Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Todanan-Pucakwangi, Jalan Tembus Pati-Blora yang Bikin Pengendara Kembali Ingat Tuhan

Rusdi Ngarpan oleh Rusdi Ngarpan
2 April 2024
A A
Jalan Todanan-Pucakwangi, Jalan Tembus Pati-Blora yang Bikin Pengendara Kembali Ingat Tuhan Mojok.co

Jalan Todanan-Pucakwangi, Jalan Tembus Pati-Blora yang Bikin Pengendara Kembali Ingat Tuhan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan pergi ke Blora dari arah Juwana, Pati. Saya melewati Jalan Todanan-Pucakwangi agar lebih cepat. Jalan tembus itu memang terkenal bisa memangkas jarak dan waktu ketika seseorang berkendara dari Pati-Blora, maupun sebaliknya.  

Saat awal perjalanan, saya masih enjoy saja. Jalanan landai dan mulus, benar-benar tanpa hambatan. Namun, kondisinya berubah 180 derajat ketika Kecamatan Jakenan Pati terlewati. Kendaraan saya mulai memasuki desa-desa di Kecamatan Pucakwangi dengan jalanan berkelok. Wajar saja,  Kecamatan ini memang terletak di pegunungan Kendeng sisi utara. 

Jalan provinsi yang berusia lebih dari 20 tahun itu kondisinya sempit dan rusak. Kondisi yang nggak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Jalan Todanan-Pucakwangi memang kerap berlubang karena drainase atau talud minim. Selain itu, jalan yang terlanjur rapuh ini menanggung beban berat, terutama ketika musim hujan. 

Musim hujan memperburuk kondisi Jalan Todanan-Pucakwangi

Ketika hujan mengguyur, Jalan Pantura dari Juwana ke arah timur biasanya macet total. Kondisi itu mendorong pengendara mencari alternatif lain. Nah, Jalan Pucakwangi-Todanan banyak dijadikan pilihan. Akibatnya, jalan yang sudah berlubang parah itu terpaksa menanggung luapan kendaraan dari Jalan Pantura. 

Saya nggak berani membayangkan melewati jalan yang berlubang dan sempit ketika musim hujan. Pasti menyeramkan mengingat jalan ini berkelok dan naik turun. Apalagi, sisi kiri dan kanan jalan adalah jurang yang dalam.Pengendara benar-benar perlu waspada dan banyak merapal doa supaya dijauhkan dari hal-hal yang nggak diinginkan. 

Sebagai seseorang yang terbiasa dengan jalan landai, Jalan Todanan-Pucakwangi benar-benar bikin tobat. Terutama ketika berpapasan dengan kendaraan dari sisi berlawanan. Salah satu pengendara perlu menepi dulu untuk memberikan jalan. Di kondisi inilah skill supir benar-benar diuji. Supir harus mampu menghadapi jalan berlubang sambil memperhitungkan sisa ruang yang ada cukup untuk melintas.

Memang begitu memprihatinkan Jalan Pucakwangi-Todanan. Padahal, jalan ini nggak hanya menjadi alternatif dari Pati ke Blora ataupun sebaliknya. Jalan ini juga memegang peran penting bagi perekonomian Kecamatan Todanan, Blora dan Kecamatan Pucakwangi. Kalau jalan di pegunungan ini longsor, saya nggak terbayang bagaimana aktivitas ekonomi dua kecamatan itu. 

Saya hanya berharap jalan ini segera diperbaiki. Selain demi warga Kecamatan Todanan dan Pucakwangi, perbaikan jalan diperlukan supaya nggak ada korban berjatuhan. Percayalah, melihat penampakan jalan ini akan membuat kalian ngelus dada. 

Baca Juga:

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

Penulis: Rusdi Ngarpan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Logat Khas Pati yang Malah Jarang Dipahami Orang Pati Sendiri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 April 2024 oleh

Tags: blorajalan alternatifJalan tembusanJalan Todanan-PucakwangipatiPucakwangiTodanan
Rusdi Ngarpan

Rusdi Ngarpan

Alumnus Bahasa Inggris UNNES Semarang, tinggal di Rembang.

ArtikelTerkait

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil Mojok.co

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

7 Februari 2026
Alun-Alun Jakenan Pati, Alun-Alun Seharga Miliaran yang Berakhir Mengenaskan Mojok.co

Alun-Alun Jakenan Pati, Alun-Alun Seharga Miliaran yang Berakhir Mengenaskan

15 Februari 2024
mas kawin mobil

Soal Mas Kawin Xpander atau Fortuner, Please deh Biasa Saja

26 Juni 2019
Bandeng Presto Asalnya dari Pati, Terkenal Jadi Oleh-oleh Semarang Terminal Mojok

7 Makanan yang Kerap Dikira Khas Kota Semarang oleh Wisatawan

25 September 2022
5 Nama Kecamatan di Blora yang Sukses Bikin Orang Awam Salah Paham

5 Nama Kecamatan di Blora yang Sukses Bikin Orang Awam Salah Paham

18 Juni 2025
Tidak Semua Mahasiswa Asal Blora di Semarang Bisa Naik Kereta Api, tapi Mereka Tetap Menikmati Mudik meski Punggung Menjerit

Tidak Semua Mahasiswa Asal Blora di Semarang Bisa Naik Kereta Api, tapi Mereka Tetap Menikmati Mudik meski Punggung Menjerit

10 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.