Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq oleh Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
13 Januari 2026
A A
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Daendels atau Jalur Pansela sering dianggap sekedar lewat. Setiap kali orang membicarakan tentang jalur ini, kesannya hampir selalu sama: lurus, panas, dan rawan bikin ngantuk. Terutama saat melintasi wilayah selatan Kebumen, jalan panjang ini lebih sering diposisikan sebagai rute cepat, bukan tempat singgah. Orang ingin segera sampai, bukan berhenti.

Padahal, justru karena panjang dan melelahkan itulah, jalur ini menyimpan banyak alasan untuk dinikmati pelan-pelan. Kemarin saya sudah membicarakan sisi ngerinya: soal keselamatan, kondisi jalan, dan kewaspadaan yang wajib dijaga. Tapi Jalan Daendels tidak melulu soal bahaya. Ia juga menyimpan sisi lain yang sering luput: perjalanan yang bisa dibuat lebih manusiawi, asal tidak diperlakukan seperti lomba adu cepat sampai.

Sebab, di jalan ini, sebenarnya banyak hal-hal menyenangkan dan indah yang hanya bisa kalian temui di sini.

Jambu kristal: alasan paling masuk akal untuk berhenti

Salah satu penanda tak resmi Jalan Daendels atau Pansela adalah lapak-lapak jambu kristal di pinggir jalan. Jambu tanpa biji, segar, dan renyah ini sering jadi penyelamat bagi pengendara yang mulai jenuh. Di sini, berhenti bukan soal lapar saja, tapi soal memberi jeda pada tubuh dan kepala.

Pembeli bisa memilih sendiri buahnya, mau yang besar atau kecil, dengan harga yang masih masuk akal, kemarin berkisar mulai Rp 14 ribu per kilo. Jambu ini bisa jadi bekal perjalanan, oleh-oleh dadakan, atau sekadar alasan berhenti agar mata tidak terus dipaksa menatap aspal lurus. Kadang, keputusan kecil seperti berhenti membeli buah justru membuat perjalanan terasa lebih waras.

Pantai Setrojenar: menepi sebentar dari aspal

Tidak jauh dari jalur utama Jalan Daendels, Pantai Setrojenar menawarkan pengalaman pantai selatan yang apa adanya. Pasir hitam, ombak besar, dan angin kencang menjadi ciri yang tidak dibuat-buat. Dengan tiket masuk sekitar Rp5.000, pantai ini cocok untuk berhenti sejenak, menghirup udara laut, dan mengingat bahwa perjalanan tidak harus selalu terburu-buru.

Di sini, pengunjung bisa mencoba hal-hal sederhana seperti mencicipi olahan undur-undur laut, aktivitas kecil yang sering justru meninggalkan kesan lebih kuat daripada sekadar foto cepat lalu pergi. Setrojenar bukan pantai yang heboh, tapi justru itu yang membuatnya relevan sebagai tempat singgah.

Pantai Kaliratu: cantik karena belum terlalu ramai

Belakangan, Pantai Kaliratu yang tak jauh dari Jalan Daendels mulai ramai dibicarakan di media sosial. Pantai ini masih tergolong baru dan belum terlalu terekspos. Fasilitasnya minim, pengelolaannya belum sepenuhnya rapi, tapi justru disitu letak daya tariknya. Hamparan bukit pasir dengan pandangan langsung ke laut memberikan lanskap yang berbeda dari pantai selatan Kebumen pada umumnya.

Baca Juga:

7 Aturan Tak Tertulis ketika Menetap di Kebumen yang Harus Kamu Tahu Biar Nggak Kaget

Jalur Pansela Kebumen, Jalur Maut Perenggut Nyawa Tanpa Aba-aba

Dengan tiket masuk seikhlasnya, Kaliratu menawarkan sensasi melihat sesuatu yang “belum jadi”, sebelum nanti mungkin berubah jadi terlalu ramai dan terlalu diatur. Mampir ke sini rasanya seperti mencuri waktu tenang di tengah perjalanan panjang.

Sate Ambal: penanda tak tertulis wilayah Kebumen di Jalan Daendels

Perjalanan di Jalan Daendels rasanya belum lengkap tanpa singgah makan Sate Ambal. Sate khas Kebumen ini terkenal karena bumbu khasnya yang unik, yaitu saus tempe yang gurih, pedas, dan kaya rempah, bukan bumbu kacang seperti sate pada umumnya. Daging ayamnya dimarinasi dengan bumbu kaya rempah seperti kunyit, jintan, dan ketumbar, lalu dibakar, dan disajikan dengan sambal tempe yang terbuat dari tempe rebus yang dihaluskan dan dimasak bersama bumbu marinasi.

Warung-warung Sate Ambal tersebar di sepanjang jalur ini, seolah menjadi penanda bahwa kita sudah benar-benar memasuki Kebumen. Biasanya, dari titik inilah perjalanan mulai melambat. Orang berhenti, duduk, makan, lalu melanjutkan perjalanan dengan perut lebih tenang dan kepala lebih jernih.

Menikmati Jalan Daendels, bukan sekadar melewatinya

Jalan Daendels memang panjang, panas, dan tetap menuntut kewaspadaan penuh. Tapi jika tahu kapan harus berhenti, jalan ini bisa berubah dari sekadar rute penghubung menjadi bagian dari pengalaman perjalanan itu sendiri.

Kadang, yang membuat perjalanan berkesan bukan tujuan akhirnya, melainkan keputusan kecil untuk menepi, membeli jambu, makan sate, atau memandangi laut tanpa buru-buru. Di jalur sepanjang ini, berhenti sebentar bukan tanda kalah. Justru itu cara paling masuk akal untuk sampai dengan selamat dan pulang dengan cerita.

Penulis: Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2026 oleh

Tags: jalan daendelsjalur panselajambu airpantai setrojenarsate ambal
Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Mahasiswa kabupaten yang sering pulang untuk mengamati rumah sendiri yang perlahan berubah. Menulis bareng AI, sambil terus berjuang membaca keadaan.

ArtikelTerkait

Jalan Daendels Adalah Secuil Neraka yang Tumpah di Gresik, Pengendara Motor Selalu Diuji Kesabarannya Mojok.co

Jalan Daendels Adalah Secuil Neraka yang Tumpah di Gresik, Pengendara Motor Selalu Dibuat Kerepotan

5 Maret 2024
jalan daendels anyer panarukan kolonialisme voc mojok

Jalan Daendels di Purworejo dan Jalan Anyer-Panarukan Itu Dibangun oleh Orang yang Berbeda, Jangan Sampai Keliru!

22 Februari 2021
Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

Jalan Daendels, Jalan Penghubung Yogyakarta-Purworejo yang Mirip Simulasi Neraka

30 Oktober 2023
7 Aturan Tak Tertulis Tinggal di Kebumen (Unsplash)

7 Aturan Tak Tertulis ketika Menetap di Kebumen yang Harus Kamu Tahu Biar Nggak Kaget

4 Januari 2026
Jalur Pansela Kebumen, Jalur Maut Perenggut Nyawa Tanpa Aba-aba

Jalur Pansela Kebumen, Jalur Maut Perenggut Nyawa Tanpa Aba-aba

2 Desember 2025
Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner "Nyeleneh" Kebumen yang Bikin Ketagihan

Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner “Nyeleneh” Kebumen yang Bikin Ketagihan

25 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah
  • Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah
  • 35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga
  • Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun
  • 7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga
  • Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.