Sayangnya, ide ini juga susah untuk diwujudkan karena pembangunan di Jalur Kertek Wonosobo artinya akan menciptakan kemacetan yang lebih gila. Pada hari-hari biasa macetnya saja sudah bikin susah, apalagi jika ada pembangunan skala besar.
Mitos dan klenik
Jika ada tempat yang gawat, entah karena sering kecelakaan, atau bekas tempat yang mengerikan, biasanya akan menarik indigo (wannabe) dan konten kreator horor untuk datang. Sebut tempat horor di Indonesia, pasti sudah ada kontennya.
Jalur Kertek Wonosobo pun sama. Sudah banyak yang datang ke sini dan mencoba menjelaskan kegawatan-kegawatan yang ada dari sudut pandang horor. Kreator lokal dengan gaya kesurupannya, dan kreator besar macam Kisah Tanah Jawa bikin penelusuran. Akibatnya ya, kengerian Jalur Kertek meningkat berkali lipat, sekalipun bila mungkin aslinya Jalur ini bersih tak ada horornya sama sekali.
Sebagai warga Wonosobo, saya berharap ada solusi dari masalah yang menyangkut nyawa banyak orang ini. Mulai dari pemerintah yang harus memikirkan solusi jangka panjang, masyarakat yang sadar untuk mengecek kualitas keamanan kendaraan, atau solusi apa pun itu, patut kita buka, demi keselamatan bersama.
Penulis: Yoga Aditya Leite
Editor: Rizky Prasetya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.













