Informasi
ADVERTISEMENT

Mengenal Jurang Asmara alias Juras, Tempat Ngumpul Favorit Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Mengenal Jurang Asmara alias Juras, Tempat Ngumpul Favorit Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Irit bensin

Selain makan, salah satu pengeluaran terbesar mahasiswa yang merantau adalah bensin atau untuk transportasi. Maklum, selama jadi mahasiswa, pasti penginnya berpetualang alias jalan-jalan, kan? Ya masa mau belajar terus aja, bosen dong. Sekali-kali kan butuh refreshing juga. Salah satunya ya nongkrong dengan teman-teman.

Nah, guna menekan uang bensin, mahasiswa suka memilih tempat nongkrong yang dekat dengan kos atau kampus. Itulah yang bikin Juras menjadi favorit mahasiswa UIN Waliosongo Semarang. Saat nongkrong di sini, mahasiswa nggak perlu mengeluarkan uang bensin sama sekali. Sebab, Juras terletak di dalam kampus, jadi uang bensin yang dikeluarkan ya sama aja kayak untuk berangkat kuliah.

Nggak perlu beli jajan

Uang bensin bukan satu-satunya pertimbangan ketika mau nongkrong bareng teman-teman. Pengeluaran terbesar ketika nongkrong adalah makanan dan minuman. Setidaknya kalau mau nongkrong di suatu tempat, kita harus modal membeli segelas minuman. Atau, tambah satu dua biji gorengan kalau mau irit.

Nah, kalau nongkrong di Juras, mahasiswa nggak perlu mikir mau jajan apa. Gimana mau mikirin, wong tukang jajanan aja nyaris nggak ada di sana. Hehehe. Kalau sedang kere-kerenya, mahasiswa UIN Walisongo Semarang bisa lho duduk di Juras berjam-jam lamanya sambil bercakap-cakap dengan teman-teman tanpa minuman dan makanan sama sekali. Tapi, dengan perut keroncongan pastinya.

Suasana di Juras tenang

Saya termasuk orang yang lebih suka ngumpul di tempat yang sepi dan tenang. Saya nggak bisa tuh nongkrong di tempat yang full music. Soalnya menurut saya, suara musik yang terlalu kencang dapat mengganggu obrolan yang sedang berlangsung saat nongkrong. Apalagi kalau jenis musiknya nggak saya sukai.

Bagi saya, Juras termasuk tempat nongkrong yang tenang. Di sana nggak ada kebisingan sama sekali. Satu-satunya potensi kebisingan cuma motor mahasiswa yang lalu lalang dari kampus 2 ke kampus 3 dan sebaliknya. Itu pun nggak berisik amat. Seingat saya, waktu kuliah di UIN Walisongo dulu, jarang ada mahasiswa yang suara knalpot motornya bising.

Itulah beberapa alasan mengapa Juras jadi tempat paling favorit mahasiswa UIN Walisongo Semarang untuk berkumpul. Dengan cepatnya pembangunan UIN Walisongo saat ini, saya berharap Juras tak menjadi korban pembangunan layaknya Kantin Kopma Walisongo.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 10 Istilah yang Cuma Diketahui Mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 September 2023 oleh .

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.