Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Jangan Mau ke Indonesia, Ozil!

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
11 Januari 2022
A A
Jangan Mau ke Indonesia, Ozil!

Jangan Mau ke Indonesia, Ozil! (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lagi-lagi lini masa media sosial saya pagi ini bikin saya langsung melek. Pasalnya, beredar gosip bahwa Mesut Ozil bakalan dibeli RANS FC milik Raffi Ahmad. Sontak, langsung banyak meme editan yang menampilkan Mesut Ozil dan Raffi Ahmad di linimasa media sosial saya. Sungguh menghibur.

Kalau bisa bertemu, saya cuma pengen bilang, “Kang Ozil, kalau bisa sih jangan ke Indonesia, kecuali untuk liburan. Percaya deh sama saya.”

Jangan salah, saya bukan haters blio meskipun saya fans Manchester United. Saya menghormati blio sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik yang pernah saya saksikan secar langsung di layar kaca. Namun, apa yang saya utarakan di atas hanyalah untuk kebaikan blio semata.

Kalimat yang saya utarakan di atas bukan tanpa alasan. Kalian tahu, beberapa tahun yang lalu, legenda Chelsea, Michael Essien pun sempat merumput di Indonesia. Tepatnya, dengan bergabung di Persib Bandung pada musim 2017/2018. Selama membela Persib Bandung, Michael Essien tampil sebanyak 29 kali dan mencetak gol sebanyak lima kali.

Saya ingat betul, saat Essien dikabarkan segera merumput di Persib Bandung, saya dan teman-teman saya meragukan kabar burung tersebut. Saya pun berkata, “Masa sih pemain sekaliber Essien mau main di Persib Bandung? Apa untungnya? Emang Persib bisa menggajinya? Masa harus pake dan APBD Bandung atau Jawa Barat?”

Pada akhirnya, waktu menjawab keraguan saya tersebut. Michael Essien betul-betul datang ke Kota Bandung. Manajemen Persib Bandung rela menggelontorkan dana sekitar 8,5-10 miliar hanya untuk menggaji Essien selama satu musim. Tidak hanya itu, Persib Bandung pun menyediakan sejumlah fasilitas lainnya seperti tempat tinggal, kendaraan antar-jemput, hingga staf keamanan pribadi.

Namun, alih-alih menorehkan prestasi dengan membawa Persib Bandung memenangkan Liga Indonesia, keberadaan Michael Essien hanyalah gimmick semata untuk narik engagement Bobotoh dari penjualan jersey, merchandise, dan adsense media sosial Persib. Kapten tim nasional Ghana ini hanya bertahan satu musim bersama Persib Bandung. Essien dinilai tidak masuk dalam skema pelatih Mario Gomez di musim berikutnya. Nah, saya nggak mau apa yang terjadi dengan Essien terjadi pada Ozil juga.

Anggaplah Raffi benar-benar serius dan Ozil benar-benar datang. Saya kok agak ragu, belum tentu blio bisa memberikan penampilan terbaiknya. Sebab, Indonesia benar-benar berbeda dengan negara-negara tempat ia berkarier selama ini.

Baca Juga:

Arsenal dan Nilai yang Pupus, Saga Mesut Ozil dan Posisi Kia Joorabchian

Arsenal, Karyawan yang Dirumahkan, dan Serangan Tidak Berfaedah kepada Mesut Ozil

Liga “yang penting jalan”, kualitas lapangan yang jelas berbeda jauh, serta iklim adalah faktor yang bisa menghambat permainan Ozil. Dan yang jelas, kualitas pemain yang… ya begitulah.

Saya bahkan belum berbicara tentang perbedaan kultur. Yang jelas, andai dia beneran main di RANS, dia belum tentu bisa bermain dengan nyaman.

Nyaman lho, baru nyaman ini.

Akuilah bahwa kualitas sepak bola di Indonesia ini masih jauh dari kata baik. Baik, bukan bagus. Benar Indonesia mampu mencapai final di AFF kemarin, namun bukan berarti itu adalah tanda bahwa kualitas sepak bola negara ini bagus. Thailand, nyatanya menunjukkan siapa yang lebih siap dan hebat perkara hal ini.

Di paragraf sebelumnya, saya menyebutkan kualitas lapangan. Baiklah. Umpan-umpan bagus yang kalian lihat di liga Eropa, itu terjadi karena faktor lapangan juga. Lapangan yang buruk, tentu bikin pemain susah mengontrol bola. Mengontrol saja susah, apalagi bikin umpan.

Nah, kualitas lapangan ini bisa jadi menyulitkan beliau dalam upayanya memberikan yang terbaik. Ini baru infrastruktur dasar, udah nggak bisa diandalkan.

Dan saya ragu, Ozil bisa fokus main bola.

Tawaran podcast, iklan, dan gimmic-gimmick tak jelas akan muncul mengitari blio. Ini sudah jadi hal yang wajar sih, sebab kita sudah melihat kasus-kasus sebelumnya: pemain bola malah fokus ngisi iklan dan acara TV.

Saya yakin blio bisa profesional dan menolak itu semua. Tapi, apakah penolakan bisa menghentikan tawaran? Oh, tentu saja tidak.

Sejauh ini, saya masih berharap ini hanyalah usaha Raffi Ahmad untuk menaikkan engagement. Namun, andai Ozil beneran dateng, lebih baik kubur ekspektasi kalian. Sebab, ketika nanti dia tak bisa memberikan yang terbaik, kalian nggak akan kecewa-kecewa amat.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: ozilraffy ahmadrans fc
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Apa Betul Arsenal Bisa Hidup Tanpa Arsene Wenger? MOJOK.CO

Arsenal, Karyawan yang Dirumahkan, dan Serangan Tidak Berfaedah kepada Mesut Ozil

7 Agustus 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Arsenal dan Nilai yang Pupus, Saga Mesut Ozil dan Posisi Kia Joorabchian

14 Agustus 2020
Arsenal dan Cerita Transfer_ Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri MOJOK.CO

Arsenal dan Cerita Transfer: Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri

3 Agustus 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Honda Beat Motor yang Sempurna, Pantas Saja Didambakan Warga Kampung dan (Sayangnya) Jadi Incaran Empuk Maling Mojok.co

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

11 Maret 2026
Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026
Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

7 Maret 2026
4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.