Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata

Ratih Yuningsih oleh Ratih Yuningsih
10 Maret 2023
A A
Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata

Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nobita adalah tokoh protagonis dari anime Doraemon yang menggambarkan kaum rebahan. Hobinya tidur siang, suka terlambat, dan malas mengerjakan PR. Dia asyik membaca komik untuk mendapatkan hiburan, tapi minim membaca artikel atau koran untuk menambah pengetahuan. 

Nobita sangat payah. Dia membuat menjadi bahan bully-an Giant dan Suneo yang paham betul letak kelemahannya. Nobita tak punya keahlian apa-apa, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Nilainya selalu nol yang ditulis menggunakan tinta merah. Dalam cabang olahraga pun, ketangkasan tulang dan ototnya sama sekali nggak kelihatan.

Sikap malas membuat masa depan Nobita jadi suram. Untuk mencegah hal itu terjadi, cucu Nobita dari masa depan mengirim robot kucing untuk mengubah keadaan kakeknya. Robot bernama Doraemon, sang pemilik kantong ajaib yang bisa mengabulkan segalanya. Cukup mengatakan kesulitannya, Doraemon akan memberikan solusi bagi Nobita. 

Penonton setia Doraemon pasti pernah halu pengin punya robot kucing secanggih Doraemon di dunia nyata. Tentu saja supaya semua keinginan kita bisa terkabulkan tanpa melakukan aksi apa-apa. Kita nggak perlu repot-repot mencari solusi untuk masalah yang sedang kita hadapi. 

Nasib tragis Doraemon

Bayangkan jika yang memiliki Doraemon adalah seorang konglomerat. Bisa dipastikan hidup robot kucing itu bernasib tragis dan kesepian. Doraemon nggak akan digunakan sebagaimana mestinya, sebab si pemilik terbiasa menyelesaikan setiap masalah dengan mudah. Pemiliknya yang terlalu sibuk bakal jarang sekali mengajaknya berbincang dan bermain. Bisa jadi hal ini malah bikin Doraemon murung dan nggak ceria seperti yang biasa kita tonton. 

Setragis-tragisnya nasib Doraemon, bisa dipastikan hidupnya lebih tragis jika ia memiliki tuan pemalas yang keinginannya selangit. Doraemon benar-benar akan menjadi robot kucing yang nggak pernah berhenti bekerja. Dia nggak akan menjadi teman hidup seperti anggapan Nobita. Bisa jadi robot pencinta dorayaki itu cepat eror gara-gara sering memproses permintaan tuannya yang di luar nalar. 

Selain Doraemon yang bernasib tragis, pemiliknya akan merugi berkedok dilancarkan segala urusan. Pemilik akan semakin kehilangan rasa ingin berjuang dan mengubah nasib. Otaknya jadi tumpul lantaran jika ada masalah, dia selalu mencari solusi ke Doraemon. Pemiliknya akan mengabdikan diri sebagai kaum rebahan yang segala kebutuhannya ditanggung oleh robot kucing. Lebih parahnya, dia akan terus-terusan mencari masalah sebab mempunyai bekingan super canggih.

Sebaiknya Doraemon memang nggak ada di dunia nyata

Menimbang hal-hal di atas, sebaiknya Doraemon memang nggak usah ada di dunia nyata. Bukannya saya menolak ide brilian pencipta robot ya, saya cuma khawatir mereka akan kecewa dan mendapatkan rasa sakit yang luar biasa. Takutnya, robot ciptaannya ini hanya akan menjadi robot yang disalahgunakan oleh oknum jahat. Manusia nggak akan membiarkan Doraemon berhenti bekerja demi menunaikan permintaan mereka yang bermacam-macam. 

