Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Ngide Liburan ke Jakarta

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
22 Mei 2025
A A
4 Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Ngide Liburan ke Jakarta Mojok.co

4 Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Ngide Liburan ke Jakarta (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta masih bisa disebut ibukota sampai saat ini dengan segala keriuhan dan gegap gempitanya. Kota megapolitan ini menjadi pusatnya sebagian besar warga Indonesia mencari cuan untuk bertahan hidup serta memuaskan gaya hidup. Meski demikian, bukan berarti Jakarta adalah kota yang bisanya cuma buat kerja aja ya. Sebagai sebuah provinsi di Pulau Jawa, tentunya terdapat berbagai spot wisata yang mungkin bisa kamu sambangi kalau jalan-jalan ke Jakarta. 

Selain Monas, destinasi lain yang cukup populer yaitu Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, dan Kota Tua. Rata-rata setiap wilayah Jakarta ada tempat healing-nya, meski hanya sekedar museum atau lanskap gedung pencakar langit. Hal ini sudah bikin warganya bahagia, tapi kalau mau melihat alam tinggal geser dikit ke kota sebelah, Bogor misalnya. 

Akan tetapi, kenyataannya, nggak semua orang bakal enjoy liburan di Jakarta. Ada 4 tipe orang yang sepertinya akan menyesal punya plan berlibur ke kota macet ini. Kalau kamu salah satunya, mending cancel aja.

#1 Nggak suka naik transportasi umum

Kamu sudah paham kan kalau Jakarta itu macetnya di luar nalar. Meski hari libur, kemacetan tetap ada di beberapa titik tertentu. Jadi, kalau kamu datang buat berwisata, saya sarankan naik transportasi umum (transum). Banyak moda yang bisa kamu tumpangi, misalnya KRL, LRT, MRT, Transjakarta, sampai angkot bernama JakLingko. Ada satu hal yang wajib dipahami saat naik transum, kamu harus siap berpindah moda. Jika merasa fisikmu lemah, pesan ojol aja deh mendingan. 

Transum di Jakarta itu sudah terintegrasi satu sama lain dengan tarif yang sesuai kantongmu tentunya. Misalnya tujuan pertamamu Monas lalu lanjut  ngopi cantik di Blok M, ya tinggal naik Transjakarta aja. Kamu nggak akan nyasar dan perjalananmu akan nyaman. Kalau kamu buta arah Jakarta dan keukeuh naik motor atau mobil pribadi (meski ada Google Maps), sudah lah, kamu bakal nyasar kemana-mana. Nggak ada salahnya sih naik kendaraan pribadi, tapi ingat, waktumu cuma habis di jalan nanti.

Toh, naik transum menyenangkan kok asal bukan di jam-jam sibuk ya.

#2 Orang yang malas jalan kaki jauh mending nggak usah ke Jakarta

Selanjutnya, perkara jalan kaki. Kalau kamu mager buat lakuin hal simple ini, sebaiknya hapus Jakarta dari list travelling. Aktivitas jalan kaki sudah menjadi makanan sehari-hari para warga Ibukota, terutama kaum pekerja yang nggak naik kendaraan pribadi. Jadi, wisatawan pun harus menyesuaikan kondisi ini. Kalau kamu naik transum di Jakarta, tentunya berpindah moda atau turun naik di stasiun butuh jalan, loh. Nggak langsung ujug-ujug ada di dalam kendaraan. 

Selain itu, berwisata itu identik dengan eksplor. Contohnya saja, itinerary hari pertama adalah Museum Nasional dan Galeri Nasional. Kedua museum yang terletak di Jakarta Pusat ini hanya bisa dijelajahi dengan berjalan kaki. Nggak ada semacam sepeda atau buggy car yang bisa menemanimu lihat-lihat lukisan dan artefak. Atau, kamu mau berburu kuliner malam di Jalan Sabang Jakarta Pusat, ya jalan kaki juga pastinya untuk menyusuri deretan warung-warung. Pokoknya, kakimu harus kuat deh kalau ingin healing di Jakarta.

Baca Juga:

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

#3 Cuma pengin eksplor mall dan coffee shop di Jakarta

Jakarta itu surganya mal. Setiap wilayah di Ibu Kota ini punya pusat perbelanjaan, mulai dari yang mewah sampai yang merakyat. Mall sudah menjadi spot hiburan orang-orang Jakarta kalau mau hilangkan kepenatan. Walaupun nggak beli apa-apa, hangout di mall menjadi pilihan paling aman. Di samping itu, coffee shop pun menjamur di setiap sudut kota. Mau yang estetik dengan harga selangit sampai yang cuma nongkrong di emperan juga tersedia.

