Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Beralih ke Joox karena Kecewa dengan Spotify, tapi Ujung-ujungnya Jadi Lebih Kecewa karena Aplikasi Ini Nyatanya Nggak Lebih Baik

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
18 Juni 2024
A A
Beralih ke Joox karena Kecewa dengan Spotify, tapi Ujung-ujungnya Lebih Kecewa karena Aplikasi Ini Nyatanya Nggak Lebih Baik

Beralih ke Joox karena Kecewa dengan Spotify, tapi Ujung-ujungnya Lebih Kecewa karena Aplikasi Ini Nyatanya Nggak Lebih Baik (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Niat hati mencoba Joox karena kecewa dengan Spotify yang dikit-dikit bayar. Eh, berujung lebih kecewa karena aplikasi ini nggak lebih baik.

Beberapa waktu lalu, saya sempat menghapus aplikasi streaming musik Spotify yang ada di ponsel saya. Hal itu saya lakukan karena aplikasi tersebut jarang saya gunakan akhir-akhir ini dan penyimpanan ponsel saya yang mulai penuh. Jadi, mau nggak mau saya harus mengurangi beberapa aplikasi yang terpasang.

Toh, sejujurnya akhir-akhir ini Spotify cukup menyebalkan. Hampir seluruh fitur yang disediakan dijadikan berbayar. Bahkan hanya untuk melihat lirik lagunya saja dibatasi. Akhirnya cukuplah alasan tadi untuk menghindar dari aplikasi pemutar musik satu ini sementara waktu.

Namun ternyata beberapa musisi yang saya dengarkan karyanya justru memberikan tanda-tanda akan merilis lagu baru. Hal ini yang membuat saya akhirnya ingin punya aplikasi pemutar musik lagi. Saya pun memutuskan mengunduh Joox alih-alih Spotify. Tapi kayaknya saya terlalu berharap tinggi pada Joox.

Lagu nggak sesuai rekomendasi

Seperti biasa sebelum mulai menjelajah aplikasi musik daring, kita diharuskan memilih beberapa aliran musik apa yang biasa kita dengarkan. Saya memilih pop indonesia dan indie lokal, juga beberapa nama artis seperti Dewa 19 hingga Naif.

Sayangnya, ternyata yang muncul di beranda saya malah lagu jedag-jedug, remix, hingga dangdut koplo yang saya sendiri nggak pernah dengar dan pilih sebelumnya. Walaupun kata teman saya, anak kabupaten lagu kebangsaannya adalah jedag-jedug remix, tapi ini kan nggak sesuai minat saya! Alhasil, saya tetap harus memilih manual lagu-lagu yang saya ingin dengarkan.

Kebingungan mencari lagu-lagu di Joox

Di tengah kegiatan mengumpulkan lagu-lagu, justru saya nggak menemukan banyak judul yang ingin saya masukkan ke daftar putar. Misalnya, saya nggak bisa menemukan lagu-lagu Sheila On 7 yang lengkap di Joox. Bahkan, musisi Efek Rumah Kaca yang telah menelurkan empat album, entah kenapa di ponsel saya, hanya tampak satu album terakhirnya, yakni Rimpang.

Setelah bertanya pada teman terdekat saya, ternyata dia juga merasakan kekurangan yang sama saat menggunakan aplikasi Joox, yakni lagu-lagunya yang terkadang nggak diperbarui. Hal ini turut membuat teman saya bersedih karena dia nggak bisa menemukan lagu-lagu lengkap JKT48 di aplikasi ini.

Baca Juga:

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

Selain kesulitan menemukan lagu, beberapa nama artis agaknya juga susah dicari jika kata kuncinya kurang pas. Saya juga dibuat kebingungan dengan cara mencari lagu di setiap artis.

Setelah saya cari tahu ternyata ada dua cara untuk mencarinya, yakni melihat daftar lagu-lagu hits, tetapi juga bisa cek melalui album artis tersebut satu per satu. Duh, kalau menurut saya sih ini kurang efektif sekaligus membuat pengguna awam mbatin, “Lah, lagu artisnya segini doang? Lagu lainnya mana?”

Beberapa fitur terkesan berlebihan

Selain mempelajari cara menggunakan Joox, saya turut coba mengutak-atik pengaturannya sembari mencoba beberapa fitur yang ditawarkan. Menariknya, aplikasi ini menawarkan fitur ganti tema. Sayangnya, saya nggak tertarik. Yang saya cari kan musiknya, bukan tampilannya.

Selain itu, ada pula fitur yang menampilkan lirik atau judul lagu di bar bagian atas layar ponsel. Saya sempat mencoba fitur ini dan sayangnya lagi-lagi saya nggak tertarik. Tulisan yang ditampilkan justru mengganggu, kayak ada sesuatu yang mengganjal pandangan ketika menatap layar ponsel.

Kayaknya, Joox lebih baik memperbaiki fitur lirik agar pas dengan musik di lagunya dulu, deh, daripada memperbanyak fitur lainnya yang nggak terlalu penting. Selain itu, perlu juga untuk memperkaya karya-karya dan musisi-musisi lain, utamanya yang ada di Indonesia, agar lebih terdata rapi di aplikasi ini.

Karena berakhir dengan belum benar-benar menemukan aplikasi pemutar musik yang cocok, saya jadi kepikiran, apa jangan-jangan memang ini waktunya kita kembali ke era mengunduh lagu melalui laman Stafaband dan Planet Lagu saja? Yah, meski nanti canvas artisnya jadi foto selfie mas-mas legendaris itu, sih!

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA TikTok Music, Aplikasi Streaming Musik Terbaru Lebih Unggul daripada Spotify.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2024 oleh

Tags: aplikasi streaming musikJooxlagupaket langganan spotifyspotify
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

Orang Indonesia Sering Pilih Lagu yang Nggak Nyambung sama Konsep Pernikahan Terminal Mojok

Orang Indonesia Sering Pilih Lagu yang Nggak Nyambung sama Konsep Pernikahan

3 Januari 2023
Menjawab Alasan Mengapa Lagu Tulus Selalu Cocok Jadi Teman Terbaik Kala Insecure Melanda terminal mojok

Menjawab Pertanyaan Mengapa Lagu-lagu Tulus Selalu Cocok Jadi Teman Terbaik Kala Insecure Melanda

21 April 2021
Ratusan Lagu K-Pop Hilang dari Spotify, Berikut Alternatif Platform Streaming Untuk Pencinta K-Pop Terminal Mojok

Ratusan Lagu K-Pop Hilang dari Spotify, Berikut Alternatif Platform Streaming Untuk Pencinta K-Pop

2 Maret 2021
Tidak Ada Hajatan yang Menguntungkan Terminal Mojok

Nyumbang Lagu di Hajatan: Kalau Nggak Bisa Nyanyi Mending Turu, Ra Risiko!

10 Agustus 2022
Panduan Menikmati Lagu BTS dalam Berbagai Suasana Terminal Mojok

Panduan Menikmati Lagu BTS dalam Berbagai Suasana

27 Maret 2022
7 Lagu Anak Indonesia yang Punya Potensi Mengalahkan 'Baby Shark' terminal mojok

7 Lagu Anak Indonesia yang Punya Potensi Mengalahkan ‘Baby Shark’

12 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.