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Menguak Misteri Kenapa Dekisugi Jarang Muncul di Serial Doraemon

Keberadaan Doraemon pun akan membuat beberapa industri dan jasa transportasi menjadi redup. Sebab keberadaan “Pintu ke Mana Saja” akan melengserkan bajaj, delman, becak, ojek, ojol, bemo, taksi, angkot, dan angkutan umum lainnya. Alat canggih itu akan membuat sepi stasiun, terminal, halte, dan bandara. Lebih buruknya lagi, perusahaan otomotif bisa gulung tikar gara-gara nggak ada yang memesan produk mereka. Dan yang paling buruk, angka pengangguran bakal naik. 

Kerugian juga bisa dirasakan oleh instansi yang berkaitan dengan bahasa asing. “Konyaku Penerjemah” adalah alasan orang-orang nggak lagi belajar bahasa asing. Dengan memakan “Konyaku Penerjemah”, siapa saja bisa memahami dan berbicara dengan semua bahasa di dunia, termasuk bahasa alien. Jika begini, bisa jadi percetakan untuk kamus, les bahasa, aplikasi, hingga kreator konten akan segera mengumumkan bahwa mereka akan mencari kegiatan lain yang nggak lagi berkaitan dengan pembelajaran bahasa asing. 

Selain itu, alat Doraemon yang sangat penting dalam dunia fesyen, “Kamera Pengganti Baju”, juga bisa menggeser banyak profesi. Nggak ada lagi desainer, penjahit, dll. karena alat ini. Kita cukup menggambar baju sesuai keinginan, lalu mengarahkan kamera pada orang yang ingin mengganti pakaian Tentu saja dengan alat ini, orang-orang nggak akan punya baju yang sama karena bukan hasil produksi pabrik. Tapi kalau alat ini beneran nyata, gimana kabarnya pabrik tekstil, garmen, hingga toko baju, ya?

Jika beneran ada di dunia nyata, Doraemon nggak lagi gemoi seperti dalam komik ataupun kartun lantaran bisa membuat dunia jadi suram. Pokoknya bakal runyam deh urusannya kalau Doraemon beneran ada.

Makanya keberadaan robot kucing ini mending cukup jadi hiburan saja, nggak usah ada cita-cita membuat Doraemon di dunia nyata. Lagian orang yang kepingin punya Doraemon kayak Nobita punya masalah hidup apa, sih?

Penulis: Ratih Yuningsih
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menerka Akhir dari Nobita jika Doraemon Nggak Hadir dalam Hidupnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2023 oleh

Tags: doraemonkantong DoraemonNobita
Ratih Yuningsih

Ratih Yuningsih

Seorang perempuan petualang yang menjadikan dunia sebagai buku bacaannya. Memiliki mimpi besar untuk menjejaki setiap sudut bumi, demi mengumpulkan fragmen kehidupan dan membagikan cerita yang mampu menyatukan hati setiap penghuninya

ArtikelTerkait

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

19 April 2025
Gunung Tidar: Paku Pulau Jawa sekaligus Tempat Nongkrong Nobita

Gunung Tidar: Paku Pulau Jawa sekaligus Tempat Nongkrong Nobita

8 Januari 2022
Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya Orang-orang Menyebalkan di Instagram terminal mojok

Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya dari Orang-orang Menyebalkan di Instagram

11 September 2021
Andaikan Nobita Adalah Saudaranya Maudy Ayunda terminal mojok

Andaikan Nobita Adalah Saudaranya Maudy Ayunda

1 Agustus 2021
Menganalisis Sumber Alat-alat Canggih dari Kantong Doraemon terminal mojok.co

Menganalisis Sumber Alat-alat Canggih dari Kantong Doraemon

10 Februari 2021
Kehidupan SD di Jepang Versi Nobita Itu Bukan Mitos, 6 Hal Ini Buktinya terminal mojok

Kehidupan SD di Jepang Versi Nobita Itu Bukan Mitos, 6 Hal Ini Buktinya

8 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

5 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026
Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang innova reborn diesel

Saya Akhirnya Tahu Kenapa Innova Reborn Diesel Dipuja Banyak Orang, Beneran Sebagus Itu!

7 Januari 2026
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.