Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Itachi Uchiha Adalah Definisi Sebenarnya dari Anak Pertama

Ahmad Sulton Ghozali oleh Ahmad Sulton Ghozali
5 Maret 2021
A A
Itachi Uchiha Adalah Definisi Sebenarnya dari Anak Pertama terminal mojok.co

Itachi Uchiha Adalah Definisi Sebenarnya dari Anak Pertama terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Naruto adalah salah satu tayangan yang tidak dapat dilepaskan oleh para penggemar anime, termasuk di Indonesia. Selain menyajikan petualangan ninja yang seru, jalan cerita dalam Naruto juga dihadirkan secara kompleks hingga dramatis. Hal tersebut tidak terlepas dari penjiwaan para tokohnya seiring menjalani cerita sebagai jalan hidupnya. Salah satu tokoh yang cukup membekas akibat tragedi yang harus ditanggungnya adalah Itachi Uchiha.

Itachi Uchiha adalah anak pertama dari Fugaku dan Mikoto. Fugaku sendiri adalah pemimpin klan Uchiha pada masanya. Sayangnya, ia juga menjadi pemimpin terakhir sebelum klan Uchiha dibantai oleh anaknya sendiri. Itachi yang sedemikian kejamnya menghabisi nyawa orang tua hingga klannya sendiri justru tidak membunuh adiknya, Sasuke. Hal ini tidak terlepas dari prinsipnya sebagai anak pertama.

Apakah anak pertama harus menanggung beban yang ditaruh oleh kedua orang tuanya? Jika demikian, mudah bagi Itachi yang sudah memiliki kejeniusan tingkat tinggi hingga mampu masuk pasukan elite Desa Konoha, ANBU, pada usia 9 tahun. Seiring waktu, masa remajanya bukanlah menyenangkan, melainkan harus menanggung beban yang lebih berat lagi, yaitu sebagai agen ganda.

Sebagai anggota pasukan elite ANBU, Itachi Uchiha mampu mengambil informasi dari pihak desa untuk dilaporkan kepada ayahnya sebagai pemimpin klan. Sebagai anggota dari klannya sendiri, Itachi juga mampu memberikan informasi penting tentang klan Uchiha kepada pihak desa, termasuk rencana kudeta. Benar. Jika ditarik ulur kembali, pembantaian klan Uchiha pada masa kecilnya Sasuke tersebut bermula dari konflik kepercayaan antara pihak Desa Konoha dan klan Uchiha.

Konflik tersebut diperparah dengan hadirnya Danzo, salah satu petinggi desa yang memberikan dua pilihan palsu kepada Itachi sebagai agen ganda. Pilihan antara menghentikan rencana kudeta dengan tangannya sendiri atau membiarkan kudeta terjadi dan membawa petaka yang lebih besar di Desa Konoha. Danzo juga lebih agresif membujuk Itachi dengan membawa-bawa keselamatan Sasuke yang akan terancam jika kudeta klan Uchiha benar-benar terjadi. Padahal, dua pilihan Danzo tersebut sebenarnya masih mempunyai opsi ketiga, yaitu musyawarah mufakat yang direncanakan oleh Hiruzen sebagai Hokage ketiga.

Itachi Uchiha pun sudah menentukan pilihannya pada malam purnama yang berdarah itu. Apakah Itachi gagal sebagai anak pertama karena justru membunuh kedua orang tuanya? Tidak. Ayah dan ibunya tetap bangga dengan Itachi ketika pedang anaknya sendiri sudah siap menghunus mereka. Mereka bangga karena pilihan yang ditentukan oleh itachi adalah pilihan penyelamat. Pilihan yang membuatnya secara tidak langsung menjadi pahlawan untuk Desa Konoha.

Akan tetapi, pilihan tersebut tetap membawa konsekuensi sendiri dalam kehidupan Itachi sendiri. Mulai dari menjadi buronan desa sampai masuk ke organisasi kriminal. Itachi yang jenius dan memiliki pemikiran layaknya seorang Hokage tentu sudah mempertimbangkan risiko ini. Ia tetap berpura-pura nyaman sebagai kriminal demi menjauhkan desa dan adiknya tercinta dari ancaman luar.

Di sisi lain, posisinya sebagai kriminal sekaligus untuk mengancam Danzo. Seandainya ia macam-macam dengan Sasuke, maka keselamatan Desa Konoha bukan lagi urusannya. Hal ini juga terbukti selepas Itachi terbunuh oleh Sasuke. Tobi yang tidak lagi terikat kesepakatan dengan Itachi sewaktu pembantaian klan akhirnya dengan leluasa menyerang Konoha melalui Nagato, Konan, dan para anggota Pain.

Baca Juga:

Hentikan Romantisasi Anak Pertama, Semua Anak Punya Beban dan Tanggung Jawab Sama

Beban Ganda Jadi Anak Pertama dan Cucu Pertama di Keluarga

Itachi Uchiha yang akhirnya meninggal dunia di tangan Sasuke bukan semata-mata sebagai penebusan dosa atas pembantaian klannya. Sejak awal, Itachi ingin menyelamatkan Sasuke dari beban dosa masa lalu klannya. Ia ingin menjadikan Sasuke sebagai harapan baru bagi klan Uchiha. Di sisi lain, jauh dalam lubuk hatinya, ia tetap seorang kakak yang melihat adiknya dengan penuh kasih sayang.

Itachi memahami perasaan Sasuke yang selalu dibanding-bandingkan oleh ayah mereka. Oleh karena itu, ia ingin Sasuke lebih baik darinya dan tidak terseret beban yang dibawanya. Itachi memang ingin menjadikan Sasuke sebagai pahlawan atas balas dendam klannya sendiri, meskipun dengan menempatkan dirinya sendiri sebagai penjahatnya. Sasuke juga sekaligus akan menjadi pahlawan desa setelah berhasil membunuhnya sebagai buronan kelas kakap. Masa depan Sasuke sudah direncanakannya dengan matang sejak jauh hari. Sejak memikirkan pilihan yang berujung pembantaian klannya sendiri.

Dengan kata lain, Itachi sebagai anak pertama pada akhirnya hanyalah seorang kakak yang menyayangi adiknya. Seorang kakak yang rela berkorban demi keselamatan dan masa depan adiknya.

Sumber Gambar: YouTube Sir Param

BACA JUGA Belajar Kesalehan Sosial dari Naruto dan tulisan Ahmad Sulton Ghozali lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2021 oleh

Tags: anak pertamaItachi Uchiha
Ahmad Sulton Ghozali

Ahmad Sulton Ghozali

Lahir di Trenggalek, sedang singgah di Depok. Senang menulis. Sering berbincang seputar bahasa, sastra, dan isu-isu budaya di sekitarnya.

ArtikelTerkait

jilu

Gagal Nikah Gara-Gara Larangan Menikah Anak Pertama dengan Anak Ketiga (JiLu)

4 September 2019
Beban Ganda Jadi Anak Pertama dan Cucu Pertama di Keluarga terminal mojok.co

Beban Ganda Jadi Anak Pertama dan Cucu Pertama di Keluarga

25 Desember 2020
Hentikan Romantisasi Anak Pertama, Semua Anak Punya Beban dan Tanggung Jawab Juga Terminal mojok

Hentikan Romantisasi Anak Pertama, Semua Anak Punya Beban dan Tanggung Jawab Sama

20 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.