mendambakan Slow Living

Blora, Tempat Tinggal Terbaik untuk Orang Bergaji Pas-pasan yang Mendambakan Slow Living

23 Januari 2025
Kecamatan Kradenan Blora dan Kecamatan Kradenan Grobogan: Saudara Kembar Beda Kabupaten yang Bernasib Sama

Kecamatan Kradenan Blora dan Kecamatan Kradenan Grobogan: Saudara Kembar Beda Kabupaten yang Bernasib Sama

7 Juli 2025
Blora Tetap Sulit Berkembang meski Sudah Ada Mixue, Bioskop, hingga Mie Gacoan

Blora Tetap Sulit Berkembang meski Sudah Ada Mixue, Bioskop, hingga Mie Gacoan di Sini

17 Februari 2025
Blora, Kabupaten Kecil yang Dirusak oleh Kelakuan Bodoh Ormas (Wikimedia)

Blora, Kabupaten Kecil yang Dirusak oleh 3 Kelakuan Bodoh Ormas, Bikin Malu dan Menyusahkan Masyarakat Waras Lainya

24 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.