Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jogja Kini Tak Lagi seperti Penggalan Sajak Joko Pinurbo

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
21 Mei 2023
A A
UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! upah minimum yogyakarta

UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Klitih yang ngawur

Persoalan klitih, atas motif apa pun memang tidak bisa dibenarkan. Bahkan sejak saya di Jogja, istilah klitih sudah familiar. Tapi beda, klitih jaman saya masih sekolah dan klitih jaman sekarang.

Dulu, di Jogja geng-gengan anak sekolah marak sekali. Geng-gengan inilah yang dulu, marak sekali melakukan klitih. Tapi coba saya sedikit jelaskan, perbedaan klitih waktu itu dan sekarang.

ADVERTISEMENT

Waktu itu, setau saya ada aturan-aturan tak tertulis yang di sepakati bersama seluruh geng sekolah. Pertama, yang diklitih waktu itu hanya pelajar sekolah yang merupakan musuh geng sekolahnya, jadi tidak sembarang orang. Kedua, pelajar sekolah sekalipun itu rival sekolahnya, tidak boleh diklitih jika membonceng/dibonceng siswi. Kedua, pelajar yang jalan kaki juga tidak boleh diklitih. Ketiga, pelajar yang naik angkutan umum juga tidak boleh diklitih.

Sekarang sih yaaa seperti yang bestie-bestie semua lihat di berita. Klitih di Jogja begitu meresahkan, malam hari lagi klitihnya. Bukan lagi menyasar musuh geng sekolah, tapi random. Kemudian parahnya, hampir sebagian besar klitih yang kalian lihat di berita, menggunakan sajam. Duh…

Angkringan yang tak lagi murah

Nah, inilah yang bikin sajak Joko Pinurbo tak lagi relevan. Iya, angkringan di Jogja sekarang mahal. Dulu, angkringan itu murah meriah dan ramah di kantong. Bawa saja uang 10 ribu, itu sudah makan kenyang tambah gorengan, dan es teh. Sekarang, bawa uang 10 ribu ya kukut. Kecuali kalian bertandang ke Angkringan Pak Panut. Tapi, masalahnya, kan nggak semua orang ngekos daerah Klebengan.

Tapi, saya bukan ingin menyalahkan penjual angkringan, ya. Realistis aja, Bos, harga-harga bahan pokok naik, wajar penjual menaikkan harga dagangannya. Itu konsekuensi logis, tapi masalahnya saat angkringan masih murah UMR jogja segitu-gitu aja. Dan saat angkringan sudah naik, UMR naik tapi tidak seberapa. Itu masalahnya.

Dulu, sajak Joko Pinurbo benar-benar merepresentasikan Jogja. Kini, tak lagi. Jadi, banyak fosil-fosil yang dulu mendiami kota ini protes akan perubahan kota yang jadi tak karuan. Sajak tersebut masih menyihir, tentu saja. Tapi, realitas, seakan tak rela melihat magis tersebut membius kita lama-lama.

Penulis: Faiz Al Ghiffary
Editor: Rizky Prasetya

Baca Juga:

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

3 kebiasan warga Tegal yang dahulu saya anggap aneh, tapi kini malah saya tiru

BACA JUGA 3 Angkringan Legendaris di Jogja yang Jadi Langganan Mahasiswa, Seniman, hingga Preman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2023 oleh

Tags: angkringanJogjaJoko PinurboklitihRindu
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

3 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Berkendara di Jogja Mojok

3 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Berkendara di Jogja

24 Oktober 2025
ha milik tanah klitih tingkat kemiskinan jogja klitih warga jogja lagu tentang jogja sesuatu di jogja yogyakarta kla project nostalgia perusak jogja terminal mojok

Menggugat (Lagi) Aturan Larangan Non-Pribumi Punya Hak Milik Tanah di Jogja

29 September 2021
3 Bahaya yang Mengintai di Persimpangan Pojok Beteng Wetan Kidul Jogja

3 Bahaya yang Mengintai di Persimpangan Pojok Beteng Wetan Kidul Jogja

22 Desember 2024
5 Jajanan Pasar Khas Jogja yang Mulai Langka dan Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

5 Jajanan Pasar Khas Jogja yang Mulai Langka dan Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

2 November 2023
Sudah Saatnya Jogja Bangun Lebih Banyak Jembatan Penyeberangan, Jalanan Jogja Makin Nggak Aman!

Sudah Saatnya Jogja Bangun Lebih Banyak Jembatan Penyeberangan, Jalanan Jogja Makin Nggak Aman!

13 Agustus 2024
Susahnya Meromantisasi Jogja sebagai Orang Kabupaten Magelang terminal mojok.co

Susahnya Meromantisasi Jogja sebagai Orang Kabupaten Magelang

13 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan saya suka curhat ke AI, nyaman karena tidak dihakimi dan tidak menambah beban hidup orang lain Mojok.co

Alasan saya suka curhat ke AI, nyaman karena tidak dihakimi dan tidak menambah beban hidup orang lain

11 Agustus 2026
Selain Gaji Kecil, Inilah 4 Sisi Gelap Menjadi Guru Sekolah Swasta yang Jarang Terekspos

Sekolah swasta yang melarang gurunya mendaftar ASN itu aneh, ngasih gaji layak nggak mau, tapi seenaknya menghentikan impian seseorang

15 Agustus 2026
Jatinom, tempat rahasia yang bikin kamu jatuh cinta berkali-kali (Mojok.co/Audina Safira)

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

14 Agustus 2026
Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang pernah diajarkan ke anak TK, buat apa coba? Mojok

Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang diajarkan ke anak TK, buat apa coba? 

13 Agustus 2026
Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

14 Agustus 2026
Es Teh Jumbo, Minuman Orang Miskin yang Kuat Bertahan (Wikimedia Commons) sempol ayam

Sempol ayam memang lebih menarik ketimbang es teh jumbo, tapi secara hitungan bisnis, es teh jumbo pasti lebih untung

14 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.