Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama “Dihajar” oleh Keadaan

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
19 November 2024
A A
Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama "Dihajar" oleh Keadaan

Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama "Dihajar" oleh Keadaan

Share on FacebookShare on Twitter

“Berhenti jadi karyawan, jadilah pengusaha. Kau akan jadi bos, sekalipun usahamu kecil!”

Kata-kata membakar semangat ini kerap saya dengar di tongkrongan mana pun yang saya datangi. Sebenarnya tak hanya di tongkrongan sih, belakangan banyak pejabat negara menyarankan untuk jadi pengusaha agar bisa meningkatkan perekonomian dan membantu negara. Tidak, tidak ada yang salah dengan itu.

Tapi tak berarti ungkapan itu nggak punya sisi negatif. Justru ungkapan ini, menurut saya adalah ungkapan paling menjengkelkan karena kerap dipakai untuk mengejek orang lain yang memilih jadi karyawan. Seakan-akan, jadi karyawan adalah dosa turunan yang harus kau panggul hingga lubang kuburanmu.

Apakah saya pernah mengalami? Oh, sering, sering banget. Saya sih kebal dengan ejekan tersebut. Sebagai pemalas paruh waktu (saking malasnya), saya nggak mau repot-repot membangun usaha, UMKM, atau apalah itu. Kepikiran sering, cuman ketika konsultasi, ah ribet. Saya emang punya kelas menulis, tapi itu saja sudah menyita hampir sebagian besar waktu luang saya. Ngapain harus repot-repot nambah usaha.

Tapi buat orang lain, beda cerita. Banyak orang yang saya kenal mengeluh mereka kena ulti tiap nongkrong. Seakan-akan mereka ini hina. Padahal ya, jalan hidup orang beda-beda.

Cintai status kalian sebagai karyawan

Bagi kalian, para karyawan yang kerap kena ulti, saya sarankan mulai sekarang cintai status kalian. Beneran, nggak ada salahnya jadi karyawan. Tidak semua orang harus terjun jadi pengusaha. Banyak orang yang saya pikir memang tidak terlahir untuk jadi pengusaha, sekalipun sudah belajar di bangku kuliah sekalipun.

Saya punya kenalan yang kuliahnya bisnis, tapi kalau dia bikin usaha, perhitungannya kacau. Rencana dan eksekusinya macam orang tak kenal perhitungan. Entah dia yang kelewat bodoh atau memang nggak bakat, saya nggak tahu. Yang saya tahu hanya dia betul-betul terobsesi dengan status pengusaha.

Jadi karyawan memang manut orang lain. Kerja di bawah perintah orang lain, memang pada titik tertentu tidak menyenangkan. Tapi bukan berarti hidup kalian serasa di neraka. Kalau memang kalian mencintai pekerjaan, status bos atau bukan, saya kira sama saja. saya mencintai pekerjaan saya, jadi nggak pernah kepikiran sedikit pun untuk mengubah haluan kapal untuk jadi pengusaha.

Baca Juga:

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

Percayalah, status sosial itu nggak ngasih makan, malah jadi bumerang kalau salah langkah. Memang, jadi bos akan dipandang secara tinggi. Tapi ketika ambruk, kalian sudah tahu jawabannya apa.

Jadi pengusaha ya susah

Negara ini memang butuh lebih banyak pengusaha. Yang jadi masalah adalah, ekosistem bisnis di negara ini nggak bisa dibilang menyenangkan. Buka bisnis rame dikit, kena pungli dari sekitar. Rame dikit, tukang parkir datang dan bikin usaha sepi. Itu baru beberapa contoh dari banyaknya apa yang pengusaha temui setiap hari.

Jujur saja, melihat apa yang terjadi di kehidupan nyata, saya pikir orang yang mengejek status orang lain yang masih karyawan itu kok agak aneh. Karyawan pun punya pertempuran yang jelas tidak dianggap sepele. Layoff yang terjadi berulang kali, banyaknya perusahaan yang bangkrut, serta ekonomi yang sedang karut marut bikin mereka nggak aman. Tidak ada yang aman di negara ini, untuk saat ini.

Jadi, sesama pejuang cuan, saya sarankan untuk saling berbagi cerita saja. Tak usah menepuk dada dan mendaku paling tinggi. Ingat, kalian itu sama-sama menderita. Cicilan menggunung, harga naik tak terkendali, serta masa depan yang tak pasti itu tak peduli status. 

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Apakah Buruh dan Karyawan Itu Berbeda?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2024 oleh

Tags: Bisnisiklim bisnisKaryawanpengusahapungli
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Hal yang Paling Bikin Nggak Enak saat Naik Angkot Kisah Juragan Angkot yang Pengin Jadi Pegawai Kantoran

Kisah Juragan Angkot yang Pengin Jadi Pegawai Kantoran

27 Maret 2020
Banyak Info Loker Bertebaran, tapi Angka Pengangguran Tetap Tinggi, Kenapa?

Banyak Info Loker Bertebaran, tapi Angka Pengangguran Tetap Tinggi, Kenapa?

18 September 2022
5 Rekomendasi Situs Belajar Excel Gratis dari Nol sampai Mahir. Pekerja Kantoran Wajib Tahu!

5 Rekomendasi Situs Belajar Excel Gratis dari Nol sampai Mahir. Pekerja Kantoran Wajib Tahu!

23 November 2023
bisnis kontrakan

Orang Bisnis Kontrakan kok Disuruh Ikhlas, Memangnya Lagi Buka Pengungsian?

5 November 2021
5 Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan ke Anak Karyawan Pabrik Indofood

5 Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan ke Anak Karyawan Pabrik Indofood

19 Maret 2022
Panduan Memulai Bisnis Warmindo: Modal Dikit, Cuan Selangit!

Panduan Memulai Bisnis Warmindo: Modal Dikit, Cuan Selangit!

10 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.