Akan tetapi, kalau kamu melancong di Jakarta hanya ingin pindah dari satu mal ke mal lain atau jelajah coffee shop kekinian, mending nggak usah ke Jakarta. Toh tempat seperti ini sudah banyak bertebaran di kota-kota besar lain di Indonesia Raya. Jakarta itu bukan hanya sekedar mall fancy atau kedai kopi artsy. Ada sejarah yang bisa kamu telusuri di area Kota Tua, ragam kuliner yang bisa kamu datangi di jalan-jalan sempit, wisata edukasi dan budaya di Taman Mini, dan masih banyak lagi yang Jakarta miliki.

Apa nggak bosan dengan mall dan coffee shop? Kecuali kamu datang dari daerah yang nggak punya keduanya ya. 

#4 Melewatkan Pulau Seribu 

Banyak yang membayangkan kalau Jakarta itu punya pantai bagus karena lokasinya dekat laut, Ancol misalnya. Memang Ancol bisa jadi pilihan ketika ingin melihat laut, tapi, menurut saya, lebih asik ke Pulau Seribu meski terletak sekitar 2-3 jam dari Jakarta Utara. Kamu bisa menikmati Provinsi DKI Jakarta dari sisi yang berbeda. Ada beberapa yang terkenal, seperti Pulau Pramuka, Pulau Harapan, Pulau Tidung, dan Pulau Pari.

Sayangnya, banyak yang ngeluh kalau diajak nyebrang ke sana. “Jauh ah, males naik kapal 3 jam. Nanti mabuk laut.” Padahal, ingin melihat pantai indah di Jakarta, tapi nggak mau effort sedikit. Akhirnya-akhirnya ngadem di mall atau rebahan di hotel. Kalau kamu dan teman-temanmu tipe seperti ini, sebaiknya urungkan niatmu liburan ke Jakarta. Namanya juga berwisata, kalau ada wisata alam yang ciamik, kenapa harus dilewatkan. 

Itulah beberapa jenis orang yang nggak cocok ngide liburan ke Jakarta. Coba dipikirkan lagi, apakah kamu yakin mau menjelajahi Ibukota dengan segala kondisi yang ada? Kalau kamu termasuk salah satu dari empat tipe yang sudah saya jelaskan di atas, jangan dipaksakan ke sini. Ntar nyesel loh.

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jakarta Timur adalah Tempat Terbaik untuk Bermukim di Jakarta: Meski Nggak Elite, tapi Komplet

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2025 oleh

Tags: Jakartapulau seribuwisata jakarta
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

18 Oktober 2023
Pengalaman Naik Bus Kramat Djati Jakarta-Palembang: Berasa Jadi Anak Tiri karena Pesan Tiket Lewat Aplikasi

Pengalaman Naik Bus Kramat Djati Jakarta-Palembang: Berasa Jadi Anak Tiri karena Pesan Tiket Lewat Aplikasi

26 Maret 2024
Jakarta Timur Kota Tawuran, Perlu Punya 9 Nyawa untuk Hidup di Kota Ini Mojok bassura jaktim

Jakarta Timur Kota Tawuran, Jangan Sekolahkan Anak di Sini kalau Mau Selamat

6 Februari 2024
5 Rekomendasi Warung Makan Underrated di Tebet yang Wajib Dicoba

5 Rekomendasi Warung Makan Underrated di Tebet yang Wajib Dicoba

19 September 2022
Pengalaman Naik Bus Bukittinggi-Jakarta Buktikan Hanya 3 Kriteria Ini yang Cocok Jadi Penumpangnya terminal mojok

Pengalaman Naik Bus Bukittinggi-Jakarta Buktikan Hanya 3 Kriteria Ini yang Cocok Jadi Penumpangnya

28 Oktober 2021
5 Stasiun KRL Paling Ikonik di Jakarta, Bisa Jadi Sarana Rekreasi Murah Meriah Mojok.co

5 Stasiun KRL Paling Ikonik di Jakarta, Bisa Jadi Sarana Rekreasi Murah Meriah

16 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.