Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah

Budi oleh Budi
13 September 2025
A A
Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah Mojok.co

Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apple resmi merilis iPhone 17 pada Rabu (10/09/2025) waktu Indonesia. Banyak pengguna setia produk Apple menanti produk yang satu ini. Namun, tidak sedikit pula yang meledek iPhone rilisan terbaru yang aslinya begitu-begitu saja. Beberapa bahkan menyindir desainnya yang kehilangan kesan mewah 

Saya tidak anti terhadap produk satu ini. Hanya saja, saya sedikit tergelitik ketika mendengar kata inovasi dari juru bicara iPhone. Sebab, inovasi yang dimaksud biasanya tidak lebih dari ganti warna, nama, atau sekadar menyingkirkan fitur yang dianggap tidak efisien. 

Itu mengapa, setiap ada keluaran baru iPhone muncul, saya kurang tertarik pada kamera, prosesor, atau fitur-fiturnya. Saya lebih melihatnya sebagai narasi budaya ketimbang perangkat komunikasi. iPhone adalah simbol bagaimana manusia modern berusaha menemukan legitimasi. 

Desain iPhone 17 yang kehilangan kesan mewah

Salah satu yang jadi perbincangan terkait iPhone 17 adalah bentuknya. Banyak orang menganggap desainnya mirip ponsel Android kelas menengah. Padahal salah satu keunggulan Apple selama ini adalah bentuk dan warnanya yang minimalis dan punya kesan mewah. 

Kamera belakang iPhone 17 yang berukuran besar menjadi sorotan. Orang-orang menilai terlalu berlebihan sehingga menghilangkan kesan minimalis. Belum lagi pilihan warna cosmic orange yang terlalu berani dan nyeleneh. Pilihan warna tersebut yang membuatnya semakin mirip dengan Android-Android kelas menengah yang harganya jauh di bawah iPhone 17 yang dipatok sampai belasan juta.

Perdebatan soal desain iPhone 17 ini memang menarik. Namun, dibanding mengomentari body dan warnanya, saya lebih senang melihat respon masyarakat. Bagi saya, Apple sedang bermain-main dengan batas estetika. Mereka tahu apa pun yang mereka keluarkan, ujung-ujungnya juga akan diterima sebagai trend. Orang boleh mengolok-olok di awal, tapi sebulan kemudian, kita lihat saja, kemungkinan akan banyak orang membelinya dan menyebutnya keren. 

Proses semacam ini mengingatkan saya pada teori dari Roland Barthes tentang mitologi modern. Suatu simbol, betapapun absurd, bisa dilegitimasi ulang menjadi tanda kemewahan, asal dibungkus narasi yang kuat.

Jadi, cosmic orange iPhone17 bukan sekadar warna. Ia adalah percobaan sosial. Apple ingin tahu sampai sejauh mana kita bersedia menerima sesuatu yang tidak kita suka. Dalam arti tertentu, desain kontroversial ini adalah eksperimen psikologis yang jauh lebih menohok daripada fitur kamera 48 megapiksel atau layar ProMotion 120 hertz.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Mahal, tapi saya yakin bakal laku di pasaran

Membicarakan soal produk Apple tidak akan jauh-jauh dari harganya yang terkenal mahal. Setidaknya berkali-kali lipat dibanding rata-rata UMR berbagai daerah di Indonesia. Namun, entah mengapa produk teknologi satu ini selalu laris manis di pasaran. 

Saya yakin hal ini juga akan terjadi pada iPhone 17 walau desainnya banyak dinyinyirin. Bahkan, tidak lama lagi mungkin akan beredar verita pinjaman online meningkat karena orang-orang ingin memiliki gawai teranyar ini. Atau mungkin, beredar kabar soal anak-anak  yang merengek minta iPhone terbaru ke orang tuanya. Bahkan, rela menjual barang-barang demi produk satu ini. 

Sekali lagi, iPhone 17 bukan sekadar alat komunikasi. Itu mengapa sejelek dan semahal apapun, tetap akan yang membeli merek ini. Produk-produk Apple sudah menjelma jadi teks budaya yang mengajarkan betapa manusia bisa begitu taat pada simbol.

Itu mengapa saya perlu menuliskan kegelisahan ini. Kapan kita tersadar kalau yang kita rayakan selama ini bukanlah kemajuan teknologi, melainkan kemajuan cara perusahaan memanipulasi rasa ingin diakui. 

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Meninggalkan iPhone dan Pindah Sepenuhnya ke Android Adalah Langkah yang Tepat karena Saya Jadi Lebih Produktif ketika Bekerja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 September 2025 oleh

Tags: AndroidappleHPiphoneiPhone 17ponsel
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Pengalaman Saya Menelusuri iPhone yang Dijambret: Tidak Semudah Film Spionase!

Pengalaman Saya Menelusuri iPhone yang Dijambret: Tidak Semudah Film Spionase!

29 April 2025
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna iPhone

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna iPhone

16 Februari 2022
Pengalaman Saya Memakai Samsung Galaxy A04E. Siapa Bilang HP Kentang Nggak Mumpuni?

Pengalaman Saya Memakai Samsung Galaxy A04e. Siapa Bilang HP Kentang Nggak Mumpuni?

14 Agustus 2023
Betapa Menyebalkannya Punya Teman yang Tiba-tiba Mainan HP Saat Ngobrol

Betapa Menyebalkannya Punya Teman yang Tiba-tiba Mainan HP Saat Ngobrol

31 Maret 2023
iPhone Kini Cuma Jadi Sumber Penderitaan bagi Penggunanya (Pixabay) android

Membandingkan iPhone dengan Android Murah Adalah Perbuatan yang Tidak Bisa Dimaafkan

13 Januari 2025
Orang yang Menumpuk Notifikasi dan Melarikan Diri Perlu Dirukyah Ningsih Tinampi mojok.co

Orang yang Menumpuk Notifikasi Sebaiknya Dirukyah Ningsih Tinampi

25 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

25 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan Mojok.co

5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan

25 Januari 2026
Saya Setuju Usulan Dedi Mulyadi, Teras Cihampelas Lebih Baik Dirobohkan Saja

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

28 Januari 2026
4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

24 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.